77. Buras Makassar

Buras merupakan salah satu makanan tradisional dari Makassar, Sulawesi Selatan. Bahan utamanya adalah beras yang dibungkus dengan daun pisang dan diikat dengan tali rafia. Meski mirip, buras berbeda dengan lontong atau ketupat. Cita rasa buras lebih gurih karena kandungan santan di dalamnya. Buras kerap dianggap sebagai makanan pokok pengganti nasi bagi masyarakat Bugis, terutama saat momen-momen penting seperti Lebaran. Walaupun berakar dari tradisi Bugis-Makassar, buras sekarang mudah ditemukan di berbagai daerah lain di Indonesia. Contohnya di pasar tradisional atau kedai makanan/restoran khas Sulawesi.
77. Buras Makassar
Buras merupakan salah satu makanan tradisional dari Makassar, Sulawesi Selatan. Bahan utamanya adalah beras yang dibungkus dengan daun pisang dan diikat dengan tali rafia. Meski mirip, buras berbeda dengan lontong atau ketupat. Cita rasa buras lebih gurih karena kandungan santan di dalamnya. Buras kerap dianggap sebagai makanan pokok pengganti nasi bagi masyarakat Bugis, terutama saat momen-momen penting seperti Lebaran. Walaupun berakar dari tradisi Bugis-Makassar, buras sekarang mudah ditemukan di berbagai daerah lain di Indonesia. Contohnya di pasar tradisional atau kedai makanan/restoran khas Sulawesi.
Cara Membuat
- 1
Cuci beras hingga bersih, tiriskan
- 2
Siapkan santan
- 3
Siapkan wajan, tuang santan ke dalamnya, tambahkan pandan dan garam, masak hingga santan mendidih. Jangan lupa untuk mengaduk santan agar santan tidak pecah.
- 4
Setelah santan mendidih masukkan beras, aduk aduk terus hingga air menyusut habis (diaron)
- 5
Siapkan selembar daun pisang yang sudah bersih dan layu, ambil secukupnya beras aron lalu bungkus menyerupai nagasari. Setelah selesai, ambil 2 buah bungkusan buras, bagian lipatan daun di dalam, lalu ikat dengan tali rafia agar tidak ambyar.
- 6
Setelah semua selesai diikat, lalu didihkan air dalam panci besar. Setelah mendidih masukkan bungkusan buras, semua buras harus terendam air, tutup panci, lalu rebus seperti kita merebus lontong/ketupat selama lebih kurang 2 jam. Setelah matang angkat, angin anginkan dalam posisi berdiri agar semua air tiris. Setelah dingin, buras bisa dinikmati, dengan atau tanpa lauk.
Tips
Hanya gunakan kelapa asli bukan santan instan untuk mendapatkan rasa yang lebih gurih dan enak
Kata kunci
Resep Serupa
Rekomendasi Resep Lainnya

















Komentar