Dawet Ireng

Alhamdulillah bisa mengikuti kelas KaMI yang bertema kelas cendol dengan narasumber mba @anifagustina . Ini pertama kali nya aku makan sekaligus buat dawet ireng. Aku buat setengah dari resep aslinya.
Dawet ireng adalah minuman es dawet tradisional yang berasal dari Purworejo, Jawa Tengah, tepatnya dari daerah Kecamatan Butuh (Wikipedia). Ciri khas dawet ini memiliki warna hitam/ gelap. Warna gelap pada dawet ini didapat dari abu pembakaran jerami atau merang padi (batang padi kering) yang dicampur air atau biasa di sebut tepung oman. (Google)
Bahan yang aku pakai diantara nya Tepung Tapioka Cap Pak Tani Gunung dan Tepung Beras Rose Brand yang sudah terjamin kualitasnya.
Tekstur dawet ireng ini lembut, tapi ketika di makan ada krenyes-krenyes nya yang berasal dari tepung oman, dan inilah yang menjadi ciri khas dari dawet Ireng ini. Aku juga memakai toping nangkan sebagai pelengkap cendol ini.
#KelasKaMI_Cendol
#KelasSpesial_Props
#CookpadCommunity_Bandung
Dawet Ireng
Alhamdulillah bisa mengikuti kelas KaMI yang bertema kelas cendol dengan narasumber mba @anifagustina . Ini pertama kali nya aku makan sekaligus buat dawet ireng. Aku buat setengah dari resep aslinya.
Dawet ireng adalah minuman es dawet tradisional yang berasal dari Purworejo, Jawa Tengah, tepatnya dari daerah Kecamatan Butuh (Wikipedia). Ciri khas dawet ini memiliki warna hitam/ gelap. Warna gelap pada dawet ini didapat dari abu pembakaran jerami atau merang padi (batang padi kering) yang dicampur air atau biasa di sebut tepung oman. (Google)
Bahan yang aku pakai diantara nya Tepung Tapioka Cap Pak Tani Gunung dan Tepung Beras Rose Brand yang sudah terjamin kualitasnya.
Tekstur dawet ireng ini lembut, tapi ketika di makan ada krenyes-krenyes nya yang berasal dari tepung oman, dan inilah yang menjadi ciri khas dari dawet Ireng ini. Aku juga memakai toping nangkan sebagai pelengkap cendol ini.
#KelasKaMI_Cendol
#KelasSpesial_Props
#CookpadCommunity_Bandung
Cara Membuat
- 1
Campurkan Tepung Tapioka Cap Pak Tani Gunung, Tepung Beras Rose Brand, dan garam dalam panci.
- 2
Larutkan tepung oman dengan 250 ml air. Kemudian saring. Tambahkan sedikit demi sedikit dengan adonan pertama sambil diaduk.
- 3
Kemudian tambahkan air sebanyak 375 ml dalam adonan, aduk-aduk kembali hingga tercampur rata dan tidak ada adonan yang bergerindil.
- 4
Masak adonan di atas api sedang sambil terus diaduk hingga mengental dan meletup-letup.
- 5
Angkat, segera cetak adonan menggunakan cetakan cendol ke dalam wadah yang berisi air dan es batu.
- 6
Hasil menggunakan cetakan.
- 7
Hasil dengan cetakan plastik dan sendok.
- 8
Ketika adonan sudah mulai dingin, ia menjadi agak susah menggunakan saringan cendol. Maka dari itu, sebagian aku masukkan ke dalam plastik, lalu potong bagian ujungnya dan cetak menggunakan sendok.
- 9
Kuah santan : masukkan santan, daun pandan, dan garam dalam panci. Masak di atas api sedang sambil terus di aduk-aduk. Masak hingga santan mendidih. Angkat dan biarkan dingin.
- 10
Tata sirup gula merah, es batu, nangka, kuah santan, dan dawet ireng dalam gelas.
- 11
Dawet Ireng siap di sajikan.
Tips
📌Tambahkan kembali es apabila sudah mulai mencair agar dawet tidak mudah hancur.
📌Apabila adonan dalam panci sudah matang segera masukkan dalam cetakan agar tidak mudah terlalu padat.
Kata kunci
Resep Serupa
Rekomendasi Resep Lainnya



















Komentar