CookpadCookpad
Tamu
Daftar atau Masuk
Simpan dan tulis resep, kirim Cooksnap, dan lainnya
  • Cari
  • Premium
    • Jajaran Resep Unggulan
    • Menu Mingguan Premium
    • Paling Banyak Dilihat
  • Premium
  • Posting Bareng
  • FAQ
  • Kirim Saran
  • Negara
  • Koleksi Resep
Koleksi Resep
Untuk mulai membuat koleksi resep, silakan daftar atau masuk.
Wadai Sari Penganten
Simpan resep ini untuk dapat dilihat lagi nanti.
  • Kirim Cooksnap
  • Tambahkan ke folder
  • Cetak
  • Bagikan
    • Disalin!
    • Email
    • Facebook
    • Pin gambar
    • X
  • Laporkan Resep
  • Lihat Detail Statistik
  • Edit resep
  • Hapus
CookpadCookpad
Foto resep Wadai Sari Penganten

Wadai Sari Penganten

Fitria
Fitria @fitria
Banjarmasin

Himbauan untuk dirumah aja di masa pandemi ini membuat saya bersemangat untuk mencoba membuat wadai (kue) basumap (kukus) khas Banjarmasin yang biasanya hanya dijual pada Bulan Ramadhan. Kue-kue jenis ini kalau di rumah saya selama puasa selalu ada untuk melengkapi hidangan berbuka puasa, tahun-tahun sebelumnya saya membeli kue ini setiap hari di tempat langganan, tetapi tahun ini berbeda, kalau harus tiap hari keluar rumah hanya untuk membeli kue ini jelas sangat berbahaya ditengah situasi darurat seperti ini yang mengharuskan semua orang untuk jaga jarak, jaga kesehatan, jaga diri dan banyak hal lagi yang harus dijaga demi keselamatan diri, keluarga dan orang lain di seluruh dunia. Semoga masa-masa sulit ini cepat berlalu. Wadai Sari Penganten (orang Banjarmasin menyebutnya) ini adalah kue kesukaan Abah (Ayah) saya, beliau sangat hobi dengan kue yg satu ini. Saya mencoba mencari-cari resep untuk belajar, dan dari beberapa resep yang saya temukan saya coba perbaharui dengan versi sesuai selera yang saya inginkan bila saya rasa kurang pas. Yuk langsung di coba resepnya.

Himbauan untuk dirumah aja di masa pandemi ini membuat saya bersemangat untuk mencoba membuat wadai (kue) basumap (kukus) khas Banjarmasin yang biasanya hanya dijual pada Bulan Ramadhan. Kue-kue jenis ini kalau di rumah saya selama puasa selalu ada untuk melengkapi hidangan berbuka puasa, tahun-tahun sebelumnya saya membeli kue ini setiap hari di tempat langganan, tetapi tahun ini berbeda, kalau harus tiap hari keluar rumah hanya untuk membeli kue ini jelas sangat berbahaya ditengah situasi darurat seperti ini yang mengharuskan semua orang untuk jaga jarak, jaga kesehatan, jaga diri dan banyak hal lagi yang harus dijaga demi keselamatan diri, keluarga dan orang lain di seluruh dunia. Semoga masa-masa sulit ini cepat berlalu. Wadai Sari Penganten (orang Banjarmasin menyebutnya) ini adalah kue kesukaan Abah (Ayah) saya, beliau sangat hobi dengan kue yg satu ini. Saya mencoba mencari-cari resep untuk belajar, dan dari beberapa resep yang saya temukan saya coba perbaharui dengan versi sesuai selera yang saya inginkan bila saya rasa kurang pas. Yuk langsung di coba resepnya.

Lebih banyak

Wadai Sari Penganten

Fitria
Fitria @fitria
Banjarmasin

Himbauan untuk dirumah aja di masa pandemi ini membuat saya bersemangat untuk mencoba membuat wadai (kue) basumap (kukus) khas Banjarmasin yang biasanya hanya dijual pada Bulan Ramadhan. Kue-kue jenis ini kalau di rumah saya selama puasa selalu ada untuk melengkapi hidangan berbuka puasa, tahun-tahun sebelumnya saya membeli kue ini setiap hari di tempat langganan, tetapi tahun ini berbeda, kalau harus tiap hari keluar rumah hanya untuk membeli kue ini jelas sangat berbahaya ditengah situasi darurat seperti ini yang mengharuskan semua orang untuk jaga jarak, jaga kesehatan, jaga diri dan banyak hal lagi yang harus dijaga demi keselamatan diri, keluarga dan orang lain di seluruh dunia. Semoga masa-masa sulit ini cepat berlalu. Wadai Sari Penganten (orang Banjarmasin menyebutnya) ini adalah kue kesukaan Abah (Ayah) saya, beliau sangat hobi dengan kue yg satu ini. Saya mencoba mencari-cari resep untuk belajar, dan dari beberapa resep yang saya temukan saya coba perbaharui dengan versi sesuai selera yang saya inginkan bila saya rasa kurang pas. Yuk langsung di coba resepnya.

Himbauan untuk dirumah aja di masa pandemi ini membuat saya bersemangat untuk mencoba membuat wadai (kue) basumap (kukus) khas Banjarmasin yang biasanya hanya dijual pada Bulan Ramadhan. Kue-kue jenis ini kalau di rumah saya selama puasa selalu ada untuk melengkapi hidangan berbuka puasa, tahun-tahun sebelumnya saya membeli kue ini setiap hari di tempat langganan, tetapi tahun ini berbeda, kalau harus tiap hari keluar rumah hanya untuk membeli kue ini jelas sangat berbahaya ditengah situasi darurat seperti ini yang mengharuskan semua orang untuk jaga jarak, jaga kesehatan, jaga diri dan banyak hal lagi yang harus dijaga demi keselamatan diri, keluarga dan orang lain di seluruh dunia. Semoga masa-masa sulit ini cepat berlalu. Wadai Sari Penganten (orang Banjarmasin menyebutnya) ini adalah kue kesukaan Abah (Ayah) saya, beliau sangat hobi dengan kue yg satu ini. Saya mencoba mencari-cari resep untuk belajar, dan dari beberapa resep yang saya temukan saya coba perbaharui dengan versi sesuai selera yang saya inginkan bila saya rasa kurang pas. Yuk langsung di coba resepnya.

Lebih banyak
Tersimpan
Simpan resep ini untuk dapat dilihat lagi nanti.
Edit resep
Lihat Detail Statistik
Tambahkan ke folder
Kirim CooksnapKirim Cooksnap
BagikanBagikan
  • Disalin!
  • Email
  • Facebook
  • Pin gambar
  • X
CetakCetak
  • CetakCetak
  • Kirim CooksnapKirim Cooksnap
  • Laporkan Resep
  • Lihat Detail Statistik
  • Hapus
Bagikan
  • Disalin!
  • Email
  • Facebook
  • Pin gambar
  • X
Simpan resep ini untuk dapat dilihat lagi nanti.
  • Kirim Cooksnap
  • Tambahkan ke folder
  • Cetak
  • Laporkan Resep
  • Lihat Detail Statistik
  • Edit resep
  • Hapus

Bahan-bahan

60 Menit
8 Bagian
  1. Lapisan Hijau:
  2. 1 btrTelur
  3. 200 grGula Pasir
  4. 50 grTepung Beras
  5. 50 grTepung Terigu
  6. 1/4 sdtGaram
  7. 350 mlSantan Panas
  8. 200 mlAir Endapan Pandan
  9. SecukupnyaPewarna Hijau Muda+ Hijau (bila perlu)
  10. Lapisan Kuning:
  11. 50 grTepung Beras
  12. 50 grTepung Terigu
  13. 1 ktkVanili Bubuk
  14. 1/4 sdtGaram
  15. 200 grGula Pasir
  16. 550 mlSantan Panas
  17. SecukupnyaPewarna Kuning
  18. 3 btrTelur (kocok lepas)
  19. 1sct SKM
  20. Lapisan Pink:
  21. 100 grTepung Beras
  22. 12 grGula Pasir
  23. 3/4 sdtGaram
  24. 1sct SKM
  25. 100 mlSantan Panas
  26. 400 mlSantan
  27. SecukupnyaPewarna Pink+ Merah (bila perlu)
Cookpad Buka di Aplikasi
Tersimpan
Simpan resep ini untuk dapat dilihat lagi nanti.

Cara Membuat

60 Menit
  1. 1

    Siapkan loyang persegi ukuran 20x20 cm yang telah diolesi minyak dan dilapisi plastik, panaskan kukusan hingga mengeluarkan asap, gunakan api sedang.

  2. 2

    Lapisan Hijau: Kocok telur dan gula dengan whisk hingga tercampur rata, tuang air endapan pandan, aduk rata lalu masukkan tepung beras, tepung terigu dan garam, aduk rata, terakhir masukkan santan panas dan beri pewarna hijau muda + hijau hingga didapatkan warna yang diinginkan.

  3. 3

    Tuang adonan hijau ke dalam loyang yang telah dimasukkan ke dalam kukusan, kukus kurang lebih 15 menit atau hingga adonan hijau bisa dituangi adonan kuning.

  4. 4

    Lapisan Kuning: Campurkan tepung beras, tepung terigu, vanili, garam dan gula, tuangkan santan panas sedikit dahulu, aduk rata dengan whisk agar tepung tidak menggumpal, lalu masukkan sisa santan dan aduk kembali, tuang telur yang telah dikocok lepas dan SKM, aduk rata kemudian beri pewarna kuning hingga didapatkan warna yang diinginkan.

  5. 5

    Tuang adonan kuning sedikit demi sedikit diatas adonan hijau yang telah dikukus tadi menggunakan sendok sayur secara perlahan agar adonan hijau tidak ambyar dan tercampur dengan adonan kuning, kukus kurang lebih 15 menit atau hingga adonan kuning bisa dituangi adonan pink.

  6. 6

    Lapisan Pink: Campurkan tepung beras, gula, dan garam lalu tuangi 100 ml santan panas, aduk dengan whisk hingga rata dan kental, masukkan SKM dan 400 ml santan aduk hingga rata, terakhir beri pewarna pink + merah hingga didapatkan warna yang diinginkan.

  7. 7

    Tuang adonan pink sedikit demi sedikit diatas adonan kuning yang telah dikukus tadi menggunakan sendok sayur secara perlahan agar adonan kuning tidak ambyar dan tercampur dengan adonan pink, kukus kurang lebih 25-30 menit atau hingga adonan seluruh adonan matang. Bisa dilakukan tes tusuk untuk mengetahui kematangan kue.

  8. 8

    Tips: Usahakan ukuran kukusan jauh lebih besar daripada loyang, agar uap panas tidak membasahi adonan dan lapisi tutup kukusan dengan serbet/ kain apabila menggunakan panci biasa dan apabila diperlukan ganti serbet/ kain pelapis tutup kukusan agar air uap tidak menetes di atas adonan.

Tersimpan
Simpan resep ini untuk dapat dilihat lagi nanti.
Edit resep
Lihat Detail Statistik
Tambahkan ke folder
Kirim CooksnapKirim Cooksnap
BagikanBagikan
  • Disalin!
  • Email
  • Facebook
  • Pin gambar
  • X
CetakCetak
  • CetakCetak
  • Kirim CooksnapKirim Cooksnap
  • Laporkan Resep
  • Lihat Detail Statistik
  • Hapus

Cooksnap

Tersimpan
Simpan resep ini untuk dapat dilihat lagi nanti.
  • Kirim Cooksnap
  • Tambahkan ke folder
  • Cetak
  • Bagikan
    • Disalin!
    • Email
    • Facebook
    • Pin gambar
    • X
  • Laporkan Resep
  • Lihat Detail Statistik
  • Edit resep
  • Hapus

Disalin!

Fitria
Fitria @fitria
pada 10 Mei 2020 03.56
Banjarmasin
Seorang Bunda yang baru aja hobi baking and cooking ☺️ masih harus banyak belajar🙏IG: @fkitchenzLine ID: fitria_____ (underscore 5x)
Lebih banyak

Komentar

Tamu
Beri komentar
0/0

Resep Serupa

Rekomendasi Resep Lainnya

  1. Es Teh Pu-erh Lemon
  2. Manisan kolang kaling gula merah
  3. Es Teler Creamy
  4. Manisan kolang kaling cocopandan
  5. Manisan kolang kaling pandan
  1. Sambal Hainan Restoran Singapura: Harus Pakai JAHE!
  2. Es Mojito cocok untuk Jualan
  3. Beef steak with mushroom sauce and baked potato
  4. Pastel Renyah Banget Tahan Lama
  5. Cheesecake Breadtalk (No Oven, No Mixer) 👍
  1. Ikan Asar Saos Pedas
  2. Mie Ayam Praktis
  3. Kembang Tahu Kuah Jahe
  4. Biji ketapang kedai QueenTa
https://cookpad.wasmer.app/id/resep/12480249
Cookpad Buka di Aplikasi

Tentang Kami

Misi kami di Cookpad adalah untuk membuat masak sehari-hari makin menyenangkan, karena kami percaya bahwa memasak adalah kunci menuju kehidupan yang lebih bahagia dan lebih sehat bagi manusia, komunitas, dan bumi. Kami mendukung koki rumahan di seluruh dunia untuk membantu satu sama lain dengan berbagi resep dan pengalaman memasak.

Langganan Premium untuk menikmati fitur & manfaat eksklusif!

Komunitas Cookpad

🇺🇸 United States 🇬🇧 United Kingdom 🇪🇸 España 🇦🇷 Argentina 🇺🇾 Uruguay 🇲🇽 México 🇨🇱 Chile 🇻🇳 Việt Nam 🇹🇭 ไทย 🇮🇩 Indonesia 🇫🇷 France 🇸🇦 السعودية 🇹🇼 臺灣 🇮🇹 Italia 🇮🇷 ایران 🇮🇳 India 🇭🇺 Magyarország 🇳🇬 Nigeria 🇬🇷 Ελλάδα 🇲🇾 Malaysia 🇵🇹 Portugal 🇺🇦 Україна 🇯🇵 日本 Lihat Semua

Selengkapnya

Cookpad Premium Karir Kirim Saran Blog Ketentuan Pemakaian Panduan Komunitas Cookpad Kebijakan Privasi FAQ

Unduh aplikasi kami

Buka Aplikasi Cookpad di Google Play Buka Aplikasi Cookpad di App Store
Copyright © Cookpad Inc.
close