Rujak Serut Ala Ambu

Diantara teman-teman Blogger Bandung, saya biasa dipanggil ambu yang artinya ibu. Mungkin karena saya salah satu blogger yang sudah teramat sepuh :D
Karena itu rujak serut ini saya namakan rujak serut ala ambu. Penyebabnya saya menggunakan bahan yang tidak biasa sebagai bahan baku yaitu toge, mangga muda dan mentimun
Mangga muda ini kebetulan sedang berbuah lebat di depan rumah. Jika tidak ada, biasanya saya ganti bengkuang.
Semuanya saya beli dari tukang sayur depan rumah.
Jadi bebas ya, jika ada yang suka nanas dan jambu air, silakan aja ditambahin.
Yang penting kuahnya, harus top markotop ^_^
Rujak Serut Ala Ambu
Diantara teman-teman Blogger Bandung, saya biasa dipanggil ambu yang artinya ibu. Mungkin karena saya salah satu blogger yang sudah teramat sepuh :D
Karena itu rujak serut ini saya namakan rujak serut ala ambu. Penyebabnya saya menggunakan bahan yang tidak biasa sebagai bahan baku yaitu toge, mangga muda dan mentimun
Mangga muda ini kebetulan sedang berbuah lebat di depan rumah. Jika tidak ada, biasanya saya ganti bengkuang.
Semuanya saya beli dari tukang sayur depan rumah.
Jadi bebas ya, jika ada yang suka nanas dan jambu air, silakan aja ditambahin.
Yang penting kuahnya, harus top markotop ^_^
Cara Membuat
- 1
Blender cabe merah dan cabe rawit hingga hancur
- 2
Dalam sebuah panci, rebus hasil blenderan cabe, gula, asam dan garam. Aduk-aduk hingga gula hancur dan asam terpisah satu sama lain. Koreksi rasa.
- 3
Sementara merebus, serut mangga muda dan mentimun.
- 4
Di dalam sebuah wadah, susun toge kemudian serutan mangga/bengkuang. Siram dengan rebusan air gula-cabe. Mentimun disusun terakhir karena mudah layu.
- 5
Diamkan hingga dingin sebelum masuk lemari es. Jika ingin tahan lama, bagi dalam beberapa kantong plastik dan masukkan ke dalam freezer.
- 6
Hidangkan di saat siang hari, yummy....
Resep Serupa
Rekomendasi Resep Lainnya





Komentar