Tepache

Minuman probiotik tepache yang berasal dari Meksiko, dibuat dari kulit buah nenas yang difermentasi menggunakan gula merah, air, kayu manis, dan cengkeh.
Selain menyehatkan, minuman ini memanfaatkan limbah kulit nanas. Kulit nenas mengandung magnesium sangat tinggi, yang berperan penting dalam pengelolaan kadar glukosa darah dan sensitivitas insulin. Magnesium juga merelaksasikan pembuluh darah dan menyeimbangkan elektrolit, sehingga akan menurunkan tekanan darah pada tubuh.
Wadah yang digunakan untuk fermentasi minuman ini sebaiknya berbahan kaca, jika tidak ada, wadah plastik yang sudah BPA free bisa menjadi alternatif.
Rasa tepache ini sangat menyegarkan, aroma kuat dari nanas dan manis yang pas, membuat ingin minum lagi dan lagi. Untuk yang lambungnya sensitif, barangkali bisa makan dulu sebelum mengkonsumsi tepache.
Yuk kita bikin..
Tepache
Minuman probiotik tepache yang berasal dari Meksiko, dibuat dari kulit buah nenas yang difermentasi menggunakan gula merah, air, kayu manis, dan cengkeh.
Selain menyehatkan, minuman ini memanfaatkan limbah kulit nanas. Kulit nenas mengandung magnesium sangat tinggi, yang berperan penting dalam pengelolaan kadar glukosa darah dan sensitivitas insulin. Magnesium juga merelaksasikan pembuluh darah dan menyeimbangkan elektrolit, sehingga akan menurunkan tekanan darah pada tubuh.
Wadah yang digunakan untuk fermentasi minuman ini sebaiknya berbahan kaca, jika tidak ada, wadah plastik yang sudah BPA free bisa menjadi alternatif.
Rasa tepache ini sangat menyegarkan, aroma kuat dari nanas dan manis yang pas, membuat ingin minum lagi dan lagi. Untuk yang lambungnya sensitif, barangkali bisa makan dulu sebelum mengkonsumsi tepache.
Yuk kita bikin..
Cara Membuat
- 1
Cuci bersih wadah yang akan digunakan, jika dari kaca, bisa direbus sebentar, namun jika adanya wadah plastik bisa dibilas dengan air panas seluruh permukaannya, tiriskan
- 2
Cuci bersih kulit nanas, jika ada sikat yang bersih, sikat seluruh permukaan kulit nanas. Kupas kulit nanas sampai tidak ada lagi mata nanas yang tertinggal, sisihkan.
- 3
500 ml air mineral dicampurkan dengan cengkeh, kulit manis, gula pasir dan gula merah, rebus sebentar hingga mendidih, biarkan hingga suhu hangat.
- 4
Susun kulit nanas di wadah yang sudah disterilkan tadi
- 5
Tuang air rebusan gula dan rempah
- 6
Tambahkan sisa air 2500 ml (2.5 L) air ke wadah tadi hingga penuh.
- 7
Tutup rapat wadah, jika wadahnya kaca, gunakan kain bersih untuk penutup, ikat dengan tali. Karena wadah yang saya gunakan ini ada penutup kecil untuk menuang air, makan tutup kecilnya saya longgarkan. Taruh di tempat yang bersih.
- 8
Cek setiap hari perkembangan fermentasi. Jika berhasil, akan timbul gelembung kecil di permukaan wadah. Di gambar, fermentasi berumur 36 jam baru muncul banyak gelembung. Rasanya manis dan sudah berasa sodanya. Di umur 24 jam, fermentasi yang saya amati masih sedikit gelembung gasnya, dan saat dicicipi belum terasa bersoda. Kondisi ini bisa berbeda-beda, tergantung cuaca saat itu. Kebetulan di tempat saya sedang mendung dan hujan sudah 2 hari.
- 9
Di karenakan tepache ini memiliki titik kritis, dan sangat penting untuk diperhatikan bagi muslim untuk dikonsumsi. Maka disarankan agar memanen tepache di hari ke 3-4. Jika sudah timbul asam yang berlebihan, sebaiknya jangan dikonsumsi, dikhawatirkan kadar alkoholnya sudah melebihi ambang batas aman konsumsi. Jika tepache masih belum habis, bisa disimpan di botol, lalu bekukan. Selamat mencoba..
Kata kunci
Resep Serupa
Rekomendasi Resep Lainnya














Komentar