Saos Sambal Homemade

Salah satu botol yang pertama kali saya singkirkan dari dapur ketika memulai ‘aliran’ diet baru—meminimalisir bahan dan makanan ultraproses—adalah botol saos sambel. Sedih sih, sebab saya suka banget nyocol saos sambel ketika makan kentang oven atau nugget sehat (resep boleh lihat cookpad saya yah).
Tapi alhamdulillah, ternyata saos sambel tuh bisa dibikin sendiri lho. Dan cara bikinnya pun cukup mudah. Ini resep saya ambil dengan sedikit modifikasi dari Instagram @gluteenfree_buat_ratika (sila dicek buat yang dietnya gluten-free, banyak resep menarik!). Rasanya nampol asli pedes, enak! Gak kalah sama saos botolan. Bedanya saos yang ini tanpa bahan pengawet, pati termodifikasi, perisa sintetik atau MSG! Jadi insha Allah sehat 🥳
Oh iya, hasil akhirnya jadinya dikit, satu mangkok kecil aja. Kalau mau hasilnya agak banyak dobelin aja yah resepnya. Yuk, cobain! 💕
#anitamakeshotsauce #resepsaostomat #resepsaossambal #saossambalsehat #saossambalhomemade
Saos Sambal Homemade
Salah satu botol yang pertama kali saya singkirkan dari dapur ketika memulai ‘aliran’ diet baru—meminimalisir bahan dan makanan ultraproses—adalah botol saos sambel. Sedih sih, sebab saya suka banget nyocol saos sambel ketika makan kentang oven atau nugget sehat (resep boleh lihat cookpad saya yah).
Tapi alhamdulillah, ternyata saos sambel tuh bisa dibikin sendiri lho. Dan cara bikinnya pun cukup mudah. Ini resep saya ambil dengan sedikit modifikasi dari Instagram @gluteenfree_buat_ratika (sila dicek buat yang dietnya gluten-free, banyak resep menarik!). Rasanya nampol asli pedes, enak! Gak kalah sama saos botolan. Bedanya saos yang ini tanpa bahan pengawet, pati termodifikasi, perisa sintetik atau MSG! Jadi insha Allah sehat 🥳
Oh iya, hasil akhirnya jadinya dikit, satu mangkok kecil aja. Kalau mau hasilnya agak banyak dobelin aja yah resepnya. Yuk, cobain! 💕
#anitamakeshotsauce #resepsaostomat #resepsaossambal #saossambalsehat #saossambalhomemade
Cara Membuat
- 1
Cuci bersih tomat, cabai merah, dan cabe rawit merah, kemudian iris-iris ukuran kecil.
- 2
Dalam panci, masukkan 450 ml air dan tiga buah jamur shitake kering. Didihkan.
- 3
Masukkan potongan tomat dan cabai merah. Menyusul masukkan potongan cabai rawit merah.
- 4
Ketika air sudah betul-betul mendidih, masukkan bawang putih halus.
- 5
Masak terus selama kurang lebih 25-30 menit dengan api kecil-sedang. Jangan lupa untuk mengaduk panci sesekali.
- 6
Setelah 30 menit, air akan surut. Matikan kompor. Ambil jamur shitake satu per satu, sisihkan (jamur tidak digunakan dalam saos. Jamur digunakan hanya untuk memberi kaldu saat memasak air, tomat dan cabai saja). Diamkan panci hingga agak dingin sebelum diblender.
- 7
Jika sudah agak dingin, masukkan isi panci ke dalam blender. Saya menggunakan food processor yah. Silahkan diblender sampai betul-betul halus.
- 8
Siapkan panci (saya menggunakan panci yang sama, namun sudah saya cuci) dan saringan. Masukkan hasil blenderan ke dalam saringan.
- 9
Tekan-tekan saos dengan sendok agar tersaring dengan sempurna. Usahakan ampas yang tersisa sedikit saja (biji cabai).
- 10
Jika sudah selesai disaring (jangan lupa di bagian bawah saringan juga dicek, banyak saos yang tertinggal di situ), hidupkan kompor. Masukkan garam dan gula aren.
- 11
Masak saos sampai mengental/meletup-letup (sekitar 10 menit), sambil koreksi rasa. Bisa tambahkan garam dan gula aren sesuai selera. Jika saos sudah mengental, matikan. Pindahkan ke dalam wadah/botol. Tutup rapat wadah ketika saos sudah dingin.
- 12
Saos tidak bertahan lama sebab ini tanpa bahan pengawet yah. Bertahan sekitar sampai satu minggu saja di kulkas. Jadi sebaiknya simpan sebagian saos di freezer.
Kata kunci
Resep Serupa
Rekomendasi Resep Lainnya


























Komentar