Peyek Grago

Peyek grago atau udang rebon kering itu kesukaan suami dan saya karena gurih dan asin. Biasanya, ketika "andhok" di warung pecel, pasti kami akan sedikit kecewa jika penjualnya tidak menyediakan peyek grago. Hari ini, pagi-pagi sekali saya sudah bersiap bikin peyek grago sendiri. Bumbunya mengikuti kata hati. Yang penting peyeknya isi grago, tipis, kemripik, dan kemremus. Teman-teman boleh mencobanya. Enak, kok. 😉
Peyek Grago
Peyek grago atau udang rebon kering itu kesukaan suami dan saya karena gurih dan asin. Biasanya, ketika "andhok" di warung pecel, pasti kami akan sedikit kecewa jika penjualnya tidak menyediakan peyek grago. Hari ini, pagi-pagi sekali saya sudah bersiap bikin peyek grago sendiri. Bumbunya mengikuti kata hati. Yang penting peyeknya isi grago, tipis, kemripik, dan kemremus. Teman-teman boleh mencobanya. Enak, kok. 😉
Cara Membuat
- 1
Cuci bersih grago, tiriskan. Haluskan bawang putih, kemiri, dan ketumbar. Campurkan dengan tepung beras, telur, dan penyedap rasa/garam. Masukkan air, aduk-aduk dan tentukan sendiri konsistensi adonannya. Karena saya mau peyeknya tipis, maka adonan dibuat lebih encer. Masukkan grago. Aduk rata. Koreksi rasanya.
- 2
Panaskan minyak. Coba tes sedikit adonan dan koreksi kembali rasanya. Saya memakai wajan aluminium kecil pemberian kakak saya. Jadi, wajan dan minyaknya harus benar-benar panas agar peyek tidak lengket. Oh, ya, karena wajan saya kecil, hanya muat dua peyek. Itu saja sudah berdesakan di wajan.
- 3
Angkat peyek yang sudah matang kecoklatan. Jika minyak panas, maka minyak pada peyek cepat menguap sehingga peyek tidak berkilap kebanyakan minyak. Biarkan peyek mendingin lebih dulu sebelum dimasukkan ke dalam stoples/wadah.
- 4
Peyek grago sederhana, mudah, dan kemripik siap dinikmati sebagai cemilan atau disandingkan dengan pecel.
Kata kunci
Resep Serupa
Rekomendasi Resep Lainnya








Komentar