Tepache (Minuman Probiotik Kulit Nanas)

Tepache adalah minuman fermentasi tradisional asal Meksiko yang dibuat dari kulit dan inti nanas yang difermentasi dengan gula (biasanya piloncillo/gula aren) dan air. Rasanya manis, sedikit asam, dan berkarbonasi alami.
Untuk tepache agar aman dikonsumsi bagi Muslim (tidak mengandung alkohol berlebih), kamu perlu mengatur lama fermentasinya supaya prosesnya tidak menghasilkan kadar etanol signifikan. Durasi ideal: 24–48 jam (1–2 hari) pada suhu ruang (sekitar 25–30°C). Setelah itu, segera saring dan simpan di kulkas agar fermentasi berhenti & aman dikonsumsi bagi Muslim, karena kadar alkoholnya sangat rendah (<0.5%) — serupa dengan kombucha muda atau kefir segar.
Dalam rentang waktu ini, proses fermentasi masih menghasilkan gas dan rasa segar dari nanas, tapi belum cukup lama untuk membentuk kadar alkohol berarti. Kalau dibiarkan lebih lama Setelah hari ke-3, kadar alkohol bisa mulai meningkat (>0.5%), karena ragi mulai mengubah gula menjadi etanol.
Setelah 4–5 hari, tepache bisa terasa lebih asam dan mulai “berkarbonasi kuat” tandanya kadar alkoholnya bisa naik ke sekitar 1–2%, mirip bir ringan.
Tepache memiliki banyak manfaat, diantaranya: mengandung probiotik alami baik untuk pencernaan, sumber vitamin C dan enzim bromelain dari nanas, dapat membantu meningkatkan daya tahan tubuh, dan sebagai alternatif minuman soda alami yang lebih sehat
Tepache (Minuman Probiotik Kulit Nanas)
Tepache adalah minuman fermentasi tradisional asal Meksiko yang dibuat dari kulit dan inti nanas yang difermentasi dengan gula (biasanya piloncillo/gula aren) dan air. Rasanya manis, sedikit asam, dan berkarbonasi alami.
Untuk tepache agar aman dikonsumsi bagi Muslim (tidak mengandung alkohol berlebih), kamu perlu mengatur lama fermentasinya supaya prosesnya tidak menghasilkan kadar etanol signifikan. Durasi ideal: 24–48 jam (1–2 hari) pada suhu ruang (sekitar 25–30°C). Setelah itu, segera saring dan simpan di kulkas agar fermentasi berhenti & aman dikonsumsi bagi Muslim, karena kadar alkoholnya sangat rendah (<0.5%) — serupa dengan kombucha muda atau kefir segar.
Dalam rentang waktu ini, proses fermentasi masih menghasilkan gas dan rasa segar dari nanas, tapi belum cukup lama untuk membentuk kadar alkohol berarti. Kalau dibiarkan lebih lama Setelah hari ke-3, kadar alkohol bisa mulai meningkat (>0.5%), karena ragi mulai mengubah gula menjadi etanol.
Setelah 4–5 hari, tepache bisa terasa lebih asam dan mulai “berkarbonasi kuat” tandanya kadar alkoholnya bisa naik ke sekitar 1–2%, mirip bir ringan.
Tepache memiliki banyak manfaat, diantaranya: mengandung probiotik alami baik untuk pencernaan, sumber vitamin C dan enzim bromelain dari nanas, dapat membantu meningkatkan daya tahan tubuh, dan sebagai alternatif minuman soda alami yang lebih sehat
Cara Membuat
- 1
Cuci bersih kulit nanas, tiriskan
- 2
Siapkan jar / toples kaca, cuci bersih lalu sterilkan dengan air panas. Masukkan semua bahan ke dalam botol kaca, aduk hingga gula larut
- 3
Tutup botol kaca menggunakan kain, simpan pada suhu ruang (12-24 jam) di suhu 25°C-30°C.
- 4
Setelah 2 hari, segera saring & simpan di dalam kulkas agar proses fermentasinya berhenti.
- 5
Sajikan dingin dengan es batu lebih nikmat. Selamat mencoba
*Pssssttttt. Lihat sodanya, bubbling bangeeet
Resep Serupa
Rekomendasi Resep Lainnya














Komentar