Wadi Patin Goreng ala Violet Azalea

Wadi merupakan makanan khas Dayak Ngaju yang di daerah lain terdapat juga makanan serupa dengan nama panggilan berbeda. Di Kalsel suku Banjar menyebutnya "Iwak Samu".
Enak disajikan dengan nasi putih hangat. Aku sertakan juga resep homemade wadinya sebelumnya. Enak jika ikan patin yang digunakan berlemak dan jenis patin yang liar di sungai. Bisa diganti ikan Gabus, Seluang, Sepat, Jelawat, Papuyu(Betok) atau ikan sungai lainnya. Tapi favoritku yg terbuat dari patin dan jelawat. Bahkan telur ikan pun bisa diolah menjadi wadi loh!
Selain digoreng seperti ini bisa juga menjadi campuran "Juhu Singkah Uei", yaitu sejenis hidangan khas berkuah santan yg berisikan Singkah Uei atau batang rotan muda dan juga labu kuning. Lain kali nanti aku tuliskan resepnya.
Oh iya buat perhatian dalam menggoreng wadi ini sebaiknya dengan minyak sedikit dan api kecil ya supaya matang merata ke dalam. Minyak akan terdpt bubuk samu dan aroma yg khas, shgg tidak memerlukan minyak yg banyak. Kalau menggunakan minyak yg banyak dikhawatirkan akan mengotori minyak (sayang kan kalo minyaknya jd bau wadi dan dibuang). Tapi aku paling suka kalau minyak bekas menggoreng wadi disiramkan ke nasi ketika sedang memakan wadi 😁✌🏻. Sama seperti sensasi memakan nasi berkucurkan minyak bekas menggoreng ikan asin 😂😂.
#PejuangGoldenBatikApron
#EmakNusantaraKreatif
#MyEveryday_Cookpad
#KeluarZonaNyaman_Cookpad
Wadi Patin Goreng ala Violet Azalea
Wadi merupakan makanan khas Dayak Ngaju yang di daerah lain terdapat juga makanan serupa dengan nama panggilan berbeda. Di Kalsel suku Banjar menyebutnya "Iwak Samu".
Enak disajikan dengan nasi putih hangat. Aku sertakan juga resep homemade wadinya sebelumnya. Enak jika ikan patin yang digunakan berlemak dan jenis patin yang liar di sungai. Bisa diganti ikan Gabus, Seluang, Sepat, Jelawat, Papuyu(Betok) atau ikan sungai lainnya. Tapi favoritku yg terbuat dari patin dan jelawat. Bahkan telur ikan pun bisa diolah menjadi wadi loh!
Selain digoreng seperti ini bisa juga menjadi campuran "Juhu Singkah Uei", yaitu sejenis hidangan khas berkuah santan yg berisikan Singkah Uei atau batang rotan muda dan juga labu kuning. Lain kali nanti aku tuliskan resepnya.
Oh iya buat perhatian dalam menggoreng wadi ini sebaiknya dengan minyak sedikit dan api kecil ya supaya matang merata ke dalam. Minyak akan terdpt bubuk samu dan aroma yg khas, shgg tidak memerlukan minyak yg banyak. Kalau menggunakan minyak yg banyak dikhawatirkan akan mengotori minyak (sayang kan kalo minyaknya jd bau wadi dan dibuang). Tapi aku paling suka kalau minyak bekas menggoreng wadi disiramkan ke nasi ketika sedang memakan wadi 😁✌🏻. Sama seperti sensasi memakan nasi berkucurkan minyak bekas menggoreng ikan asin 😂😂.
#PejuangGoldenBatikApron
#EmakNusantaraKreatif
#MyEveryday_Cookpad
#KeluarZonaNyaman_Cookpad
Cara Membuat
- 1
Siapkan wadi patin. Cara pembuatannya sudah saya posting. Tak perlu dicuci, ya. Karena nantinya bubuk samu yg tergoreng memberi rasa dan tekstur yang enak. Sisihkan
- 2
Tumis tomat, cabe, bawang serta garam dan vetsin. Garam tak usah terlalu banyak. Ingat, bahwa wadi pun sudah cukup asin.
- 3
Angkat dan taruh di piring ketika sudah ditumis layu. Sisihkan
- 4
Goreng wadi patin dengan minyak goreng bekas menumis tadi. Gorengnya jangan dibolak-balik agar tak hancur. Tunggu sisi bawah nyoklat dulu, baru dibalik perlahan. Terus tunggu matang satu sisi. Baru angkat.
- 5
Sajikan dengan tumisan cabe, tomat dan bawang tadi. Hidangkan dengan nasi putih hangat.
Resep Serupa
Rekomendasi Resep Lainnya








Komentar (3)