Tutut Santan

Tutut ini sejenis keong sawah , biasa kita ambil di pinggir pinggir sawah kalau di dataran Pasundan . Buat orang Sunda yang masih banyak sawahnya akan sangat mudah mendapatkan Tutut , tinggal bawa ember dan masuk ke pinggir pinggir sawah , tapi harus di cuci bersih dan potong cangkang belakangnya . Tutut ini mengingatkan aku pada nenek ku dari pihak ibu . Nenekku seorang veteran, aku yang dulu suka antar nenek ambil uang pensiun veteran nya di kantor pos , semasa belia nenek ku ikut juga berperang pakai bambu runcing, ikat kepala , kain kebaya di singsingkan , kain sinjang dia angkat sedikit biar leluasa bergerak , dia lupa kalau dia perempuan katanya😅 yang jelas saat itu cuma terpikir tidak boleh ada orang asing menguasai tanah Pasundan yang dicintainya, beberapa tahun berlalu keadaan sudah aman , nenekku juga pernah jadi SPG di zamannya loh 🤭 mulai feminim,dia jualan kebaya dan kain ,jual lipen dan bedak juga yang tentunya sesuai di zamannya kosmetik nya itu , ,zaman itu kebaya dan kain ,laris manis ,karena itu pakaiannya yang di gunakan saat itu , dengan rambut di sanggul.
Nenekku ku itu aktif , semua dia kerjakan , pemberani, keras orangnya , tidak pernah takut, di kampung nenek nama nenek termasuk salah satu maung Pasundan 🤭 bagiku dia Kartini ku, lewat masakan Tutut ini aku persembahkan buat nenekku , yang dulu sering nenek masak di hawu
#ComboCalakan_PawonWanojaHebat
#CookpadApron2026
#DapurPerempuanHebat
#CookpadCommunity_Bogor
Tutut Santan
Tutut ini sejenis keong sawah , biasa kita ambil di pinggir pinggir sawah kalau di dataran Pasundan . Buat orang Sunda yang masih banyak sawahnya akan sangat mudah mendapatkan Tutut , tinggal bawa ember dan masuk ke pinggir pinggir sawah , tapi harus di cuci bersih dan potong cangkang belakangnya . Tutut ini mengingatkan aku pada nenek ku dari pihak ibu . Nenekku seorang veteran, aku yang dulu suka antar nenek ambil uang pensiun veteran nya di kantor pos , semasa belia nenek ku ikut juga berperang pakai bambu runcing, ikat kepala , kain kebaya di singsingkan , kain sinjang dia angkat sedikit biar leluasa bergerak , dia lupa kalau dia perempuan katanya😅 yang jelas saat itu cuma terpikir tidak boleh ada orang asing menguasai tanah Pasundan yang dicintainya, beberapa tahun berlalu keadaan sudah aman , nenekku juga pernah jadi SPG di zamannya loh 🤭 mulai feminim,dia jualan kebaya dan kain ,jual lipen dan bedak juga yang tentunya sesuai di zamannya kosmetik nya itu , ,zaman itu kebaya dan kain ,laris manis ,karena itu pakaiannya yang di gunakan saat itu , dengan rambut di sanggul.
Nenekku ku itu aktif , semua dia kerjakan , pemberani, keras orangnya , tidak pernah takut, di kampung nenek nama nenek termasuk salah satu maung Pasundan 🤭 bagiku dia Kartini ku, lewat masakan Tutut ini aku persembahkan buat nenekku , yang dulu sering nenek masak di hawu
#ComboCalakan_PawonWanojaHebat
#CookpadApron2026
#DapurPerempuanHebat
#CookpadCommunity_Bogor
Resep Serupa
Rekomendasi Resep Lainnya










Komentar (4)