Yiu dhio /Cakwe

Cakwe adalah salah satu penganan tradisional Tionghoa. Cakwe adalah dialek Hokkian yang berarti "Hantu yang Digoreng".
Di beberapa kota di Indonesia, cakwe banyak dijual oleh pedagang kaki lima.
cocok di sajikan dgn bubur panas
Yiu dhio /Cakwe
Cakwe adalah salah satu penganan tradisional Tionghoa. Cakwe adalah dialek Hokkian yang berarti "Hantu yang Digoreng".
Di beberapa kota di Indonesia, cakwe banyak dijual oleh pedagang kaki lima.
cocok di sajikan dgn bubur panas
Cara Membuat
- 1
Campur baking powder, baking soda, dan garam. Aduk sampai rata. Kemudian masukkan air dan aduk rata kembali. Tambahkan tepung terigu sedikit demi sedikit, aduk rata. Biarkan selama kurang lebih 20 menit.
- 2
Setelah itu uleni adonan sebentar, biarkan lagi selama 20 menit. Ulangi terus sampai 4 kali sampai adonan halus dan betul-betul elastis. Balik adonan tersebut, lalu beri sedikit minyak di permukaannya, biarkan selama 1 jam.
- 3
Setelah 1 jam ambil adonan, bungkus dengan selembar plastik, bentuk menjadi persegi panjang, biarkan lagi selama 4 jam. Plastik pembungkusnya dibuka, gulung adonan hingga berbentuk persegi panjang dengan lebar 6 cm dan tebal 1,5 cm
- 4
Adonan dipotong dengan ukuran 0,75 cm dan sesuai dengan lebarnya tadi, lalu ambil 2 potong adonan, tumpuk menjadi satu, tekan bagian tengahnya yang memanjang dengan tusuk sate agar melekat, ulangi hingga adonan habis.
- 5
Terakhir ambil 1 buah cakue, tarik kedua ujungnya hingga menjadi panjang 20 cm, lalu masukkan ke dalam minyak yang banyak dan panas, goreng di atas api sedang hingga matang dan berwarna kecoklatan, angkat dan tiriskan. Ulangi proses menggoreng tersebut hingga adonan habis.
- 6
Saus: Didihkan air, masukkan cabai, bawang putih, gula, dan garam, aduk hingga rata. Tuang larutan maizena, aduk rata. Angkat, dinginkan, masukkan cuka, aduk rata. Sajikan cakwe dengan sausnya
Resep Serupa
Rekomendasi Resep Lainnya



Komentar (7)