Challah Loaf

Comment : Tradisi Yahudi yang ditiru oleh ummat lain.. Shabbat Shalom..
Saat aku posting Challah di Cookpad, resepku menjadi yang pertama ada, dan luar biasanya sekarang sudah ada 590an resep Challah.. betapa roti yang dipakai dalam sermon agama Yahudi ini attract banyak orang..
Challah, berasal dari ajaran Perjanjian Lama Kitab Taurat, dimana diperintahkan bagi Ummat Yahudi untuk membuat offering - Hafrashat Challah. dan disimbolkan dengan bagian dough yang wajib dibuang sebagai offering - Bila hal ini tidak dilakukan maka Roti tersebut bukan Challah namanya, melainkan Roti Kepang biasa..
Hal yang juga penting diperhatikan dalam membuat Challah adalah ingredients nya, karena ini Tradisi Yahudi, harus Kosher, dan meskipun orang Yahudi mengkonsumsi Susu, Keju, Butter selama kosher pembuatannya, khusus untuk Challah, tidak boleh menggunakan dairy product..
But hey, ini hanyalah history, saat ini budaya dan culinary sudah mengalami globalisasi, jadi feel free saja mau buat Challah sesukanya..
Kali ini aku bikin tapi mengganti minyak zaitun dengan minyak kelapa sawit / Minyak Goreng Rose Brand yang netral dan memiliki kandungan nutrisi yang bagus dan bisa menghasilkan roti yang lembut.. Happy Saturday.. Bless you all
Challah Loaf
Comment : Tradisi Yahudi yang ditiru oleh ummat lain.. Shabbat Shalom..
Saat aku posting Challah di Cookpad, resepku menjadi yang pertama ada, dan luar biasanya sekarang sudah ada 590an resep Challah.. betapa roti yang dipakai dalam sermon agama Yahudi ini attract banyak orang..
Challah, berasal dari ajaran Perjanjian Lama Kitab Taurat, dimana diperintahkan bagi Ummat Yahudi untuk membuat offering - Hafrashat Challah. dan disimbolkan dengan bagian dough yang wajib dibuang sebagai offering - Bila hal ini tidak dilakukan maka Roti tersebut bukan Challah namanya, melainkan Roti Kepang biasa..
Hal yang juga penting diperhatikan dalam membuat Challah adalah ingredients nya, karena ini Tradisi Yahudi, harus Kosher, dan meskipun orang Yahudi mengkonsumsi Susu, Keju, Butter selama kosher pembuatannya, khusus untuk Challah, tidak boleh menggunakan dairy product..
But hey, ini hanyalah history, saat ini budaya dan culinary sudah mengalami globalisasi, jadi feel free saja mau buat Challah sesukanya..
Kali ini aku bikin tapi mengganti minyak zaitun dengan minyak kelapa sawit / Minyak Goreng Rose Brand yang netral dan memiliki kandungan nutrisi yang bagus dan bisa menghasilkan roti yang lembut.. Happy Saturday.. Bless you all
Cara Membuat
- 1
Inilah yang disebut Challah.. Bagian untuk Offering, silahkan diberikan kepada siapa saja
- 2
Nikmati dengan apa saja, Peanut Butter atau hanya tetesan madu, Roti yang selalu ada saat Sabath Sabtu atau Hanukah..
- 3
Siapkan Bahan Bahan :
- 4
Campur bahan poolish (100g tepung, 100ml air, 1sdt ragi), diamkan 12 jam di suhu ruang hingga berbuih dan mengembang.
- 5
Siapkan Bahan Roti : Poolish setelah 12 Jam. Timbang dan ukur bahan bahan lain
- 6
Campur poolish dengan semua bahan adonan utama, setelan kalis, masukkan Minyak Goreng Rose Brand, uleni lagi hingga elastis dan kalis (10 menit setelah minyak masuk)
- 7
Diamkan adonan hingga mengembang 2x lipat (sekitar 1 jam).
- 8
Ambil bagian Challah, bungkus aluminium foil
- 9
Mulailah menggulung dan memanjangkan bergantian.. ini hasil akhir strand kepang sekitar 50 cm
- 10
Ini aku kepang sederhana saja..
- 11
Bagi sisa adonan menjadi 4, bulatkan, kemudian pipih dan gilas.. awal bisa dimulai dgn 25 cm an, sisihkan
- 12
Tekuk kedua ujung kepang ke dalam agar rapi dan membentuk loaf. Istirahatkan, setelah 30 menit panaskan oven suhu 180 derajat
- 13
Meski tipe roti padat, diiris atau biasanya disobek, enak untuk setiap saat..
- 14
Oles permukaan dengan kuning telur yg dicampur sedikit madu, beri diatasnya wijen atau seeds lain..
- 15
Panggang di oven suhu 180°C selama 25-30 menit hingga matang.
Tips
Menggunakan ekstra kuning telur dan biang yang difermentasi 12 jam dapat membantu menahan kelembapan dan memberikan tekstur yang lembut.
Kata kunci
Resep Serupa
Rekomendasi Resep Lainnya














































Komentar