Manisan Ceremai

Pohon ceremai depan rumah berbuah sangat lebat. Masya Allah... Kadang berandai-andai kalau itu anggur yang manis dan tinggal makan saja.
Ya, dulu awalnya beli bibit blimbing wuluh karena waktu anak batuk, teh bunga blimbing wuluh alhamdulillah cukup membantu. Ternyata ketika berbuah wujudnya ceremai. Kecewa awalnya, tetapi bersyukur karena memiliki buah langka ini.
Sekali manjat pagar rumah dapatlah sekantong ceremai. Dengan modal bismillah, jadilah manisan yang manis dan asemnya segar. Manisannya bisa dimakan ramai-ramai di tempat kerja dan buat tetangga juga. Alhamdulillah... Semoga nanti bisa buat yang lebih enak.
Manisan Ceremai
Pohon ceremai depan rumah berbuah sangat lebat. Masya Allah... Kadang berandai-andai kalau itu anggur yang manis dan tinggal makan saja.
Ya, dulu awalnya beli bibit blimbing wuluh karena waktu anak batuk, teh bunga blimbing wuluh alhamdulillah cukup membantu. Ternyata ketika berbuah wujudnya ceremai. Kecewa awalnya, tetapi bersyukur karena memiliki buah langka ini.
Sekali manjat pagar rumah dapatlah sekantong ceremai. Dengan modal bismillah, jadilah manisan yang manis dan asemnya segar. Manisannya bisa dimakan ramai-ramai di tempat kerja dan buat tetangga juga. Alhamdulillah... Semoga nanti bisa buat yang lebih enak.
Cara Membuat
- 1
Ini buah ceremai yang masih di pohon. Pilih yang sudah berwarna kuning.
- 2
Cuci hingga bersih.
- 3
Masak gula, air, dan garam hingga mendidih. Beri pewarna makanan.
- 4
Masukkan buah ceremai. Biarkan hingga warnanya berubah dan gula meresap.
- 5
Koreksi rasa. Matikan kompor. Diamkan selama 6 jam.
- 6
Pindahkan ke wadah bersih dan masukkan ke dalam lemari pendingin.
- 7
Air manisan cukup banyak. Bisa dinikmati sambil sruput-sruput kuah manis asemnya.
Kata kunci
Resep Serupa
Rekomendasi Resep Lainnya





Komentar