CookpadCookpad
Tamu
Daftar atau Masuk
Simpan dan tulis resep, kirim Cooksnap, dan lainnya
  • Cari
  • Premium
    • Jajaran Resep Unggulan
    • Menu Mingguan Premium
    • Paling Banyak Dilihat
  • Premium
  • Posting Bareng
  • FAQ
  • Kirim Saran
  • Negara
  • Koleksi Resep
Koleksi Resep
Untuk mulai membuat koleksi resep, silakan daftar atau masuk.
Sampok Pisang Sehat Cetakan Ibu "Desa"
Simpan resep ini untuk dapat dilihat lagi nanti.
  • Kirim Cooksnap
  • Tambahkan ke folder
  • Cetak
  • Bagikan
    • Disalin!
    • Email
    • Facebook
    • Pin gambar
    • X
  • Laporkan Resep
  • Lihat Detail Statistik
  • Edit resep
  • Hapus
CookpadCookpad
Foto resep Sampok Pisang Sehat Cetakan Ibu "Desa"

Sampok Pisang Sehat Cetakan Ibu "Desa"

Ridha An Nisa
Ridha An Nisa @cook_2009688
Facebook Ridha An Nisa http://m.facebook.com/ridhaan.nisa.399?

Ibu "Desa"yang tulus menyajikan makanan pengganjal perut warganya, di sebuah desa kecil di Jawa Tengah bernama krandan. Inilah yang pertama aku pikirkan ketika tak sengaja aku menemukan cetakan kuningan usang berdebu. Cetakan yang berada di gudang itu milik almarhum nenekku. Sontak saja aku teringat begitu lihainya nenek membakar cetakan ini diatas bara api tempurung kelapa saat membuat santapan lezat dengan bahan sederhana. Hidangan buat anak cucunya juga tentunya buat warga desa kecil (almarhum kakek kades) yang pada saat itu sekitar tahun 60 an konon cerita masih "larang pangan ", masih banyak yang kekurangan. "Nduk berasnya ditumbuk lagi! Berikan makanan untuk mbah Wi tambah lagi kuenya kasihan anaknya banyak,"kata nenek.Aku masih ingat nenek selalu membedakan jumlah pemberian makanan sesuai jumlah keluarganya saat membagi hajatan, juga selalu mengirim kue dan makanan untuk orang yang kerja di sawah. Melihat cetakan ini, menginspirasiku meracik kue sederhana dengan pakai oat (seperti beras tumbuk zaman dulu) buat buah hatiku dan keluarga. Semoga dari cetakan ini bisa menghasilkan banyak kue cinta minimal buat keluarga apalagi bisa
menyenangkan orang lain. Ketulusan hati lah yang akan menghidupkan rasa kue cinta. Selamat jalan ibu "desa " semoga lahir pemimpin yang tangguh walau zaman sudah berubah.

Ibu "Desa"yang tulus menyajikan makanan pengganjal perut warganya, di sebuah desa kecil di Jawa Tengah bernama krandan. Inilah yang pertama aku pikirkan ketika tak sengaja aku menemukan cetakan kuningan usang berdebu. Cetakan yang berada di gudang itu milik almarhum nenekku. Sontak saja aku teringat begitu lihainya nenek membakar cetakan ini diatas bara api tempurung kelapa saat membuat santapan lezat dengan bahan sederhana. Hidangan buat anak cucunya juga tentunya buat warga desa kecil (almarhum kakek kades) yang pada saat itu sekitar tahun 60 an konon cerita masih "larang pangan ", masih banyak yang kekurangan. "Nduk berasnya ditumbuk lagi! Berikan makanan untuk mbah Wi tambah lagi kuenya kasihan anaknya banyak,"kata nenek.Aku masih ingat nenek selalu membedakan jumlah pemberian makanan sesuai jumlah keluarganya saat membagi hajatan, juga selalu mengirim kue dan makanan untuk orang yang kerja di sawah. Melihat cetakan ini, menginspirasiku meracik kue sederhana dengan pakai oat (seperti beras tumbuk zaman dulu) buat buah hatiku dan keluarga. Semoga dari cetakan ini bisa menghasilkan banyak kue cinta minimal buat keluarga apalagi bisa
menyenangkan orang lain. Ketulusan hati lah yang akan menghidupkan rasa kue cinta. Selamat jalan ibu "desa " semoga lahir pemimpin yang tangguh walau zaman sudah berubah.

Lebih banyak

Sampok Pisang Sehat Cetakan Ibu "Desa"

Ridha An Nisa
Ridha An Nisa @cook_2009688
Facebook Ridha An Nisa http://m.facebook.com/ridhaan.nisa.399?

Ibu "Desa"yang tulus menyajikan makanan pengganjal perut warganya, di sebuah desa kecil di Jawa Tengah bernama krandan. Inilah yang pertama aku pikirkan ketika tak sengaja aku menemukan cetakan kuningan usang berdebu. Cetakan yang berada di gudang itu milik almarhum nenekku. Sontak saja aku teringat begitu lihainya nenek membakar cetakan ini diatas bara api tempurung kelapa saat membuat santapan lezat dengan bahan sederhana. Hidangan buat anak cucunya juga tentunya buat warga desa kecil (almarhum kakek kades) yang pada saat itu sekitar tahun 60 an konon cerita masih "larang pangan ", masih banyak yang kekurangan. "Nduk berasnya ditumbuk lagi! Berikan makanan untuk mbah Wi tambah lagi kuenya kasihan anaknya banyak,"kata nenek.Aku masih ingat nenek selalu membedakan jumlah pemberian makanan sesuai jumlah keluarganya saat membagi hajatan, juga selalu mengirim kue dan makanan untuk orang yang kerja di sawah. Melihat cetakan ini, menginspirasiku meracik kue sederhana dengan pakai oat (seperti beras tumbuk zaman dulu) buat buah hatiku dan keluarga. Semoga dari cetakan ini bisa menghasilkan banyak kue cinta minimal buat keluarga apalagi bisa
menyenangkan orang lain. Ketulusan hati lah yang akan menghidupkan rasa kue cinta. Selamat jalan ibu "desa " semoga lahir pemimpin yang tangguh walau zaman sudah berubah.

Ibu "Desa"yang tulus menyajikan makanan pengganjal perut warganya, di sebuah desa kecil di Jawa Tengah bernama krandan. Inilah yang pertama aku pikirkan ketika tak sengaja aku menemukan cetakan kuningan usang berdebu. Cetakan yang berada di gudang itu milik almarhum nenekku. Sontak saja aku teringat begitu lihainya nenek membakar cetakan ini diatas bara api tempurung kelapa saat membuat santapan lezat dengan bahan sederhana. Hidangan buat anak cucunya juga tentunya buat warga desa kecil (almarhum kakek kades) yang pada saat itu sekitar tahun 60 an konon cerita masih "larang pangan ", masih banyak yang kekurangan. "Nduk berasnya ditumbuk lagi! Berikan makanan untuk mbah Wi tambah lagi kuenya kasihan anaknya banyak,"kata nenek.Aku masih ingat nenek selalu membedakan jumlah pemberian makanan sesuai jumlah keluarganya saat membagi hajatan, juga selalu mengirim kue dan makanan untuk orang yang kerja di sawah. Melihat cetakan ini, menginspirasiku meracik kue sederhana dengan pakai oat (seperti beras tumbuk zaman dulu) buat buah hatiku dan keluarga. Semoga dari cetakan ini bisa menghasilkan banyak kue cinta minimal buat keluarga apalagi bisa
menyenangkan orang lain. Ketulusan hati lah yang akan menghidupkan rasa kue cinta. Selamat jalan ibu "desa " semoga lahir pemimpin yang tangguh walau zaman sudah berubah.

Lebih banyak
Tersimpan
Simpan resep ini untuk dapat dilihat lagi nanti.
Edit resep
Lihat Detail Statistik
Tambahkan ke folder
Kirim CooksnapKirim Cooksnap
BagikanBagikan
  • Disalin!
  • Email
  • Facebook
  • Pin gambar
  • X
CetakCetak
  • CetakCetak
  • Kirim CooksnapKirim Cooksnap
  • Laporkan Resep
  • Lihat Detail Statistik
  • Hapus
Bagikan
  • Disalin!
  • Email
  • Facebook
  • Pin gambar
  • X
Simpan resep ini untuk dapat dilihat lagi nanti.
  • Kirim Cooksnap
  • Tambahkan ke folder
  • Cetak
  • Laporkan Resep
  • Lihat Detail Statistik
  • Edit resep
  • Hapus

Bahan-bahan

30 menit
7 porsi
  1. 2 buahPisang kepok (raja)
  2. 6 sdmOat (50gram)
  3. 200 gramKelapa sedang
Cookpad Buka di Aplikasi
Tersimpan
Simpan resep ini untuk dapat dilihat lagi nanti.

Cara Membuat

30 menit
  1. 1

    Siapkan bahan.

    Foto langkah ke 1 dari resep Sampok Pisang Sehat Cetakan Ibu "Desa".
  2. 2

    Kelapa diparut, tambahkan semua bahan, diremas hingga pisang halus dan kelapa keluar santannya. Bisa menambah gula bila suka manis.

    Foto langkah ke 2 dari resep Sampok Pisang Sehat Cetakan Ibu "Desa".
  3. 3

    Oles cetakan kuningan dengan minyak goreng atau margarin. Saya pakai dua-duanya. Panaskan di atas kompor. Disini saya pakai kompor gas, dengan menyusun 2 tatakan kompor sehingga api tidak mengenai cetakan langsung. Cetakan bisa diganti teflon/doble pan walau hasil kuenya kurang ada gosongnya.

    Foto langkah ke 3 dari resep Sampok Pisang Sehat Cetakan Ibu "Desa".
  4. 4

    Setelah panas kecilkan api. Masukkan adonan sambil ditekan.

    Foto langkah ke 4 dari resep Sampok Pisang Sehat Cetakan Ibu "Desa".
  5. 5

    Tekan adonan dengan pengadu kayu, lalu dibalik.saya lupa mengecilkan api agak sedikit kecokelatan heee.

    Foto langkah ke 5 dari resep Sampok Pisang Sehat Cetakan Ibu "Desa".
  6. 6

    Matikan kompor. Sambil menekan adonan yang barusan dibalik hingga padat.

  7. 7

    Kompor dihidupkan lagi dengan api kecil.Tunggu sampok matang kedua sisi. Matikan kompor. Biarkan sampok di dalam cetakan sampai agak dingin. Barulah cukil dengan tusuk sate.

    Foto langkah ke 7 dari resep Sampok Pisang Sehat Cetakan Ibu "Desa".
  8. 8

    Sampok sederhana buat keluarga siap dimakan. Buat putri kecilku yang ikut ibu di dapur sampok spesial sehat,nak.

    Foto langkah ke 8 dari resep Sampok Pisang Sehat Cetakan Ibu "Desa".
Tersimpan
Simpan resep ini untuk dapat dilihat lagi nanti.
Edit resep
Lihat Detail Statistik
Tambahkan ke folder
Kirim CooksnapKirim Cooksnap
BagikanBagikan
  • Disalin!
  • Email
  • Facebook
  • Pin gambar
  • X
CetakCetak
  • CetakCetak
  • Kirim CooksnapKirim Cooksnap
  • Laporkan Resep
  • Lihat Detail Statistik
  • Hapus

Cooksnap

Tersimpan
Simpan resep ini untuk dapat dilihat lagi nanti.
  • Kirim Cooksnap
  • Tambahkan ke folder
  • Cetak
  • Bagikan
    • Disalin!
    • Email
    • Facebook
    • Pin gambar
    • X
  • Laporkan Resep
  • Lihat Detail Statistik
  • Edit resep
  • Hapus

Disalin!

Ridha An Nisa
Ridha An Nisa @cook_2009688
pada 14 Desember 2015 15.34
Facebook Ridha An Nisa http://m.facebook.com/ridhaan.nisa.399?
Suka memasak walau kelihatannya belum bakat tapi i will try. Semoga bisa mebuat masakan yang lezat dan sehat.
Lebih banyak

Komentar

Tamu
Beri komentar
0/0

Resep Serupa

Rekomendasi Resep Lainnya

  1. Es Jeniper Pepaya
  2. Classic Waffles
  3. Siwang Kering Tempe
  4. Es Kuwut Sirup Cocopandan
  5. Kroket Jadul Isi Bihun
  1. Orak Arik Telur Petai, ga ada bosennya enakk
  2. Es bubur sumsum hijau pelepas dahaga
  3. Ayam Woku
  4. Kukis Gelang
  5. Pais Waluh alias Nagasari Labu Kuning
  1. Tahu kuah campur Mie
  2. Brownis Kukus Pisang
  3. Donat
  4. Orak Arik Telur Petai, ga ada bosennya enakk
https://cookpad.wasmer.app/id/resep/233500
Cookpad Buka di Aplikasi

Tentang Kami

Misi kami di Cookpad adalah untuk membuat masak sehari-hari makin menyenangkan, karena kami percaya bahwa memasak adalah kunci menuju kehidupan yang lebih bahagia dan lebih sehat bagi manusia, komunitas, dan bumi. Kami mendukung koki rumahan di seluruh dunia untuk membantu satu sama lain dengan berbagi resep dan pengalaman memasak.

Langganan Premium untuk menikmati fitur & manfaat eksklusif!

Komunitas Cookpad

🇺🇸 United States 🇬🇧 United Kingdom 🇪🇸 España 🇦🇷 Argentina 🇺🇾 Uruguay 🇲🇽 México 🇨🇱 Chile 🇻🇳 Việt Nam 🇹🇭 ไทย 🇮🇩 Indonesia 🇫🇷 France 🇸🇦 السعودية 🇹🇼 臺灣 🇮🇹 Italia 🇮🇷 ایران 🇮🇳 India 🇭🇺 Magyarország 🇳🇬 Nigeria 🇬🇷 Ελλάδα 🇲🇾 Malaysia 🇵🇹 Portugal 🇺🇦 Україна 🇯🇵 日本 Lihat Semua

Selengkapnya

Cookpad Premium Karir Kirim Saran Blog Ketentuan Pemakaian Panduan Komunitas Cookpad Kebijakan Privasi FAQ

Unduh aplikasi kami

Buka Aplikasi Cookpad di Google Play Buka Aplikasi Cookpad di App Store
Copyright © Cookpad Inc.
close