Homemade Plain Yogurt

Jodie Mikidori
Jodie Mikidori @odie_miki
Kupang,NTT

Selain karena yogurt adalah salah satu kesukaan saya,juga karena produk berbahan dasar susu ini mengandung jutaan kultur bakteri yang bermanfaat untuk pencernaan. Makanya setiap belanja ke supermarket,saya pasti selalu beli yogurt. Belakangan baru kepikiran kenapa gak bikin sendiri aja ya,lebih hemat. Bisa sekalian dipakai juga untuk bikin smoothie buah,salad atau campuran kue dan roti.
Jadi beli yogurt nya sekali aja,untuk starter di awal. Selanjutnya tinggal pakai sedikit yogurt homemade yang sudah kita buat untuk dijadikan starter lagi,jadi gak perlu beli2 lagi. Tapi harus yang plain polos ya moms,atau greek yogurt juga bisa. Jangan pakai yogurt yang sudah ditambah pemanis,perasa dan pewarna atau yang cair.
Gunakan susu UHT full cream. Kalau mau yogurt yang low fat bisa pakai susu UHT yang low fat juga,dan skip penggunaan susu bubuk. Tapi memang hasilnya lebih encer. Selama proses inkubasi,susu yang sudah dicampur kultur yogurt harus ditaruh di tempat yang paling hangat dan suhunya terjaga di rumah mommies. Setelah yogurt set,baru disimpan dalam kulkas. Menurut salah satu sumber,yogurt homemade ini bisa bertahan sampai 1 bulan dalam kulkas. Tapi saya sendiri belum pernah coba simpan sampai selama itu,biasanya beberapa hari aja sudah habis,dan saya bikin yang baru lagi.

#PejuangGoldenApron3

Homemade Plain Yogurt

Selain karena yogurt adalah salah satu kesukaan saya,juga karena produk berbahan dasar susu ini mengandung jutaan kultur bakteri yang bermanfaat untuk pencernaan. Makanya setiap belanja ke supermarket,saya pasti selalu beli yogurt. Belakangan baru kepikiran kenapa gak bikin sendiri aja ya,lebih hemat. Bisa sekalian dipakai juga untuk bikin smoothie buah,salad atau campuran kue dan roti.
Jadi beli yogurt nya sekali aja,untuk starter di awal. Selanjutnya tinggal pakai sedikit yogurt homemade yang sudah kita buat untuk dijadikan starter lagi,jadi gak perlu beli2 lagi. Tapi harus yang plain polos ya moms,atau greek yogurt juga bisa. Jangan pakai yogurt yang sudah ditambah pemanis,perasa dan pewarna atau yang cair.
Gunakan susu UHT full cream. Kalau mau yogurt yang low fat bisa pakai susu UHT yang low fat juga,dan skip penggunaan susu bubuk. Tapi memang hasilnya lebih encer. Selama proses inkubasi,susu yang sudah dicampur kultur yogurt harus ditaruh di tempat yang paling hangat dan suhunya terjaga di rumah mommies. Setelah yogurt set,baru disimpan dalam kulkas. Menurut salah satu sumber,yogurt homemade ini bisa bertahan sampai 1 bulan dalam kulkas. Tapi saya sendiri belum pernah coba simpan sampai selama itu,biasanya beberapa hari aja sudah habis,dan saya bikin yang baru lagi.

#PejuangGoldenApron3

Edit resep
Lihat Detail Statistik
Bagikan
Bagikan

Bahan-bahan

  1. 600 mlsusu cair full cream
  2. 2 sdmsusu full cream bubuk
  3. 3 sdmplain/greek yogurt (saya pakai Biokul set yogurt)

Cara Membuat

  1. 1

    Campur susu bubuk dan susu cair,aduk hingga larut. Kemudian panaskan sampai suhu sekitar 80⁰ C. Tujuannya untuk menghilangkan kontaminasi bakteri dan mempersiapkan protein susu pada kondisi yang sesuai bagi bakteri yogurt. Tapi jangan sampai susu mendidih. Cukup sampai bagian pinggirnya mulai muncul buih,segera matikan api. Tunggu susu sampai suhunya turun menjadi sekitar 40⁰ C. Jangan dalam keadaan masih panas dan jangan juga sampai benar2 dingin untuk proses berikutnya.

  2. 2

    Taruh yogurt dalam wadah plastik/kaca yang sebelumnya sudah disteril dengan air mendidih. Pastikan yogurt masih pekat dan kental,artinya bakteri masih aktif. Tuang sedikit susu hangat,aduk perlahan. Jangan diaduk kuat2 sampai halus ya. Karena ini bakteri hidup jadi perlakukan dengan lembut.

  3. 3

    Tuang sisa susu,aduk lagi. Biarkan sisa yogurt yang masih bergerindil di bagian dasar. Tutup rapat wadah. Saya tutup dulu dengan selembar plastik,baru ditutup rapat. Bungkus wadah dengan serbet/handuk,kemudian taruh di tempat yang paling hangat di rumah. Bisa juga di dalam lemari pakaian. Karena saya punya box styrofoam,jadi saya masukkan ke dalamnya. Diamkan minimal 7-12 jam. Kalau masih encer,boleh dibiarkan lebih lama lagi karena mungkin bakteri butuh waktu lebih untuk berkembang.

  4. 4

    Ini hasilnya setelah saya diamkan di suhu ruang sekitar 12 jam dan saya simpan dalam kulkas. Simpan di bagian paling belakang di dalam kulkas ya (bukan freezer),karena itu tempat paling dingin.

  5. 5

    Ini bikin yang berikutnya,menggunakan yogurt homemade sebelumnya sebagai starter. Saya inkubasi lebih lama lagi,sekitar 17 jam. Hasilnya lebih pekat.

Edit resep
Lihat Detail Statistik
Bagikan
Masak Hari Ini
Jodie Mikidori
Jodie Mikidori @odie_miki
pada
Kupang,NTT
Full time mommy. Suka dunia boga sejak masih sekolah. Meski pernah ambil jurusan yg sama,tapi jujur,pengalaman justru bisa didapat dari hasil percobaan sendiri yg disertai jatuh bangun pastinya😅...belajar dari pengalaman orang lain juga,dan dari pengalaman sebagai mommy nya anak yg suka pilih2 makanan termasuk soal jajan. Intinya learning by doing ya...Buat saya,cooking&baking bukan sekadar hobby atau tanggung jawab,but that is one way to show that i love my family as much as they love me👨‍👩‍👦♥️
Lebih banyak

Komentar (13)

Eka Putri
Eka Putri @unzk_
Mba kalau yg disimpan buat starter lagi , bisa d simpan d freezer kah?

Resep Serupa