Bacang Ketan

Pagi ini dapurku harum daun bambu.
Bacang ayam yang pulen dan gurih, dibungkus dengan sabar, diikat dengan hati-hati, lalu direbus perlahan hingga tanak.
Bukan sekadar makanan, tapi tentang kesabaran.
Tentang bagaimana sesuatu yang sederhana, jika dibuat dengan ketulusan, bisa menjadi begitu istimewa.
Hari ini kita belajar bersama.
Tentang ketan yang pulen, tentang isian yang meresap, dan tentang ikatan yang tak mudah lepas.
Semoga dari dapur sederhana kita, lahir kehangatan dan rezeki yang penuh berkah.
Untuk bahan-bahan andalan kayak minyak goreng, santan, gula dan penyedap, aku percayakan ke Rose Brand. Sudah terpercaya sejak dulu, kualitasnya konsisten dan bikin rasa masakan jadi lebih gurih dan mantul!
Selamat mencoba
Bacang Ketan
Pagi ini dapurku harum daun bambu.
Bacang ayam yang pulen dan gurih, dibungkus dengan sabar, diikat dengan hati-hati, lalu direbus perlahan hingga tanak.
Bukan sekadar makanan, tapi tentang kesabaran.
Tentang bagaimana sesuatu yang sederhana, jika dibuat dengan ketulusan, bisa menjadi begitu istimewa.
Hari ini kita belajar bersama.
Tentang ketan yang pulen, tentang isian yang meresap, dan tentang ikatan yang tak mudah lepas.
Semoga dari dapur sederhana kita, lahir kehangatan dan rezeki yang penuh berkah.
Untuk bahan-bahan andalan kayak minyak goreng, santan, gula dan penyedap, aku percayakan ke Rose Brand. Sudah terpercaya sejak dulu, kualitasnya konsisten dan bikin rasa masakan jadi lebih gurih dan mantul!
Selamat mencoba
Cara Membuat
- 1
Rebus daun bambu selama 10 menit, tiriskan.
- 2
Rebus santan dan semua bumbu hingga mendidih. Masukkan beras, aduk sampai airnya menyusut.dinginkan
- 3
Bungkus ketan dan isian ayam dengan 3 lembar daun bambu, bentuk segitiga, padatkan, lipat, dan ikat kencang.
- 4
Rebus bacang dalam air mendidih selama 2-3 jam matikan kompor tunggu air agak hangat Angkat, tiriskan.
- 5
Gantung hingga agak kering
- 6
Bacang ketan siap dinikmati selamat mencoba
Kata kunci
Resep Serupa
Rekomendasi Resep Lainnya










Komentar