Iwel - Iwel

Jajanan tradisional satu ini biasanya hanya bisa ditemui ketika acara selamatan kelahiran bayi secara adat Jawa mulai dari Brokohan - Sepasaran - Selapanan - dst. Jadi jarang bisa kita jumpai kue ini dijual dipasar-pasar. Kata IWEL-IWEL konon katanya dari potongan do’a kepada orang tua Rabbighfirli waliwalidayya… Namun karena lidah orang Jawa sukar melafalkannya maka jadinya iwel-iwel. Filosofi dari kue IWEL-IWEL adalah harapan kedua orang tua semoga anak menjadi anak yang berbakti kepada kedua orang tua.
Ya, semoga harapan kita semua menjadi anak yang berbakti kepada orang tua dan dikaruniai anak yang sholeh/sholehah meskipun adat kita berbeda-beda.
Iwel - Iwel
Jajanan tradisional satu ini biasanya hanya bisa ditemui ketika acara selamatan kelahiran bayi secara adat Jawa mulai dari Brokohan - Sepasaran - Selapanan - dst. Jadi jarang bisa kita jumpai kue ini dijual dipasar-pasar. Kata IWEL-IWEL konon katanya dari potongan do’a kepada orang tua Rabbighfirli waliwalidayya… Namun karena lidah orang Jawa sukar melafalkannya maka jadinya iwel-iwel. Filosofi dari kue IWEL-IWEL adalah harapan kedua orang tua semoga anak menjadi anak yang berbakti kepada kedua orang tua.
Ya, semoga harapan kita semua menjadi anak yang berbakti kepada orang tua dan dikaruniai anak yang sholeh/sholehah meskipun adat kita berbeda-beda.
Cara Membuat
- 1
Cuci beras ketan sampai bersih, rendam kurang lebih 4 jam bahkan bisa semalam. Kemudian tiriskan. Giling/Selep agak kasar.
- 2
Parut memanjang kelapa muda.
- 3
Ketan yang sudah digiling/selep tadi campurkan dengan kelapa parut dan garam secukupnya. Gaul hingga rata. Letak 1 sdm jika ingin manis, jika kurang suka manis tarus 1/2 sdm.
Jika sudah, kunci dengan lidi/tusuk gigi sebagai pengikatnya. - 4
Siapkan daun pisang untuk membungkusnya, masukkan 1 sdm adonan tadi dan masukkan gula merah di tengah bungkusan, dan tutup dengan adonan lagi diatasnya. Jika sudah, sematkan lidi/tusuk gigi sebagai pengikatnya.
- 5
Kukus hingga masak kurang lebih 30 menit.
- 6
Dan IWEL-IWEL siap dihidangkan.
- 7
Tips :
1. Jika tidak ada beras ketan, bisa juga pakai tepung ketan yang biasa dijual di toko. Tapi tekstur yang didapat lebih lembut dibandingkan pakai beras ketan yang digiling sendiri.
2. Biar daun pisangnya tidak mudah sobek/pecah saat membungkus, biarkan daun pisang agak layu dengan cara dijemur dulu atau dikukus sebentar kurang lebih 5 menit. - 8
Selamat mencoba
Kata kunci
Resep Serupa
Rekomendasi Resep Lainnya



Komentar (3)