Ragi Air Kurma

Belajar lagi mengenal varian sourdough, setelah sebelumnya membuat starter konvensional, sekarang belajar membuat roti dengan ragi air buah. Alternatif untuk teman2 yang mau buat ragi alami dengan cara lebih cepat, keberhasilan lebih tinggi ketimbang starter konvensional. Makasih Bakerpad sudah menyelenggarakan kelas yang luar biasa ini, disini dibimbing oleh mba Isna, terima kasih utk ilmunya mba Isna🙏🏻🥰. Sebelum mulai buat rotinya, yuk kita buat ragi air buahnya terlebih dahulu, disini sy pilih buah kurma karena mudah ditemui, terlebih sy biasa stok kurma. Happy deh ternyata mature lebih cepat ketimbang buah lainnya, jd lebih cepat dipanennya.
Ragi Air Kurma
Belajar lagi mengenal varian sourdough, setelah sebelumnya membuat starter konvensional, sekarang belajar membuat roti dengan ragi air buah. Alternatif untuk teman2 yang mau buat ragi alami dengan cara lebih cepat, keberhasilan lebih tinggi ketimbang starter konvensional. Makasih Bakerpad sudah menyelenggarakan kelas yang luar biasa ini, disini dibimbing oleh mba Isna, terima kasih utk ilmunya mba Isna🙏🏻🥰. Sebelum mulai buat rotinya, yuk kita buat ragi air buahnya terlebih dahulu, disini sy pilih buah kurma karena mudah ditemui, terlebih sy biasa stok kurma. Happy deh ternyata mature lebih cepat ketimbang buah lainnya, jd lebih cepat dipanennya.
Cara Membuat
- 1
Hari pertama :
Belah kurma lalu cuci kurma dg air suhu ruang. Masukan air, gula pasir lalu aduk² lanjut masukan kurma. Tutup rapat dan simpan ditempat yang teduh. Kocok 2x sehari dan buka tutup toples sebentar untuk mengeluarkan udara yg terperangkap didalam toples. Lakukan setiap hari sampai ragi siap digunakan. *pakai toples ukuran 650 ml - 2
Hari ke 2 (24 Jam):
Setelah 24 Jam butiran udara mulai terlihat, tanda ragi sudah aktif. Buah kurmanya sudah mulai mengapung. Buka tutup gelas sebentar untuk mengeluarkan udara yg terperangkap, untuk menghindari tekanan udara yang terlalu tinggi didalam toples. Tutup kembali dan kocok pelan. Untuk menghindari tumbuhnya jamur. Lakukan 2x sehari. - 3
Hari ke 3 (48 Jam) :
Butiran udara lebih banyak terlihat dipermukaan toples dan buahnya sudah mengapung semakin tinggi dipermukaan. Buka tutup gelas sebentar, tutup kembali dan kocok perlahan (lakukan spt step di hari ke1 & 2) - 4
Hari ke 4 (72 Jam)
Ragi air buah sudah siap digunakan,jika terlihat butiran udara mengalir ke permukaan toples, buka toples sebentar, tutup kembali lalu kocok pelan. Harusnya ragi air kurma bisa digunakan di hari ke 4 tapi sy tunggu hingga hari ke 5 (sesuai resep). - 5
Hari ke 5 :
Saring, ragi air buah siap digunakan untuk membuat starter sourdough. Sisanya simpan dikulkas.
Tutup toples 500 ml ini, innernya sampai bergeser pdhl bukan inner yg bisa dilepas pasang. Maka sebaiknya gunakan toples ukuran 600-650 ml, jika menggunakan 500 ml setiap mengocok bikin dag dig dug mau meledak🤭 - 6
Membuat starter
Test kesiapan starter, ambil 20 ml ragi air kurma, 20 gr tepung terigu pro tinggi (cakra kembar hijau), aduk rata dan simpan ditoples tertutup, tandai awal dg karet lalu simpan pada suhu ruang selama 10 - 12 jam untuk melihat adonan naik 2x lipat, setelah starter turun (after peak) beri makan. - 7
Pemeliharaan
Untuk memelihara starter ragi air kurma pada hari berikutnya, gunakan sebagian ragi air kurma/ boleh full pada saat feeding starter, akan mempercepat proses fermentasi starter. Jika ragi air buah sudah habis, gunakan feeding dg air mineral (sy slalu pake le mineral). - 8
Ragi air buah bisa digunakan untuk membuat roti pada hari ke 9 atau bila starter stabil naik 2x setelah 4 sampai 6 jam. Simpan dan gunakan maksimum ragi air buah selama 2 minggu, lebih dari 2 minggu, akan berubah menjadi cuka. Jika sudah 1 minggu tambahkan 1 sdt gula.
Tips
Teman² sebelum membuat ragi air buah pastikan toples kaca, spatula/ sendok sudah disterilisasi (rendam air mendidih selama 15 menit), gunakan wadah u 550 - 650 ml.
Resep Serupa
Rekomendasi Resep Lainnya









Komentar