Roti Sisir Mentega (2)

Tiap bebikin roti sisir saya selalu memakai resep dari tabloid koki, sama seperti resep roti sisir yang pernah saya share dulu. Kali ini saya share ulang dengan penambahan bahan modifikasi dari saya, serta tekhnik dalam menata adonan dalam loyang. Kali ini saya mencoba memakai tekhnik lipat dan berat masing masing layer saya kurangin. Karna ciri khas dari roti sisir adalah tiap layer yang tipis dan roti yg panjang.
Note:
• usahakan memakai mentega (butter) untuk hasil yang maksimal. Tetapi kalau tidak ada mentega/butter boleh memakai margarin biasa.
• saya memakai loyang roti sisir ukuran 13 cm x 13 cm x 3 cm
• kalau tidak ada loyang roti sisir bisa menggunakan loyang persegi/kotak maksimal ukuran 15 cm x 15 cm
• skip pemakaian garam bila menggunakan salted butter
Roti Sisir Mentega (2)
Tiap bebikin roti sisir saya selalu memakai resep dari tabloid koki, sama seperti resep roti sisir yang pernah saya share dulu. Kali ini saya share ulang dengan penambahan bahan modifikasi dari saya, serta tekhnik dalam menata adonan dalam loyang. Kali ini saya mencoba memakai tekhnik lipat dan berat masing masing layer saya kurangin. Karna ciri khas dari roti sisir adalah tiap layer yang tipis dan roti yg panjang.
Note:
• usahakan memakai mentega (butter) untuk hasil yang maksimal. Tetapi kalau tidak ada mentega/butter boleh memakai margarin biasa.
• saya memakai loyang roti sisir ukuran 13 cm x 13 cm x 3 cm
• kalau tidak ada loyang roti sisir bisa menggunakan loyang persegi/kotak maksimal ukuran 15 cm x 15 cm
• skip pemakaian garam bila menggunakan salted butter
Cara Membuat
- 1
Campurkan tepung terigu protein tinggi, terigu protein sedang, ragi instan, susu bubuk dan kuning telur dalam bowl. Aduk. Masukkan susu cair dingin+whipping cream bubuk. Uleni hingga tercampur rata.
- 2
Tambahkan unsalted butter dan garam. Uleni hingga kalis dan elastis. Ciri ciri adonan elastis adalah adonan tidak gampang putus saat ditarik dan terlihat transparan. Kalis elastis sangat penting dalam pembuatan roti agar roti awet empuknya.
- 3
Bulatkan adonan, taruh dalam bowl. Istirahatkan adonan hingga adonan mengembang 2x lipat. Saat adonan diistirahatkan, tutup bowl dengan serbet.
- 4
Setelah adonan mengembang 2x lipat, kempiskan adonan dan buang gas yang terperangkap dalam adonan. Uleni sebentar agar adonan lemas kembali. Timbang adonan masing masing seberat 33gr.
- 5
Ambil satu adonan, gilas tipis menggunakan rolling pin, lipat lalu gilas ringan. Olesi satu sisi adonan yang telah dilipat menggunakan olesan butter. Usahakan ukuran lipatan satu dengan yang lain sama, agar saat proofing bisa mengembang sama bentuknya. Satu loyang saya isi dengan 8 lipatan.
- 6
Istirahatkan adonan kembali hingga mengembang memenuhi loyang. Selama diistirahatkan, tutupi dengan serbet. Sebelum masuk kedalam oven, oles permukaan adonan dengan susu cair. Oven dengan suhu 180 dercel selama 20 menit api bawah dan ditambah 10 menit api atas (sesuaikan oven masing masing). Setelah matang, segera keluarkan roti dalam loyang dan olesi permukaan atas roti dengan menggunakan butter.
- 7
Setelah roti dingin, oles tiap bagian roti dengan olesan butter. Simpan dalam wadah kedap udara (kalau saya simpannya pake plastik 😁) agar awet empuknya.
- 8
Serat rotinya benar benar cakep 😍 dijamin 2-3 hari masih empuk, asal disimpan diwadah kedap udara (tidak terkena angin)
Resep Serupa
Rekomendasi Resep Lainnya





















Komentar