Wedang Ronde

Ini salah satu khas Solo yang merupakan adaptasi kuliner China yaitu tangyue. Wedang ronde biasa dijajakan malam hari karena memang cocok untuk penghangat tubuh.
Saya membuatnya banyak sekalian, karena para customer biasanya gak cukup cuma makan sekali 😂.
Wedang Ronde
Ini salah satu khas Solo yang merupakan adaptasi kuliner China yaitu tangyue. Wedang ronde biasa dijajakan malam hari karena memang cocok untuk penghangat tubuh.
Saya membuatnya banyak sekalian, karena para customer biasanya gak cukup cuma makan sekali 😂.
Cara Membuat
- 1
Bakar jahe sebentar. Angkat dan cuci dengan air mengalir hingga tanah yang menempel terangkat. Memarkan jahe dan cuci kembali agar sisa kulit bersih. Campur dengan semua bahan wedang jahe. Rebus hingga mendidih dan tercium wangi khas jahe. Cicipi dan koreksi rasa. Sisihkan.
- 2
Ronde :
Rebus air dalam panci hingga panas. Sambil menunggu air panas, campur semua bahan kecuali air. Aduk rata. Uleni dengan menambahkan air sedikit demi sedikit hingga menjadi adonan yang dapat dipulung. Ambil sedikit adonan ronde, isi dengan kacang. Tutup dan bulatkan. Rebus ronde dalam air panas dengan api sedang hingga adonan mengapung. Angkat dan tiriskan. Jika mau disimpan di kulkas, agar tidak saling menempel maka rendam ronde dengan sirup gula Jawa ataupun wedang jahenya. - 3
Isian kacang :
Sangrai kacang tanah kupas hingga matang dengan api kecil. Angkat dan dinginkan. Haluskan kacang tanah dengan blender dan campur dengan bahan lainnya hingga menjadi adonan yang dapat dipulung. - 4
Topping kolang-kaling :
Iris tipis kolang-kaling, cuci bersih dan rebus hingga mendidih. Angkat dan sisihkan. - 5
Penyelesaian :
Ambil beberapa buah ronde, beri topping kolang-kaling dan kacang sangrai. Tambahkan wedang jahe panas. Sajikan ronde hangat-hangat 😋
Resep Serupa
Rekomendasi Resep Lainnya













Komentar