Martabak Urban Farming

Mengapa disebut martabak urban farming?
Karena sayurannya (bawang daun, cabai hijau) hasil berkebun di depan rumah.
Yuk, ajak anak-anak berkebun.
Berkebun yang mudah aja.
Setiap beli bawang daun kan ada akarnya?
Tanam deh di pot/wadah bekas minyak goreng yang dibolongin.
Bawang merah yang keluar tunasnya bisa juga lho ditanam.
Atau biji cabe dan biji tomat.
Ajak anak-anak untuk menyiram setiap hari.
Ketika bawang daun dan bawang merah sudah tumbuh subur, petik deh daunnya untuk dibuat martabak.
Cabe ijo juga bisa ditambahkan jika suka.
Jangan lupa ajak anak-anak ketika memasak martabak super mudah ini. Agar mereka makan dengan lahap.
Bahan pengisi martabak selain telur dan tahu, masukkan tumisan daging cincang agar kadar proteinnya tinggi.
Jika ingin praktis, bisa menggunakan sosis yang diiris kecil atau kornet
O iya daun pengikat martabak dalam gambar adalah daun bawang putih. Strukturnya lebih leras dan liat dibanding daun bawang merah, jadi bisa untuk pengikat.
Martabak Urban Farming
Mengapa disebut martabak urban farming?
Karena sayurannya (bawang daun, cabai hijau) hasil berkebun di depan rumah.
Yuk, ajak anak-anak berkebun.
Berkebun yang mudah aja.
Setiap beli bawang daun kan ada akarnya?
Tanam deh di pot/wadah bekas minyak goreng yang dibolongin.
Bawang merah yang keluar tunasnya bisa juga lho ditanam.
Atau biji cabe dan biji tomat.
Ajak anak-anak untuk menyiram setiap hari.
Ketika bawang daun dan bawang merah sudah tumbuh subur, petik deh daunnya untuk dibuat martabak.
Cabe ijo juga bisa ditambahkan jika suka.
Jangan lupa ajak anak-anak ketika memasak martabak super mudah ini. Agar mereka makan dengan lahap.
Bahan pengisi martabak selain telur dan tahu, masukkan tumisan daging cincang agar kadar proteinnya tinggi.
Jika ingin praktis, bisa menggunakan sosis yang diiris kecil atau kornet
O iya daun pengikat martabak dalam gambar adalah daun bawang putih. Strukturnya lebih leras dan liat dibanding daun bawang merah, jadi bisa untuk pengikat.
Cara Membuat
- 1
Tumis bawang putih hingga harum, masukkan daging ayam/sapi cincang, beri 50 cc air, bumbu garam, gula, merica secukupnya. Matikan kompor jika air sudah meresap habis. Angkat, biarkan dingin.
- 2
Buat isian martabak: kocok telur, masukkan tahu, sosis/tumisan daging, daun bawang, cabai, garam, merica. Kocok hingga rata.
- 3
Ambil selembar kulit lumpia, beri isian, lipat bentuk amplop.
- 4
Goreng dulu satu buah. Cicipi. Koreksi rasa.
- 5
Setelah rasanya sudah cocok, selesaikan melipat martabak.
- 6
Goreng hingga kuning keemasan.
- 7
Sajikan.
Resep Serupa
Rekomendasi Resep Lainnya



Komentar