Caterpillar Bread

Mudah untuk sarapan nasi atau bubur di weekend.
Tapi untuk alasan kepraktisan, roti atau bakpao menjadi pilihan kami untuk sarapan di hari kerja.
Kenapa harus sarapan?
Jawaban simpelnya adalah: biar tidak masuk angin. Hahahahah
Begini jawaban seriusnya: sarapan penting untuk mengisi ulang energi tubuh setelah berpuasa semalaman, mengoptimalkan fungsi kognitif otak agar lebih fokus, menjaga kestabilan metabolisme, serta mencegah makan berlebihan di siang hari.
Resep kali ini pakai adonan roti tanpa ulen tanpa margarin/butter, hasil ngelmu kepada Bunda @bundaei beberapa waktu lalu.
Caterpillar Bread
Mudah untuk sarapan nasi atau bubur di weekend.
Tapi untuk alasan kepraktisan, roti atau bakpao menjadi pilihan kami untuk sarapan di hari kerja.
Kenapa harus sarapan?
Jawaban simpelnya adalah: biar tidak masuk angin. Hahahahah
Begini jawaban seriusnya: sarapan penting untuk mengisi ulang energi tubuh setelah berpuasa semalaman, mengoptimalkan fungsi kognitif otak agar lebih fokus, menjaga kestabilan metabolisme, serta mencegah makan berlebihan di siang hari.
Resep kali ini pakai adonan roti tanpa ulen tanpa margarin/butter, hasil ngelmu kepada Bunda @bundaei beberapa waktu lalu.
Cara Membuat
- 1
Bagi adonan dasar menjadi masing-masing 48-50 gram.
- 2
Pipihkan, letakkan sosis di bagian tengah. Tutup rapat.
- 3
Kemudian potong-potong secara horizontal, jangan sampai terputus hingga di bagian dasar roti. Biarkan adonan mengembang 2 kali lipat dan tampak ringan.
- 4
Beri topping.
- 5
Panggang 180°C selama 15 menit hingga matang dan permukaan roti keemasan.
Tips
Aku sering kali buat roti dalam jumlah besar untuk dijadikan stok frozen food.
Setelah roti hilang uap panasnya dan suhunya normal di suhu ruang, masukkan roti dalam plastik OPP berperekat, atau bungkus plastic wrap, atau masukkan kotak kedap udara.
Kemudian simpan dalam freezer.
Tidak perlu di-thawing, cukup panaskan roti dalam microwave atau kukus saat akan disantap.
Resep Serupa
Rekomendasi Resep Lainnya









Komentar (2)