Buncis Garlic Penuh Kesan

[Saudi Arabia 15:02:2019] Bismillah. Masih jelas memoriku sekian tahun yang lalu, begitu terkesan saat di sebuah resto yang cukup terkenal di Bandung - Indonesia. Ketertarikanku tertuju pada masakan yang nampak simpel, ternyata cita rasanya nendang hingga ke lubuk hati .. masyaallah, uenaaak banget.
#BuncisGarlic
#BringBackMemories
Sambil menikmatinya aku bertanya kepada pramusaji rahasia apa yang membuat Buncis Garlicnya lezat banget. Penjelasan pramusaji cukup singkat diantara kesibukannya melayani para tamu yang cukup ramai. Hidangan pun kusantap lahap tak bersisa.
Saat santai sambil seruput minuman jeruk hangat, pemilik restoran mendatangi meja kami, menyapa dengan ramahnya ..
Oh My God ..rasaku meningkat menjadi #special !
Beliau menanyakan barangkali ada yang bisa dijelaskan ? Kupikir tentulah beliau melihatku saat aku berbincang dengan pramusaji tadi.
Spontan kupuji menu Buncis Garlicnya. Dengan ramah Sang Owner, Mister pengusaha resto berbagi tips. Pemilihan buncis yang utama, buncis muda.
Oh ok ok .. hmmm .. aku harus coba di dapur sendiri. Untuk menumis saya gunakan Olive Oil (minyak zaitun) harum khasnya saat ketemu bawang putih.
Sesuatu yang berkesan akan menumbuhkan semangaaaat.
Semangat ke dapur ... masak itu menyenangkan.
#resolusi2019
#berburucelemekemas
#GoldenApronChallenge #GACweek6
#3weekschallenge
Buncis Garlic Penuh Kesan
[Saudi Arabia 15:02:2019] Bismillah. Masih jelas memoriku sekian tahun yang lalu, begitu terkesan saat di sebuah resto yang cukup terkenal di Bandung - Indonesia. Ketertarikanku tertuju pada masakan yang nampak simpel, ternyata cita rasanya nendang hingga ke lubuk hati .. masyaallah, uenaaak banget.
#BuncisGarlic
#BringBackMemories
Sambil menikmatinya aku bertanya kepada pramusaji rahasia apa yang membuat Buncis Garlicnya lezat banget. Penjelasan pramusaji cukup singkat diantara kesibukannya melayani para tamu yang cukup ramai. Hidangan pun kusantap lahap tak bersisa.
Saat santai sambil seruput minuman jeruk hangat, pemilik restoran mendatangi meja kami, menyapa dengan ramahnya ..
Oh My God ..rasaku meningkat menjadi #special !
Beliau menanyakan barangkali ada yang bisa dijelaskan ? Kupikir tentulah beliau melihatku saat aku berbincang dengan pramusaji tadi.
Spontan kupuji menu Buncis Garlicnya. Dengan ramah Sang Owner, Mister pengusaha resto berbagi tips. Pemilihan buncis yang utama, buncis muda.
Oh ok ok .. hmmm .. aku harus coba di dapur sendiri. Untuk menumis saya gunakan Olive Oil (minyak zaitun) harum khasnya saat ketemu bawang putih.
Sesuatu yang berkesan akan menumbuhkan semangaaaat.
Semangat ke dapur ... masak itu menyenangkan.
#resolusi2019
#berburucelemekemas
#GoldenApronChallenge #GACweek6
#3weekschallenge
Cara Membuat
- 1
Siapkan buncis, buang kedua ujungnya. Cuci bersih. Rebus dengan memasukkan buncis sebentar dalam air mendidih. Angkat, masukkan ke air dingin agar pemanasan berhenti sehingga buncis tetap hijau dan crunchy. Angkat lalu sisihkan.
- 2
Cincang bawang putih. Panaskan butter, masukkan sebagian bawang putih. Masukkan buncis. Taburi garam + merica + kaldu bubuk. Aduk rata. Tumis sebentar, angkat, tempatkan di piring saji.
- 3
Sisa bawang putih yang banyak, ditumis di wajan yang sama, Jika perlu tambahkan butter + olive oil. Tumis sebentar hingga harum, sesaat mulai menguning, masukkan kecap encer, aduk rata, matikan api. Siramkan bawang putih bersama minyaknya ke buncis.... bunyi cesssszzzhhh. Sajikan. Suka pedas, taburi chili crushed ("Bayara" cabai cacah kering).
- 4
Nasinya hangat, ada ikan goreng.
Masyaallah.. bil afiah. Semoga menyehatkan. - 5
Video https://youtu.be/ImSruhrQzmc
Resep Serupa
Rekomendasi Resep Lainnya















Komentar