Mie Lethek

Mie lethek adalah mie tapioka khas Bantul. Disebut lethek karena mie tersebut masih mempertahankan warna alaminya—cokelat keabu-abuan—tanpa tambahan bahan pemutih, sehingga tampak sederhana namun justru mencerminkan keasliannya.
Dibuat dari tepung tapioka dan melalui proses tradisional yang panjang, mie ini biasanya diolah menggunakan alat-alat sederhana, bahkan sebagian masih menggunakan tenaga sapi untuk menggiling adonan. Proses tersebut bukan hanya sekadar teknik produksi, tetapi juga menjadi bagian dari warisan budaya yang terus dijaga turun-temurun oleh masyarakat Bantul.
Teksturnya kenyal dengan cita rasa yang khas dan bersahaja, menjadikan mie lethek berbeda dari mie pada umumnya. Biasanya disajikan dalam bentuk goreng atau kuah, dipadukan dengan sayuran, telur, dan bumbu tradisional yang meresap sempurna.
Lebih dari sekadar makanan, mie lethek adalah simbol kesederhanaan, ketekunan, dan kearifan lokal. Di tengah arus modernisasi, keberadaannya menjadi pengingat bahwa sesuatu yang alami dan apa adanya justru memiliki nilai yang tinggi—baik dari segi rasa maupun makna.
Mie Lethek
Mie lethek adalah mie tapioka khas Bantul. Disebut lethek karena mie tersebut masih mempertahankan warna alaminya—cokelat keabu-abuan—tanpa tambahan bahan pemutih, sehingga tampak sederhana namun justru mencerminkan keasliannya.
Dibuat dari tepung tapioka dan melalui proses tradisional yang panjang, mie ini biasanya diolah menggunakan alat-alat sederhana, bahkan sebagian masih menggunakan tenaga sapi untuk menggiling adonan. Proses tersebut bukan hanya sekadar teknik produksi, tetapi juga menjadi bagian dari warisan budaya yang terus dijaga turun-temurun oleh masyarakat Bantul.
Teksturnya kenyal dengan cita rasa yang khas dan bersahaja, menjadikan mie lethek berbeda dari mie pada umumnya. Biasanya disajikan dalam bentuk goreng atau kuah, dipadukan dengan sayuran, telur, dan bumbu tradisional yang meresap sempurna.
Lebih dari sekadar makanan, mie lethek adalah simbol kesederhanaan, ketekunan, dan kearifan lokal. Di tengah arus modernisasi, keberadaannya menjadi pengingat bahwa sesuatu yang alami dan apa adanya justru memiliki nilai yang tinggi—baik dari segi rasa maupun makna.
Cara Membuat
- 1
Rendam mie lethek dengan air dingin
- 2
Siangi sayuran, cuci, potong-potong
- 3
Haluskan bumbu : bawang putih, lada, kemiri, garam
- 4
Tumis bumbu halus dengan sedikit minyak
- 5
Masukkan telur, orak arik smp setengah mateng
- 6
Masukkan sayuran, tumis sampai layu
- 7
Masukkan mie lethek, masak sampai matang.
- 8
Koreksi rasa dengan garam dan kaldu jamur.
- 9
Siap disajikan dengan taburan bawang goreng.
Kata kunci
Resep Serupa
Rekomendasi Resep Lainnya



Komentar