CookpadCookpad
Tamu
Daftar atau Masuk
Simpan dan tulis resep, kirim Cooksnap, dan lainnya
  • Cari
  • Premium
    • Jajaran Resep Unggulan
    • Menu Mingguan Premium
    • Paling Banyak Dilihat
  • Premium
  • Posting Bareng
  • FAQ
  • Kirim Saran
  • Negara
  • Koleksi Resep
Koleksi Resep
Untuk mulai membuat koleksi resep, silakan daftar atau masuk.
16. PIRIK CABEK JAONG TUNU KHAS KUTAI RESEP TURUN-TEMURUN
Simpan resep ini untuk dapat dilihat lagi nanti.
  • Kirim Cooksnap
  • Tambahkan ke folder
  • Cetak
  • Bagikan
    • Disalin!
    • Email
    • Facebook
    • Pin gambar
    • X
  • Laporkan Resep
  • Lihat Detail Statistik
  • Edit resep
  • Hapus
CookpadCookpad
Foto resep 16. PIRIK CABEK JAONG TUNU KHAS KUTAI RESEP TURUN-TEMURUN

16. PIRIK CABEK JAONG TUNU KHAS KUTAI RESEP TURUN-TEMURUN

Ganangrassa
Ganangrassa @Ganangrassa
Banjarbaru (Kalimantan Selatan) & Tenggarong - Kutai Kartanegara (Kalimantan Timur)

Bismillah..

Kali ini saya memperkenalkan salah satu sambal asli khas Kutai yang patut juga diketahui. Namanya "Pirik Cabek Jaong Tunu". Kalau diartikan ke dalam Bahasa Indonesia artinya Cabai / Sambal Ulek Kecombrang Bakar.

Resep ini asli resep turun-temurun dari mamak saya Rahimahallah. Dari kecil, saya dan adik-adik sudah dibiasakan makan sambal ini. Sambal yang sebagian orang mungkin terasa aneh di lidah. Tapi bagi kami, ini sambal ternikmat. Apalagi bila disajikan dengan Jukut Betunu (Ikan Bakar) dan Gangan Labu (Sayur Labu). Masya Allah.. nikmat mana lagi yang harus dicari 🤤😋.

Jaong atau kecombrang kalau di Tenggarong, mudah sekali didapatkan. Biasanya dulu, orang-orang Dayak yang berjualan di pasar, banyak menjual jaong ini. Tapi berjalannya waktu, "lelek sayur", demikian panggilan orang Kutai untuk orang yang berjualan sayur keliling dengan sepeda motor, kadang membawa jaong juga untuk dijual.
Berbeda ketika saya tinggal di Banjarbaru. Kalau kepengen sambal ini, bingung harus mencari kemana. Belum pernah saya lihat ada orang yang jual jaong ini, bahkan sampai di Pasar Martapura sekali pun. Atau mungkin sayanya saja kali yang tidak pernah melihat 🤭😁.
Tapi alhamdulillah, mamak Rahimahallah dan Abah, kirimin saya bibitnya. Setelah 1 tahun menanam, alhamdulillah akhirnya bisa bikin sambal ini di Banjarbaru.
Qodarullah, entah harus sedih atau senang, karena saya bisa menikmati sambal ini tapi setelah mamak tiada 😢.

#TiketGoldenBatikApron
#Ganangrassa

Bismillah..

Kali ini saya memperkenalkan salah satu sambal asli khas Kutai yang patut juga diketahui. Namanya "Pirik Cabek Jaong Tunu". Kalau diartikan ke dalam Bahasa Indonesia artinya Cabai / Sambal Ulek Kecombrang Bakar.

Resep ini asli resep turun-temurun dari mamak saya Rahimahallah. Dari kecil, saya dan adik-adik sudah dibiasakan makan sambal ini. Sambal yang sebagian orang mungkin terasa aneh di lidah. Tapi bagi kami, ini sambal ternikmat. Apalagi bila disajikan dengan Jukut Betunu (Ikan Bakar) dan Gangan Labu (Sayur Labu). Masya Allah.. nikmat mana lagi yang harus dicari 🤤😋.

Jaong atau kecombrang kalau di Tenggarong, mudah sekali didapatkan. Biasanya dulu, orang-orang Dayak yang berjualan di pasar, banyak menjual jaong ini. Tapi berjalannya waktu, "lelek sayur", demikian panggilan orang Kutai untuk orang yang berjualan sayur keliling dengan sepeda motor, kadang membawa jaong juga untuk dijual.
Berbeda ketika saya tinggal di Banjarbaru. Kalau kepengen sambal ini, bingung harus mencari kemana. Belum pernah saya lihat ada orang yang jual jaong ini, bahkan sampai di Pasar Martapura sekali pun. Atau mungkin sayanya saja kali yang tidak pernah melihat 🤭😁.
Tapi alhamdulillah, mamak Rahimahallah dan Abah, kirimin saya bibitnya. Setelah 1 tahun menanam, alhamdulillah akhirnya bisa bikin sambal ini di Banjarbaru.
Qodarullah, entah harus sedih atau senang, karena saya bisa menikmati sambal ini tapi setelah mamak tiada 😢.

#TiketGoldenBatikApron
#Ganangrassa

Lebih banyak

16. PIRIK CABEK JAONG TUNU KHAS KUTAI RESEP TURUN-TEMURUN

Ganangrassa
Ganangrassa @Ganangrassa
Banjarbaru (Kalimantan Selatan) & Tenggarong - Kutai Kartanegara (Kalimantan Timur)

Bismillah..

Kali ini saya memperkenalkan salah satu sambal asli khas Kutai yang patut juga diketahui. Namanya "Pirik Cabek Jaong Tunu". Kalau diartikan ke dalam Bahasa Indonesia artinya Cabai / Sambal Ulek Kecombrang Bakar.

Resep ini asli resep turun-temurun dari mamak saya Rahimahallah. Dari kecil, saya dan adik-adik sudah dibiasakan makan sambal ini. Sambal yang sebagian orang mungkin terasa aneh di lidah. Tapi bagi kami, ini sambal ternikmat. Apalagi bila disajikan dengan Jukut Betunu (Ikan Bakar) dan Gangan Labu (Sayur Labu). Masya Allah.. nikmat mana lagi yang harus dicari 🤤😋.

Jaong atau kecombrang kalau di Tenggarong, mudah sekali didapatkan. Biasanya dulu, orang-orang Dayak yang berjualan di pasar, banyak menjual jaong ini. Tapi berjalannya waktu, "lelek sayur", demikian panggilan orang Kutai untuk orang yang berjualan sayur keliling dengan sepeda motor, kadang membawa jaong juga untuk dijual.
Berbeda ketika saya tinggal di Banjarbaru. Kalau kepengen sambal ini, bingung harus mencari kemana. Belum pernah saya lihat ada orang yang jual jaong ini, bahkan sampai di Pasar Martapura sekali pun. Atau mungkin sayanya saja kali yang tidak pernah melihat 🤭😁.
Tapi alhamdulillah, mamak Rahimahallah dan Abah, kirimin saya bibitnya. Setelah 1 tahun menanam, alhamdulillah akhirnya bisa bikin sambal ini di Banjarbaru.
Qodarullah, entah harus sedih atau senang, karena saya bisa menikmati sambal ini tapi setelah mamak tiada 😢.

#TiketGoldenBatikApron
#Ganangrassa

Bismillah..

Kali ini saya memperkenalkan salah satu sambal asli khas Kutai yang patut juga diketahui. Namanya "Pirik Cabek Jaong Tunu". Kalau diartikan ke dalam Bahasa Indonesia artinya Cabai / Sambal Ulek Kecombrang Bakar.

Resep ini asli resep turun-temurun dari mamak saya Rahimahallah. Dari kecil, saya dan adik-adik sudah dibiasakan makan sambal ini. Sambal yang sebagian orang mungkin terasa aneh di lidah. Tapi bagi kami, ini sambal ternikmat. Apalagi bila disajikan dengan Jukut Betunu (Ikan Bakar) dan Gangan Labu (Sayur Labu). Masya Allah.. nikmat mana lagi yang harus dicari 🤤😋.

Jaong atau kecombrang kalau di Tenggarong, mudah sekali didapatkan. Biasanya dulu, orang-orang Dayak yang berjualan di pasar, banyak menjual jaong ini. Tapi berjalannya waktu, "lelek sayur", demikian panggilan orang Kutai untuk orang yang berjualan sayur keliling dengan sepeda motor, kadang membawa jaong juga untuk dijual.
Berbeda ketika saya tinggal di Banjarbaru. Kalau kepengen sambal ini, bingung harus mencari kemana. Belum pernah saya lihat ada orang yang jual jaong ini, bahkan sampai di Pasar Martapura sekali pun. Atau mungkin sayanya saja kali yang tidak pernah melihat 🤭😁.
Tapi alhamdulillah, mamak Rahimahallah dan Abah, kirimin saya bibitnya. Setelah 1 tahun menanam, alhamdulillah akhirnya bisa bikin sambal ini di Banjarbaru.
Qodarullah, entah harus sedih atau senang, karena saya bisa menikmati sambal ini tapi setelah mamak tiada 😢.

#TiketGoldenBatikApron
#Ganangrassa

Lebih banyak
Tersimpan
Simpan resep ini untuk dapat dilihat lagi nanti.
Edit resep
Lihat Detail Statistik
Tambahkan ke folder
Kirim CooksnapKirim Cooksnap
BagikanBagikan
  • Disalin!
  • Email
  • Facebook
  • Pin gambar
  • X
CetakCetak
  • CetakCetak
  • Kirim CooksnapKirim Cooksnap
  • Laporkan Resep
  • Lihat Detail Statistik
  • Hapus
Bagikan
  • Disalin!
  • Email
  • Facebook
  • Pin gambar
  • X
Simpan resep ini untuk dapat dilihat lagi nanti.
  • Kirim Cooksnap
  • Tambahkan ke folder
  • Cetak
  • Laporkan Resep
  • Lihat Detail Statistik
  • Edit resep
  • Hapus

Bahan-bahan

  • 2 buahJaong / kecombrang
  • 9 buahCabai rawit
  • 3 butirBawang merah
  • 1/2 bungkus kecilTerasi
  • 1/2 sendok makanGula merah
  • 1/2 sendok makanGula pasir
  • 1/2 sendok tehGaram
  • 1/3 sendok tehPenyedap rasa (jika suka)
Cookpad Buka di Aplikasi
Tersimpan
Simpan resep ini untuk dapat dilihat lagi nanti.

Cara Membuat

  1. 1

    Siapkan semua bahan.

    Foto langkah ke 1 dari resep 16. PIRIK CABEK JAONG TUNU KHAS KUTAI RESEP TURUN-TEMURUN.
  2. 2

    Bakar jaong di atas api hingga layu sambil diputar agar merata. Kalau dulu bakarnya pakai arang, tapi sekarang saya pakai api kompor.

    Foto langkah ke 2 dari resep 16. PIRIK CABEK JAONG TUNU KHAS KUTAI RESEP TURUN-TEMURUN.
  3. 3

    Bakar juga bawang merah hingga layu.

    Foto langkah ke 3 dari resep 16. PIRIK CABEK JAONG TUNU KHAS KUTAI RESEP TURUN-TEMURUN.
  4. 4

    Siapkan bahan yang akan di ulek.

    Foto langkah ke 4 dari resep 16. PIRIK CABEK JAONG TUNU KHAS KUTAI RESEP TURUN-TEMURUN.
  5. 5

    Ulek terlebih dahulu cabai rawit, bawang merah, terasi, gula merah, gula pasir, garam, dan penyedap rasa. Tidak usah terlalu halus. Sisihkan.

    Foto langkah ke 5 dari resep 16. PIRIK CABEK JAONG TUNU KHAS KUTAI RESEP TURUN-TEMURUN.
  6. 6

    Iris tipis-tipis jaong atau kecombrang.

    Foto langkah ke 6 dari resep 16. PIRIK CABEK JAONG TUNU KHAS KUTAI RESEP TURUN-TEMURUN.
  7. 7

    Masukkan jaong yang sudah diiris ke dalam ulekan. Lalu ulek jaong sebentar saja, agar masih berbentuk kasar dan menyatu dengan cabai.

    Foto langkah ke 7 dari resep 16. PIRIK CABEK JAONG TUNU KHAS KUTAI RESEP TURUN-TEMURUN.
  8. 8

    Pirik Cabek Jaong Tunu Khas Kutai siap disajikan bersama lauk dan sayur pendamping sesuai selera.

    CATATAN :
    - Jaong atau kecombrang yang mekar maupun yang kuncup bisa digunakan.
    - Banyaknya cabai tergantung tingkat kepedasan yang diinginkan.
    - Untuk ukuran bahan lain seperti gula dan garam sebenarnya tidak harus sesuai resep, karena menyesuaikan selera masing-masing.

    Foto langkah ke 8 dari resep 16. PIRIK CABEK JAONG TUNU KHAS KUTAI RESEP TURUN-TEMURUN.
Tersimpan
Simpan resep ini untuk dapat dilihat lagi nanti.
Edit resep
Lihat Detail Statistik
Tambahkan ke folder
Kirim CooksnapKirim Cooksnap
BagikanBagikan
  • Disalin!
  • Email
  • Facebook
  • Pin gambar
  • X
CetakCetak
  • CetakCetak
  • Kirim CooksnapKirim Cooksnap
  • Laporkan Resep
  • Lihat Detail Statistik
  • Hapus

Cooksnap

Tersimpan
Simpan resep ini untuk dapat dilihat lagi nanti.
  • Kirim Cooksnap
  • Tambahkan ke folder
  • Cetak
  • Bagikan
    • Disalin!
    • Email
    • Facebook
    • Pin gambar
    • X
  • Laporkan Resep
  • Lihat Detail Statistik
  • Edit resep
  • Hapus

Disalin!

Ganangrassa
Ganangrassa @Ganangrassa
pada 09 Januari 2022 16.03
Banjarbaru (Kalimantan Selatan) & Tenggarong - Kutai Kartanegara (Kalimantan Timur)
"Ganangrassa"Nama akun saya yang diambil dari bahasa Banjar. "Ganang" artinya "Rindu". Jadi Ganangrassa artinya : ada rasa yang diganang atau dikenang atau dirindukan dari setiap masakan. Huruf "s" sengaja pakai dua untuk menekankan kata rasa 😁.Sampai saat ini, rasa masakan Mamak dan Nenek Rahimahumallah, Alhamdulillah masih bisa saya ingat 🥺. Rasa yang akan terus saya rindukan namun tidak bisa saya nikmati lagi dari racikan jari-jemari mereka 😢😭.Hanya dengan membuatnya, rasa itu bisa saya nikmati lagi, walaupun dengan tangan sendiri.Qodarullah, terlahir dari orang tua keturunan Kutai, Dayak, China, Bugis, Banjar, dan..entah apa lagi 😅. Alhamdulillah..membuat saya tau beberapa masakan yang diajarkan Rahimahumallah. Banyak masakan dengan nama yang sama di beberapa daerah, tapi komposisi resep dan cara masak yang berbeda, sehingga rasa akhir juga jadi berbeda, bahkan penampilan juga bisa berbeda. Dan itu sungguh sangat menarik ketika saya diajarkan hal itu.. Masya Allah 😍.Walaupun begitu, semuanya memiliki rasa yang khas yang bisa membuat kita rindu akan rasanya 😊.Semoga menjadi pahala jariyah untuk Rahimahumallah, setiap kali masakan itu dibuat oleh saya atau siapa pun yang membuat dan merasakannya 🤲🏻😇.Insya Allah, apa yang kita sajikan, rasanya juga akan selalu dirindukan oleh orang-orang yang kita cintai dan sayangi 😊.Terima kasih Cookpad, telah menjadi media saya untuk menyimpan resep dan berbagi resep. Insya Allah, semua resep di akun ini, saya halalkan untuk siapa pun. Semoga berkah dan bermanfaat.. 😊😍.By : RismawatiAkun Cookpad : GanangrassaId Cookpad : 19416571
Lebih banyak

Komentar (17)

Puspitasari Anggradewi
Puspitasari Anggradewi @PuspitaHassei
30 Januari 2022 06.38
Wah saya dulu 2 tahun di kalsel malah belum nyobain sambal ini. Kirain kecombrang itu hanya di bali, ternyata di kalsel juga jadi ciri khas ya. Makasiiiih
Tamu
Beri komentar
0/0

Kata kunci

Kecombrang Gula Gula Merah Cabe Rawit Bawang Merah

Resep Serupa

Rekomendasi Resep Lainnya

  1. Tumis oyong/gambas enak
  2. Soto Ayam Bening
  3. Kue Apem/Mangkok
  4. Semur Tahu Telur khas Betawi
  5. Terong Balado Pedas
  1. Cumi Asam Manis
  2. Ayam Woku Khas Manado (Ayam Kemangi)
  3. Soto (Ceker) Ayam Lamongan +Koya (246)
  4. Peyek Renyah tahan lama /Rempeyek Kacang
  5. Bolu Coklat Panggang
  1. Sambal Oseng Bawang
  2. Pink Lava
  3. Choco Ball Cookies
  4. Pancake Pisang
https://cookpad.wasmer.app/id/resep/15863550
Cookpad Buka di Aplikasi

Tentang Kami

Misi kami di Cookpad adalah untuk membuat masak sehari-hari makin menyenangkan, karena kami percaya bahwa memasak adalah kunci menuju kehidupan yang lebih bahagia dan lebih sehat bagi manusia, komunitas, dan bumi. Kami mendukung koki rumahan di seluruh dunia untuk membantu satu sama lain dengan berbagi resep dan pengalaman memasak.

Langganan Premium untuk menikmati fitur & manfaat eksklusif!

Komunitas Cookpad

🇺🇸 United States 🇬🇧 United Kingdom 🇪🇸 España 🇦🇷 Argentina 🇺🇾 Uruguay 🇲🇽 México 🇨🇱 Chile 🇻🇳 Việt Nam 🇹🇭 ไทย 🇮🇩 Indonesia 🇫🇷 France 🇸🇦 السعودية 🇹🇼 臺灣 🇮🇹 Italia 🇮🇷 ایران 🇮🇳 India 🇭🇺 Magyarország 🇳🇬 Nigeria 🇬🇷 Ελλάδα 🇲🇾 Malaysia 🇵🇹 Portugal 🇺🇦 Україна 🇯🇵 日本 Lihat Semua

Selengkapnya

Cookpad Premium Karir Kirim Saran Blog Ketentuan Pemakaian Panduan Komunitas Cookpad Kebijakan Privasi FAQ

Unduh aplikasi kami

Buka Aplikasi Cookpad di Google Play Buka Aplikasi Cookpad di App Store
Copyright © Cookpad Inc.
close