Wajik Ketan Labu Parang

Saat kecil dahulu saya pernah merengek hingga menangis di pasar saat menemani mama berbelanja, karena meminta labu parang berukuran besar. Mama yang terpaksa menuruti permintaan saya sampai meminta bantuan pedagangnya untuk membawa labu besar itu ke atas becak. Setibanya dirumah beliau kembali bertanya untuk apa dan mau diapakan labu besar itu...barulah saya menjelaskan tanpa diringi isakan tangis bahwa saya ingin punya kereta kencana dari labu seperti Cinderella 😂
Meskipun mama sudah menjelaskan bahwa itu hanya dongeng sepertinya saya tetap belum terima karena selama berhari-hari saya selalu memantau, memperhatikan labu itu dan tidak mengijinkan siapapun menyentuhnya hingga entah sampai kapan akhirnya saya melupakannya 😁
Dan untuk challenge minggu 9 saya memakai labu parang yang mengandung banyak nutrisi ini menjadi kudapan klasik wajik ketan, dengan tambahan labu parang tekstur wajik menjadi lebih lembut meskipun padat. Resep ini saya peroleh dari Dapur Lilies.
Wajik Ketan Labu Parang
Saat kecil dahulu saya pernah merengek hingga menangis di pasar saat menemani mama berbelanja, karena meminta labu parang berukuran besar. Mama yang terpaksa menuruti permintaan saya sampai meminta bantuan pedagangnya untuk membawa labu besar itu ke atas becak. Setibanya dirumah beliau kembali bertanya untuk apa dan mau diapakan labu besar itu...barulah saya menjelaskan tanpa diringi isakan tangis bahwa saya ingin punya kereta kencana dari labu seperti Cinderella 😂
Meskipun mama sudah menjelaskan bahwa itu hanya dongeng sepertinya saya tetap belum terima karena selama berhari-hari saya selalu memantau, memperhatikan labu itu dan tidak mengijinkan siapapun menyentuhnya hingga entah sampai kapan akhirnya saya melupakannya 😁
Dan untuk challenge minggu 9 saya memakai labu parang yang mengandung banyak nutrisi ini menjadi kudapan klasik wajik ketan, dengan tambahan labu parang tekstur wajik menjadi lebih lembut meskipun padat. Resep ini saya peroleh dari Dapur Lilies.
Cara Membuat
- 1
Rendam beras ketan putih dengan air hangat kuku selama 1 jam, lalu tiriskan. Kupas labu dan potong sesuai selera
- 2
Siapkan 300 ml santan dan 1 lembar daun pandan dalam wajan, masukkan beras ketan, masak hingga santan menyusut, matikan api
- 3
Kukus ketan bersama buah labu selama 30 menit. Sementara itu siapkan loyang yang di alasi daun pisang dan dioles minyak tipis-tipis. Setelah 30 menit, matikan api, biarkan ketan dalam kukusan dan lumat buah labu hingga benar-benar halus, sisihkan
- 4
Masak 300ml santan, 300gr gula pasir, garam dan daun pandan, masak sambil terus diaduk hingga mulai mengental, lalu tambahkan 2 tetes pewarna kuning, aduk kembali
- 5
Masukkan ketan dan labu halus kedalam cairan gula kental, aduk merata (gunakan api sedang) secara terus menerus hingga adonan ketan labu mengental, padat dan mengeluarkan minyak (adonan ketan berkilap minyak) yang mbutuhkan waktu sekitar 20 - 25 menit. Saat adonan mulai terasa berat dan kalis, matikan kompor
- 6
Pindahkan adonan ketan labu kedalam loyang (saya memakai loyang 16x16) sambil dipadatkan, diamkan hingga sekitar 4 jam hingga adonan wajik dingin dan set
- 7
Sajikan wajik ketan setelah di potong-potong dan bila perlu dikemas agar lebih mudah menikmatinya
Resep Serupa
Rekomendasi Resep Lainnya





















Komentar