Tumis Daging Khas Hunan Pedas Mantap 🔥🔥🔥🔥

Menurut saya ini adalah masakan Chinese paling pedas yang pernah saya buat sejauh ini. Di banyak situs resep makanan barat Chinese, mereka biasanya menggunakan cabe belanda dan paprika merah untuk mengisi barisan cabai dalam hidangan ini. Namun, sebagai orang Indonesia, saya pilih cabai pedas pokok dalam hidangan kami yaitu cabai rawit. Saya juga menambahkan cabai pokok dari daerah (rempah-rempah) lain, Amerika Selatan, cabai Habanero. Untuk melengkapi semuanya, saya menambahkan cabai kering untuk akhirnya mendapatkan gan-la (pedas kering) yang unik di wilayah Hunan.
Hidangan ini, tidak seperti hidangan pedas lain yang kita kenal dari tempat lain (Sichuan atau negara lain seperti India, Melayu, atau Indo) sangat kering. Di Indonesia misalnya, kebanyakan masakan pedasnya menggunakan sambal yang diolah menjadi pasta (seperti masakan Balado dan rendang), dengan konsep sambal yang sangat populer. Namun dalam sajian ini, rasa pedasnya datang langsung dari infus semua bahan mentah pedas menggunakan kombinasi cerdik dari infus menggunakan minyak dan penguapan menggunakan saus (terbuat dari cuka Chinkiang dan anggur Shaoxing sebagai bahan dasarnya). Hasilnya, sajian kering, dengan daging renyah dan pedas tanpa saus sama sekali.
Cocok untuk anda-anda yang suka pedas dan ingin coba jenis pedas yang baru.
Tumis Daging Khas Hunan Pedas Mantap 🔥🔥🔥🔥
Menurut saya ini adalah masakan Chinese paling pedas yang pernah saya buat sejauh ini. Di banyak situs resep makanan barat Chinese, mereka biasanya menggunakan cabe belanda dan paprika merah untuk mengisi barisan cabai dalam hidangan ini. Namun, sebagai orang Indonesia, saya pilih cabai pedas pokok dalam hidangan kami yaitu cabai rawit. Saya juga menambahkan cabai pokok dari daerah (rempah-rempah) lain, Amerika Selatan, cabai Habanero. Untuk melengkapi semuanya, saya menambahkan cabai kering untuk akhirnya mendapatkan gan-la (pedas kering) yang unik di wilayah Hunan.
Hidangan ini, tidak seperti hidangan pedas lain yang kita kenal dari tempat lain (Sichuan atau negara lain seperti India, Melayu, atau Indo) sangat kering. Di Indonesia misalnya, kebanyakan masakan pedasnya menggunakan sambal yang diolah menjadi pasta (seperti masakan Balado dan rendang), dengan konsep sambal yang sangat populer. Namun dalam sajian ini, rasa pedasnya datang langsung dari infus semua bahan mentah pedas menggunakan kombinasi cerdik dari infus menggunakan minyak dan penguapan menggunakan saus (terbuat dari cuka Chinkiang dan anggur Shaoxing sebagai bahan dasarnya). Hasilnya, sajian kering, dengan daging renyah dan pedas tanpa saus sama sekali.
Cocok untuk anda-anda yang suka pedas dan ingin coba jenis pedas yang baru.
Cara Membuat
- 1
Potong tipis dan baluri daging dengan maizena, kemudian tumis dengan minyak 1 sdm hingga kering dengan temperatur tinggi, sekitar 5 - 10 menit tergantung tingkat ketipisan hingga warna daging menghitam
- 2
Agar mudah saat memasak, sebelum mulai memasak campur semua bumbu cair di sebuah wadah (mangkok)
- 3
Panaskan 1 sdm minyak lalu tumis semua bumbu iris dengan api panas, tumis sebentar hingga harum.
- 4
Masukkan daging dan bumbu cair (kalau pakai douchi masukan juga douchi), lalu masak hingga hampir semua bumbu cair mengering dan menempel pada daging.
- 5
Garnish dengan biji wijen dan 3-4 tetes minyak wijen, sajikan dengan nasi panas.
Kata kunci
Resep Serupa
Rekomendasi Resep Lainnya







Komentar