Jenang Pentul / Jenang Candil

Alasan kenapa buat jenang pentul karena ada yang request. Dan resep ini adalah resep asli dari ibu yang asal masukin tanpa ditimbang. Dan ternyata hasilnya nggak usah ditanya.... Uenak....👍🏻👍🏻👍 juga jenang pentul ini buatnya express... Nyampe bisa dibawa ke sekolah buat sarapan pagiii....
Bahan dasar utamanya ya cuma tepung ketan sama tepung beras.
Oh ya, biasanya ini disebut jenang candil atau bubur candil, tapi kalo di keluargaku namanya jenang pentul.
Selamat mencoba...
Jenang Pentul / Jenang Candil
Alasan kenapa buat jenang pentul karena ada yang request. Dan resep ini adalah resep asli dari ibu yang asal masukin tanpa ditimbang. Dan ternyata hasilnya nggak usah ditanya.... Uenak....👍🏻👍🏻👍 juga jenang pentul ini buatnya express... Nyampe bisa dibawa ke sekolah buat sarapan pagiii....
Bahan dasar utamanya ya cuma tepung ketan sama tepung beras.
Oh ya, biasanya ini disebut jenang candil atau bubur candil, tapi kalo di keluargaku namanya jenang pentul.
Selamat mencoba...
Cara Membuat
- 1
Membuat pentul: campur bahan A hingga bisa dipulung/ dibulat-bulat seperti cilok sesuai selera.
- 2
Siapkan air di panci, lalu masukan pandan dan pentul sebelum mendidih. Aduk-aduk pentul agar tidak lengket di dasarnya. Tunggu hingga mengambang, karena mengambang randa matang.
- 3
Cara membuat bubur merah: Siapkan gula merah, lalu iris/ haluskan agar cepat mencair.
- 4
Masukkan gula merah dan gula pasir/ aren ke dalam rebusan pentul. Aduk hingga mencair.
- 5
Siapkan cairan tepung, aduk hingga tidak ada yang menggumpal, lalu masukkan ke dalam rebusan.
- 6
Terakhir, masukkan santan, lalu aduk cepat agar tidak pecah.
- 7
Tambahkan santan, lalu aduk lagi dengan cepat. Tambahkan air hingga teksturnya pas dan tidak menggumpal.
- 8
Membuat vla atau sum-sum cair: Siapkan cairan tepung, lalu panaskan di panci dengan api sedang. Jangan berhenti mengaduk, sambil menekan-nekan bubur yang mengental.
- 9
Sajikan jenang pentul selagi hangat.
- 10
- 11
- 12
Kata kunci
Resep Serupa
Rekomendasi Resep Lainnya






















Komentar