Bubur sagu mutiara

Dirgahayu Republik Indonesia ke 81.
Kemerdekaan Indonesia harus kita syukuri, karena dibutuhkan banyak perjuangan dan pengorbanan untuk mendapatkannya.
Selain rasa syukur kita juga harus mengisinya dengan berbagai hal yang positif. Mulai dari hal kecil dan dari diri sendiri. Seperti belajar, berkarya, lebih menghargai sesama dan menumbuhkan jiwa empati dan solidaritas kita ditengah negara kita yang sedang dilanda musibah.
Bubur sagu mutiara
Dirgahayu Republik Indonesia ke 81.
Kemerdekaan Indonesia harus kita syukuri, karena dibutuhkan banyak perjuangan dan pengorbanan untuk mendapatkannya.
Selain rasa syukur kita juga harus mengisinya dengan berbagai hal yang positif. Mulai dari hal kecil dan dari diri sendiri. Seperti belajar, berkarya, lebih menghargai sesama dan menumbuhkan jiwa empati dan solidaritas kita ditengah negara kita yang sedang dilanda musibah.
Cara Membuat
- 1
Rendam sagu dengan air biasa, minimal 1 jam.
- 2
Didihkan air, kemudian masukkan sagu yang sudah dikirimkan dengan metode 5.30.7 jangan lupa beri selembar daun pandan.
- 3
Setelah proses perebusan 5.30.7 selesai, api jangan langsung dimatikan. Tambahkan gula pasir masak sambil terus diaduk sampai gula larut dan tercampur rata. Setelah itu baru matikan kompor.
- 4
Untuk kuah santanya. Parut kelapa taruh di baskom. Beri air panas, aduk-aduk diamkan beberapa saat baru peras santannya. Karena sudah menggunakan air matang, santan cukup dimasak sebentar saja. Jangan lupa masukkan garam dan daun pandan saat memasak santan agar rasanya gurih dan wangi.
- 5
Ambil sebagian bubur mutiara masukkan kedalam mangkuk, siram dengan kuah santan. Bubur mutiara merah putih siap dinikmati.
Kata kunci
Resep Serupa
Rekomendasi Resep Lainnya








Komentar