Crust Pizza Tanpa Ulen (Slow Fermented)

Pingin pizza yang praktis tanpa ulen-ulen?
Crust pizza ala Gemma Stafford, Bigger Bolder Baking ini bisa jadi solusinya..tinggal plung-plung-plung campur..yang perlu jadi perhatian adalah waktu fermentasinya yang sampai 12-16 jam agar dough mengembang sempurna..
Awalnya nyoba resep ini sambil deg-degan, cuma ditunggu 12 jam karena khawatir over fermentasi, eh ternyata enggak..crust nya renyah diluar dan lembut di dalam, nggak ada jejak over fermentasi blas..
Kalau diperhatikan, penggunaan fermipan dalam resep ini minimalis alias sedikit banget, jadi mungkin itulah alasan meski waktu fermentasi nya lama, tapi nggak bikin over fermentasi..
Note:
1. Dough ini menggunakan banyak cairan, sehingga lebih sulit dibentuk, dan menghasilkan pizza yang rustic (alias pleyak pleyok).. 😎
2. Penggunaan garam jangan dikurangi.. pertama kali coba resep ini sengaja pakai garam setengah resep karena kuatir keasinan, tapi ternyata malah anyep.. 🤣
3. Dough ini membutuhkan udara dingin (tapi bukan kulkas) untuk mengembang..jadi sebaiknya dibuat pada sore atau malam hari, lalu pagi tinggal ditopping dan panggang..
4. Pada percobaan kedua, ada kejadian mendadak yang berakibat belum bisa mengolah dough pizza setelah 12 jam fermentasi disuhu ruangan, dan akhirnya dough pizza masuk kulkas selama 36 jam..Alhamdulillah dough masih baik-baik saja, mulai muncul aroma over fermented, tapi tidak berpengaruh di rasa..
Enjoy 💖
Crust Pizza Tanpa Ulen (Slow Fermented)
Pingin pizza yang praktis tanpa ulen-ulen?
Crust pizza ala Gemma Stafford, Bigger Bolder Baking ini bisa jadi solusinya..tinggal plung-plung-plung campur..yang perlu jadi perhatian adalah waktu fermentasinya yang sampai 12-16 jam agar dough mengembang sempurna..
Awalnya nyoba resep ini sambil deg-degan, cuma ditunggu 12 jam karena khawatir over fermentasi, eh ternyata enggak..crust nya renyah diluar dan lembut di dalam, nggak ada jejak over fermentasi blas..
Kalau diperhatikan, penggunaan fermipan dalam resep ini minimalis alias sedikit banget, jadi mungkin itulah alasan meski waktu fermentasi nya lama, tapi nggak bikin over fermentasi..
Note:
1. Dough ini menggunakan banyak cairan, sehingga lebih sulit dibentuk, dan menghasilkan pizza yang rustic (alias pleyak pleyok).. 😎
2. Penggunaan garam jangan dikurangi.. pertama kali coba resep ini sengaja pakai garam setengah resep karena kuatir keasinan, tapi ternyata malah anyep.. 🤣
3. Dough ini membutuhkan udara dingin (tapi bukan kulkas) untuk mengembang..jadi sebaiknya dibuat pada sore atau malam hari, lalu pagi tinggal ditopping dan panggang..
4. Pada percobaan kedua, ada kejadian mendadak yang berakibat belum bisa mengolah dough pizza setelah 12 jam fermentasi disuhu ruangan, dan akhirnya dough pizza masuk kulkas selama 36 jam..Alhamdulillah dough masih baik-baik saja, mulai muncul aroma over fermented, tapi tidak berpengaruh di rasa..
Enjoy 💖
Cara Membuat
- 1
Campur rata tepung dan ragi terlebih dahulu, baru masukkan garam. Tujuannya agar ragi tidak mati karena bertemu langsung dengan garam
- 2
Masukkan air dan minyak, campur. Pada tahapan ini, adonan akan sangat lengket tapi biarkan saja. Tutup dengan plastik wrap, lalu tutup lagi dengan kain bersih. Letakkan di tempat yang sejuk, biarkan selama 12-16 jam. Nantinya bentuk adonan akan seperti gambar ini.
- 3
Sesudah fermentasi, keluarkan adonan pada permukaan yang sudah ditaburi tepung. Taburi pula atasnya dengan tepung. Uleni sedikit untuk mengeluarkan udara di adonan. Bagi 4 adonan, lalu pipihkan diatas kertas baking. Olesi minyak diatasnya, beri topping sesuai selera.
- 4
Panaskan oven di suhu maksimal. Masukkan juga loyang ke dalam oven (jadi loyang ikut terpanasi.
- 5
Keluarkan loyang, letakkan dough pizza bersama kertas roti, lalu masukkan lagi ke dalam oven selama 7-12 menit
- 6
Karena crust nya tipis, pizza ini bisa dipotong dengan pisau, atau menggunakan gunting yang lebih praktis. Enjoy 💖
- 7
Note: loyang sengaja dipanaskan di awal karena alas pemanggangan yang panas bisa membantu terbentuknya lapisan pizza yang krispi.
Kata kunci
Resep Serupa
Rekomendasi Resep Lainnya






Komentar