Turkish Delight/Lokum

Turkish Delight, atau yang secara autentik dikenal sebagai Lokum di tempat asalnya, adalah salah satu manisan tertua dan paling legendaris di dunia. Secara historis, manisan ini telah diproduksi di wilayah Anatolia sejak abad ke-15, namun versi modernnya yang kenyal dan transparan disempurnakan pada akhir abad ke-18 oleh seorang pembuat manisan legendaris di Istanbul bernama Hacı Bekir. Nama "Lokum" sendiri berasal dari bahasa Arab rahat-ul-hulkum yang berarti "kenyamanan bagi tenggorokan." Kudapan mewah ini awalnya merupakan sajian eksklusif di istana Kekaisaran Ottoman sebelum akhirnya dibawa oleh para pelancong Inggris ke Eropa pada abad ke-19 dan dikenal secara global sebagai Turkish Delight. dari era Kekaisaran Ottoman. Berbeda dengan jelly modern yang mengandalkan gelatin hewan atau agar-agar, tekstur Lokum yang autentik yaitu kenyal padat (chewy), lembut, agak lentur seperti karet, dan tidak hancur saat digigit murni dihasilkan dari gelatinisasi pati jagung (tepung maizena) yang dimasak perlahan bersama sirup gula pekat.
Turkish Delight/Lokum
Turkish Delight, atau yang secara autentik dikenal sebagai Lokum di tempat asalnya, adalah salah satu manisan tertua dan paling legendaris di dunia. Secara historis, manisan ini telah diproduksi di wilayah Anatolia sejak abad ke-15, namun versi modernnya yang kenyal dan transparan disempurnakan pada akhir abad ke-18 oleh seorang pembuat manisan legendaris di Istanbul bernama Hacı Bekir. Nama "Lokum" sendiri berasal dari bahasa Arab rahat-ul-hulkum yang berarti "kenyamanan bagi tenggorokan." Kudapan mewah ini awalnya merupakan sajian eksklusif di istana Kekaisaran Ottoman sebelum akhirnya dibawa oleh para pelancong Inggris ke Eropa pada abad ke-19 dan dikenal secara global sebagai Turkish Delight. dari era Kekaisaran Ottoman. Berbeda dengan jelly modern yang mengandalkan gelatin hewan atau agar-agar, tekstur Lokum yang autentik yaitu kenyal padat (chewy), lembut, agak lentur seperti karet, dan tidak hancur saat digigit murni dihasilkan dari gelatinisasi pati jagung (tepung maizena) yang dimasak perlahan bersama sirup gula pekat.
Cara Membuat
- 1
Campurkan gula, air, dan air perasan lemon dalam panci kecil berdasar tebal. Panaskan dengan api sedang sambil diaduk perlahan hanya sampai gula larut. Setelah mendidih, berhentilah mengaduk.
- 2
Di panci lain (disarankan anti-lengket), campurkan tepung maizena, cream of tartar, dan air. Aduk dengan whisk sampai benar-benar mulus tanpa gumpalan. Masak di atas api sedang-kecil sambil terus diaduk. Adonan akan dengan cepat berubah menjadi pasta/bubur putih kental yang sangat pekat menyerupai lem.
- 3
Sambil bubur maizena terus diaduk cepat dengan whisk, tuangkan sirup gula panas secara bertahap sedikit demi sedikit. Pastikan sirup menyatu sempurna sebelum tuangan berikutnya agar tidak bergumpal. Setelah semua sirup masuk dan adonan halus, ganti alat aduk menggunakan sendok kayu atau spatula silikon tahan panas. Turunkan api ke tingkat paling kecil. Masak adonan ini selama 45 hingga 60 menit.
- 4
Anda harus mengaduknya secara berkala, terutama gosok bagian dasar dan sudut panci agar tidak hangus. Seiring waktu berjalan, adonan yang awalnya putih pekat akan berubah menjadi bening mika/transparan, berwarna agak amber keemasan, dan teksturnya menjadi sangat berat, liat, serta mulai terlepas dari dinding panci.
- 5
Matikan api panci. Masukkan perisa dan pewarna. Aduk cepat hingga merata. Segera tuangkan adonan pekat ini ke dalam loyang yang sudah disiapkan. Ratakan permukaannya dengan spatula yang diolesi sedikit minyak agar tidak lengket.
- 6
Diamkan Lokum di suhu ruang selama minimal 8 jam atau semalaman. Jangan dimasukkan ke dalam kulkas, karena kondensasi/uap air kulkas akan membuat gula mencair dan merusak tekstur kenyalnya. Gulingkan setiap potongan kubus Lokum ke dalam sisa campuran bubuk pelapis hingga seluruh sisinya tertutup rata. Ini berfungsi mencegah antar-kue saling menempel.
Kata kunci
Resep Serupa
Rekomendasi Resep Lainnya



Komentar