THIWUL

THIWUL.....apa yang ada di pikiran kita ketika mendengar kata itu? Barangkali kita akan teringat sekian puluh tahun lalu, ketika makanan ini menjadi makanan "pokok" sebagian masyarakat kita. Bagi saudara-saudara kita yang tinggal di daerah-daerah minus, dimana beras menjadi bahan makanan yang "mahal", maka thiwul menjadi alternatif lain untuk memenuhi kebutuhan akan pangan.
Sementara bagi sebagian lain masyarakat yang tinggal di daerah yang tidak kekurangan bahan makanan (perkotaan) barangkali mendengarpun baru kali ini, apalagi melihat dan menikmatinya.
Ibu saya yang terlahir di tahun empat puluhan sangat akrab dengan makanan ini, sehingga sampai sekarangpun masih sering membuatnya. Ketika mendapat singkong dari sawah maka segera akan disulap menjadi aneka makanan, antara lain thiwul.
Thiwul merupakan makanan yang terbuat dari singkong yang dikupas, direndam dalam air, dijemur sampai kering, kemudian di tumbuk menjadi tepung. Cara membuatnya memang cukup "ribet", tapi setelah matang enak dinikmati.
Nah, saya akan bagikan resep ibu saya ini, mari kita simak sambil bernostalgia bagi yang pernah menikmati makanan ini.
THIWUL
THIWUL.....apa yang ada di pikiran kita ketika mendengar kata itu? Barangkali kita akan teringat sekian puluh tahun lalu, ketika makanan ini menjadi makanan "pokok" sebagian masyarakat kita. Bagi saudara-saudara kita yang tinggal di daerah-daerah minus, dimana beras menjadi bahan makanan yang "mahal", maka thiwul menjadi alternatif lain untuk memenuhi kebutuhan akan pangan.
Sementara bagi sebagian lain masyarakat yang tinggal di daerah yang tidak kekurangan bahan makanan (perkotaan) barangkali mendengarpun baru kali ini, apalagi melihat dan menikmatinya.
Ibu saya yang terlahir di tahun empat puluhan sangat akrab dengan makanan ini, sehingga sampai sekarangpun masih sering membuatnya. Ketika mendapat singkong dari sawah maka segera akan disulap menjadi aneka makanan, antara lain thiwul.
Thiwul merupakan makanan yang terbuat dari singkong yang dikupas, direndam dalam air, dijemur sampai kering, kemudian di tumbuk menjadi tepung. Cara membuatnya memang cukup "ribet", tapi setelah matang enak dinikmati.
Nah, saya akan bagikan resep ibu saya ini, mari kita simak sambil bernostalgia bagi yang pernah menikmati makanan ini.
Cara Membuat
- 1
Siapkan tepung thiwul siap pakai,
- 2
Rebus air bersama gula merah sampai mencair, saring,
- 3
Tuang sedikit demi sedikit cairan gula merah ke tepung thiwul sambil diaduk hingga rata,
- 4
Setelah tercampur rata, kukus dalam panci yang sudah dipanaskan selama 15 menit,
- 5
Balik thiwul kukus lagi supaya merata matangnya, kukus lagi sampai matang selama 15 menit, sementara itu campur kelapa parut dengan garam,
- 6
Setelah matang angkat, dan thiwul pun siap disantap dengan taburan kelapa parut. Paling enak dinikmati ketika masih panas.
Kata kunci
Resep Serupa
Rekomendasi Resep Lainnya








Komentar