Kefir

Kefir disebut juga raja yoghurt karena memiliki beberapa strain bakteri yang tidak dapat ditemukan pada yoghurt : L. Caucasus, Leuconostoc, dan beberapa ragi bermanfaat seperti saccaromyces kefir dan torula kefir yang mengontrol dan menghilangkan bakteri pathogen destruktif dalam tubuh manusia.
Cara membuatnya super mudah, hanya saja jangan menggunakan peralatan yang mengandung logam.
Kefir
Kefir disebut juga raja yoghurt karena memiliki beberapa strain bakteri yang tidak dapat ditemukan pada yoghurt : L. Caucasus, Leuconostoc, dan beberapa ragi bermanfaat seperti saccaromyces kefir dan torula kefir yang mengontrol dan menghilangkan bakteri pathogen destruktif dalam tubuh manusia.
Cara membuatnya super mudah, hanya saja jangan menggunakan peralatan yang mengandung logam.
Cara Membuat
- 1
Siapkan bahan
- 2
Masukkan susu dalam wadah kaca/ plastik berkualitas bagus.
- 3
Saring bibit kefir sampai terlepas dari sisa curd yang menempel.
- 4
Masukkan 50gr bibit kefir dalam 1liter susu. Aduk rata.
- 5
Tutupi dengan tissue. Biarkan selama 12 jam
- 6
Setelah 12 jam, larutan terpisah menjadi bagian yg kental (curd) dan bagian yang encer (whey). Aduk supaya bercampur lagi. Tutup dan biarkan 12 jam lagi.
- 7
Setelah 24jam, begini hasil fermentasi. Aduk rata, saring.
- 8
Simpan biang kefir (yang tertahan dalam saringan). Cuci dengan susu segar. Taruh wadah tertutup, simpan dalam kulkas. Bibit kefir harap dicuci susu segar setiap 5 hari.
- 9
Hasil kefir bisa dinikmati langsung, atau dengan tambahan sirup/ jus buah sesuai selera.
Kata kunci
Resep Serupa
Rekomendasi Resep Lainnya






















Komentar (5)