Dadar Gunting

Ibu... Ibu saya adalah breast cancer survivor, sejak menyadari ada kanker di tubuhnya ibu tidak lantas putus asa, segala cara ditempuh, herbal dan kemoterapi dijalani..
Harapannya untuk kembali sehat tanpa kanker selalu memicu semangat untuk tidak pernah berhenti berjuang.
Masih segar diingatan saya betapa hati kami hancur melihat rambut ibu rontok, yang akhirnya harus digundul, yang sebelumnya hal2 seperti ini cuma kami saksikan di TV, kuku-kukunya menghitam, bolak balik kamar mandi karena mual, tubuh segarnya mengurus dan nampak lunglai :(
Tapi ibu hebat! Senyum dan semangatnya tak pernah lekang, alhamdulillah ibu dinyatakan bebas kanker dan hampir 19th berlalu, ibupun masih berjuang, tak boleh lengah, tiap 6bulan masih tetap rutin ke rumah sakit untuk kontrol sel kanker. Ibu merubah pola hidupnya, terutama dari makanan. Dan kami berusaha selalu ada untuk ibu..💕💕
Untuk teman2 pejuang kanker, terus berjuang ✊, jangan pantang menyerah, panjatkan doa semoga Alloh ridho untuk mengangkat penyakit yang ada dalam tubuh kita, memberikan kekuatan untuk berjuang dan memberi kesembuhan .. Aamiin Allohumma Aamiin..
*resep recook dan modifikasi dari resep mbak Puji Hamzah di IG
#temanberjuang
#Habanganum
#wanilahmeolah
#pejuangGoldenApron2
#goldenapron
#cookpadcommunity_borneo
Dadar Gunting
Ibu... Ibu saya adalah breast cancer survivor, sejak menyadari ada kanker di tubuhnya ibu tidak lantas putus asa, segala cara ditempuh, herbal dan kemoterapi dijalani..
Harapannya untuk kembali sehat tanpa kanker selalu memicu semangat untuk tidak pernah berhenti berjuang.
Masih segar diingatan saya betapa hati kami hancur melihat rambut ibu rontok, yang akhirnya harus digundul, yang sebelumnya hal2 seperti ini cuma kami saksikan di TV, kuku-kukunya menghitam, bolak balik kamar mandi karena mual, tubuh segarnya mengurus dan nampak lunglai :(
Tapi ibu hebat! Senyum dan semangatnya tak pernah lekang, alhamdulillah ibu dinyatakan bebas kanker dan hampir 19th berlalu, ibupun masih berjuang, tak boleh lengah, tiap 6bulan masih tetap rutin ke rumah sakit untuk kontrol sel kanker. Ibu merubah pola hidupnya, terutama dari makanan. Dan kami berusaha selalu ada untuk ibu..💕💕
Untuk teman2 pejuang kanker, terus berjuang ✊, jangan pantang menyerah, panjatkan doa semoga Alloh ridho untuk mengangkat penyakit yang ada dalam tubuh kita, memberikan kekuatan untuk berjuang dan memberi kesembuhan .. Aamiin Allohumma Aamiin..
*resep recook dan modifikasi dari resep mbak Puji Hamzah di IG
#temanberjuang
#Habanganum
#wanilahmeolah
#pejuangGoldenApron2
#goldenapron
#cookpadcommunity_borneo
Cara Membuat
- 1
Siapkan bahan dadar.
- 2
Aduk semua bahan hingga rata
- 3
Tambahkan 3 teteh pewarna makanan, aduk rata..rencana awal saya menggunakan jus buah naga merah, sayangnya dipasar beberapa hari kosong, akhirnya saya pakai pewarna. Teman teman bisa pakai jus buah, atau skip pewarnanya ya.
- 4
Siapkan wajan anti lengket, oles dengan minyak. Lalu ambil 1 sendok sayur adonan dadar, dadar hingga matang.
- 5
Setelah matang, angkat lalu gulung. Lakukan hingga semua adonan habis.
- 6
Setelah adonan habis, gunting serong atau bisa menggunakan pisau. Lakukan sampai adonan habis, sisihkan
- 7
Siapkan bahan untuk kuah.
- 8
Masukkan semua bahan dalam panci kecuali maizena.
- 9
Masak dengan api kecil hingga mendidih, lalu larutkan maizena dengan 2 sdm air. Masukkan dalam adonan kuah. Aduk dengan api kecil hingga mengental
- 10
Tata adonan dadar yang sudah digunting lalu siram dengan kuah gula merah. Dadar gunting siap disajikan hangat ataupun dingin
Resep Serupa
Rekomendasi Resep Lainnya
















Komentar