Cara Bikang

Dulu pernah coba buat jajanan tradisional ini dan gagal tidak keluar serat malah bantat. Ternyata penyebabnya cetakan aku olesi margarin, padahal untuk kue yg satu ini cetakan harus bersih dan kesat. Sejak gagal pertama jadi malas coba lagi. Baru kemarin berani coba lagi meski sedikit grogi khawatir gagal lagi, beli cetakan baru dan alhamdulillah berhasil meski belum bisa sempurna. Duh, senangnya.... 😀
Cara Bikang
Dulu pernah coba buat jajanan tradisional ini dan gagal tidak keluar serat malah bantat. Ternyata penyebabnya cetakan aku olesi margarin, padahal untuk kue yg satu ini cetakan harus bersih dan kesat. Sejak gagal pertama jadi malas coba lagi. Baru kemarin berani coba lagi meski sedikit grogi khawatir gagal lagi, beli cetakan baru dan alhamdulillah berhasil meski belum bisa sempurna. Duh, senangnya.... 😀
Cara Membuat
- 1
Rebus santan bersama daun pandan dan garam sampai mendidih lalu biarkan hangat.
- 2
Campur tepung beras, terigu, maizena dan gula pasir.
- 3
Tuang santan hangat bertahap sambil diaduk hingga adonan halus tidak bergerindil. Bagi 3 bagian dan beri warna hijau, Ungu dan putih.
- 4
Panaskan cetakan, perciki air untuk ngetest, bila percikan air bergerak2 artinya cetakan sdh panas.
- 5
Tuang ke cetakan (tanpa dioles margarine) adonan hijau, lalu putih dan merah. Biarkan hingga matang.
- 6
Angkat cetakan lalu letakkan pada baki berisi air dan diberi serbet. Tunggu hingga uapnya hilang, cungkil kue.
- 7
Letakan kue diatas gelas, bentuk kue dengan meletakkan tutup botol ditengahnya, gunting sisi2nya lalu rekahkan.
- 8
Beri tatakan kertas lancip.
Resep Serupa
Rekomendasi Resep Lainnya



Komentar (16)