Bolu Sukses Chocolatos

Bismillah
Alhamdulillahilladzi bini'matihi tatimmushshoolihaat
Inilah ceritaku. Inilah resep pertamaku di cookpad. Dan untuk yang kesekian kalinya buat cake di dapur. Dari yang bantet, gagal gagal terus, sampai akhirnya menemukan kata yang bernama Sukses untuk perjalanan panjang saya belajar buat cake. Alhamdulillaah. Yeeyyy. .
Dulu nggak ngerti apa2 tentang masak, apalagi baking2. Alhamdulillah sekarang sudah mulai tahu sedikit demi sedikit dan. . menemukan. . yak. . Inilah jalannya, caranya.
Bisa dibilang belajar membuat cake adalah sesuatu yang membutuhkan perjuangan dan jalan panjang. . Hhehe
(Bagi saya)
Dari mulai coba2 sok tahu mengukur, mengira-ngira sendiri ukuran yang pas untuk membuat sebuah cake. Sampe gagal2. Nyerah? Alhamdulillah tidak. Saya terus semangat, dan bertekad kuat, semoga suatu saat bisa buat cake yang benar.
Dulu juga sempat belajar seperti apa ukuran2nya, berapa persen hitungan bahan2 yang dibutuhkan. Keseimbangan dan perpaduan antara bahan cair dan padat untuk menghasilkan cake yang pas. Tapi dah lupa catatannya. Eeh. . Alhamdulillah melalui berproses dan belajar dengan gabung di grup memasak. .Hhehe
Btw, sebenarnya ini yang kedua kalinya buat cake ini. Alhamdulillah seneng banget bisa sukses. Meskipun yang ini atasnya gosong dikit karena terkena bagian atas oven. Yeyy. . Krn ini pertama kalinya saya pake oven listrik. .Gk papa lah yak. . Dimaklumin aja yak. . Masih belajar. . Kan bukan chef. . Hhehe
Bolu Sukses Chocolatos
Bismillah
Alhamdulillahilladzi bini'matihi tatimmushshoolihaat
Inilah ceritaku. Inilah resep pertamaku di cookpad. Dan untuk yang kesekian kalinya buat cake di dapur. Dari yang bantet, gagal gagal terus, sampai akhirnya menemukan kata yang bernama Sukses untuk perjalanan panjang saya belajar buat cake. Alhamdulillaah. Yeeyyy. .
Dulu nggak ngerti apa2 tentang masak, apalagi baking2. Alhamdulillah sekarang sudah mulai tahu sedikit demi sedikit dan. . menemukan. . yak. . Inilah jalannya, caranya.
Bisa dibilang belajar membuat cake adalah sesuatu yang membutuhkan perjuangan dan jalan panjang. . Hhehe
(Bagi saya)
Dari mulai coba2 sok tahu mengukur, mengira-ngira sendiri ukuran yang pas untuk membuat sebuah cake. Sampe gagal2. Nyerah? Alhamdulillah tidak. Saya terus semangat, dan bertekad kuat, semoga suatu saat bisa buat cake yang benar.
Dulu juga sempat belajar seperti apa ukuran2nya, berapa persen hitungan bahan2 yang dibutuhkan. Keseimbangan dan perpaduan antara bahan cair dan padat untuk menghasilkan cake yang pas. Tapi dah lupa catatannya. Eeh. . Alhamdulillah melalui berproses dan belajar dengan gabung di grup memasak. .Hhehe
Btw, sebenarnya ini yang kedua kalinya buat cake ini. Alhamdulillah seneng banget bisa sukses. Meskipun yang ini atasnya gosong dikit karena terkena bagian atas oven. Yeyy. . Krn ini pertama kalinya saya pake oven listrik. .Gk papa lah yak. . Dimaklumin aja yak. . Masih belajar. . Kan bukan chef. . Hhehe
Cara Membuat
- 1
Kocok putih telur, tambahkan gula sedikit demi sedikit (dibagi 2/3 tahap). Mix dg mixer dari kecepatan rendah sampai cepat hingga membentuk soft peak. Adonan putih. Bila dibalik mangkuknya, adonan tidak tumpah. Sisihkan.
- 2
Campur kuning telur dengan ovalet, mix kecepatan rendah. Masukkan mentega. Sampai mengembang.
- 3
Masukkan sedikit demi sedikit tepung, chocholatos, air ke dalam adonan yang dikocok tadi. Mix dengan kecepatan rendah.
- 4
Campur kocokan telur putih tadi dengan adonan yang kedua. Aduk perlahan dengan spatula.
- 5
Masukkan adonan ke dalam loyang yang sebelumnya diolesi dengan mentega dan ditaburi tepung(saya loyang bulat). Pastikan merata.
- 6
Henta hentakkan loyang. Agar tidak ada rongga udara.
- 7
Panggang dengan suhu antara 150-200 derajat celcius, suhu tengah-tengahnya. Mungkin kira2 180. Krn sy pkai oven kirin kbo 100 m.
- 8
Panggang selama 30 menit. Sampai mengembang dan matang. Cek kematangan dengan tusuk sate. Jika sudah matang maka tidak ada yang lengket dan menempel di tusuk satenya.
- 9
Jika sudah matang. Dinginkan. Lalu potong2 dan sajikan. Hasilnya lembuuut.. Moist.. Alhamdulillah enak, dan keluarga saya suka.
Resep Serupa
Rekomendasi Resep Lainnya






Komentar