Minyak Kulit Ayam (MPASI)

Ilmu dari dokter kesayangan jamaah Instagram yang punya bayi nih! Yes, dr Tan Shot Yen 💕
Minyak ayam (juga disebut schmaltz) ini disarankan dr Tan digunakan untuk menumis mpasi bayi — sebab mengandung lemak baik, insha Allah manfaatnya bisa nambah berat badan bocil. Tapi, sebab kami sekeluarga aliran yang nggak takut sama lemak (kami takutnya sama gula dan karbo rafinasi 😎), kadang kami pun pakai juga minyak ayamnya. Biasanya sih buat nyeplok telur atau numis bumbu, pas buat bihun goreng (bihun beras coklat yah, karbonya lebih bersahabat ceunah 🤣). Uh la la enak banget! Gurih dan wangi 👌🏼
Bikin minyak ini agak menguras waktu yah, bunds. Tapi demi si buah hati, semua dijabanin dah 😅 semangats! 💪🏼
#anitamakeschickenoil #resepminyakayam #minyakayam #minyakkulitayam #minyakayammpasi #resepminyaklulitayam
Minyak Kulit Ayam (MPASI)
Ilmu dari dokter kesayangan jamaah Instagram yang punya bayi nih! Yes, dr Tan Shot Yen 💕
Minyak ayam (juga disebut schmaltz) ini disarankan dr Tan digunakan untuk menumis mpasi bayi — sebab mengandung lemak baik, insha Allah manfaatnya bisa nambah berat badan bocil. Tapi, sebab kami sekeluarga aliran yang nggak takut sama lemak (kami takutnya sama gula dan karbo rafinasi 😎), kadang kami pun pakai juga minyak ayamnya. Biasanya sih buat nyeplok telur atau numis bumbu, pas buat bihun goreng (bihun beras coklat yah, karbonya lebih bersahabat ceunah 🤣). Uh la la enak banget! Gurih dan wangi 👌🏼
Bikin minyak ini agak menguras waktu yah, bunds. Tapi demi si buah hati, semua dijabanin dah 😅 semangats! 💪🏼
#anitamakeschickenoil #resepminyakayam #minyakayam #minyakkulitayam #minyakayammpasi #resepminyaklulitayam
Cara Membuat
- 1
Siapkan botol kaca yang sudah dicuci bersih dan dilap sampai kering.
- 2
Cuci kulit ayam sampai bersih, iris-iris melintang kulit ayam, lalu lap dengan tissue dapur hingga kering (tidak basah air).
- 3
Siapkan wajan, nyalakan api sedang. Biarkan hingga wajan betul-betul panas. Wajan saya berbahan cast iron dengan lapisan enamel, perlu tiga menit untuk betul-betul panas. Wajan saya bukan non-stick, jadi agak lengket (but no problem kok meskipun wajannya bukan non-stick).
- 4
Masukkan potongan kulit ayam ke atas wajan TANPA DIBERI TAMBAHAN MINYAK APAPUN. Api kecil-sedang saja, agar kulit tidak mudah gosong.
- 5
Jika minyak sudah mulai keluar, ambil minyak dengan sendok sedikit demi sedikit dan masukkan ke dalam botol langsung atau wadah lain terlebih dahulu (saya langsung masuk botol).
- 6
Jika kulit ayam sudah mulai tampak mengering, segera balik (saya menggunakan sumpit), jangan sampai gosong. Sebab, jika gosong, warna minyaknya nanti akan jadi coklat, bukan kuning cantik.
- 7
Jika kulit ayam sudah mulai mengering, geser berdekatan. Masukkan kulit ayam baru ke dalam wajan. Agar hemat tempat dan waktu. Terus ambil minyak yang keluar dari kulit ayamnya yah. Lakukan sampai kulit ayam habis.
- 8
Ini penampakan kulit ayam yang sudah kering. Kulit ayam berwarna coklat, tidak ada lagi warna putih pada kulit.
- 9
Begini penampakan hasil minyak ayamnya. Tampak cantik yah warnanya, sebab tidak ada kulit yang gosong. Bila ada serpihan kulit ayam kering dalam minyak, sebaiknya hasil akhir disaring dulu sebelum dimasukkan ke botol.
- 10
Kulit ayam yang kering tentunya kami santap juga. Saya taburi garam saja secukupnya. Kriuuuk, enak! Udah deh, rebutan emak, bapak dan anak 🤣
- 11
Simpan minyak dalam kulkas. Sebaiknya digunakan maksimal satu minggu.
- 12
Minyak akan beku setelah masuk kulkas yah. Kalau mau pakai tinggal disendok saja.
Kata kunci
Resep Serupa
Rekomendasi Resep Lainnya





















Komentar (2)