565. Seblak Coet / Cobek

Menu Idul Adha pagi ini 🤭
Sunnahnya kan setelah sholat Id baru makan, kalo Idul Fitri makan dulu baru sholat Id. Nah ini, menu yang masuk abis sholat Id setelah es kopyor wkwkwkk
🌶️🌶️
Untuk menghindari kelangu-languan, sambalnya saya tumis sebentar beserta daun bawang, tanpa disiram minyak banyak
Sesungguhnya, bukan keinginan saya membeli kerupuk ini. Alkisah, ada seorang gadis mengambil kerupuk mawar kecil. Lalu sang pedagang menegur, "Hey, kalau untuk bikin seblak bukan kerupuk yang itu. Pake yang ini saja, lebih besar"
Kemudian gadis itu mengingat-ingat, sepertinya ia tidak mengatakan apa². Mengapa dipilihkan mawar besar untuk bikin seblak? Pedagang itu memastikan, "buat bikin seblak kan?"
Dengan ragu gadis itu merespon. Namun ketika akan menggeleng, leher gadis tersebut berat kekiri sehingga terlihat seperti anggukan. Maka diambilkannya lah mawar besar.
Lama berselang, gadis itu menyengajakan untuk menyisakan sedikit kerupuk mawar agar bisa dibuat seblak coet. Penasaran ughak. Yaah, meskipun sang gadis tidak bisa mengulek menggunakan cobek tanah liat karna terbiasa pakai cobek batu, usahanya agar terbiasa mengulek di cobek liatpun membuahkan seblak, bukan hasil. Mmm, menghasilkan seblak bukan buah 🤔 Menyeblakkan buah.. Dahlah, Alhamdulillah..
Capek banget berkisah, eungap 😴😴😴😴😴😴
565. Seblak Coet / Cobek
Menu Idul Adha pagi ini 🤭
Sunnahnya kan setelah sholat Id baru makan, kalo Idul Fitri makan dulu baru sholat Id. Nah ini, menu yang masuk abis sholat Id setelah es kopyor wkwkwkk
🌶️🌶️
Untuk menghindari kelangu-languan, sambalnya saya tumis sebentar beserta daun bawang, tanpa disiram minyak banyak
Sesungguhnya, bukan keinginan saya membeli kerupuk ini. Alkisah, ada seorang gadis mengambil kerupuk mawar kecil. Lalu sang pedagang menegur, "Hey, kalau untuk bikin seblak bukan kerupuk yang itu. Pake yang ini saja, lebih besar"
Kemudian gadis itu mengingat-ingat, sepertinya ia tidak mengatakan apa². Mengapa dipilihkan mawar besar untuk bikin seblak? Pedagang itu memastikan, "buat bikin seblak kan?"
Dengan ragu gadis itu merespon. Namun ketika akan menggeleng, leher gadis tersebut berat kekiri sehingga terlihat seperti anggukan. Maka diambilkannya lah mawar besar.
Lama berselang, gadis itu menyengajakan untuk menyisakan sedikit kerupuk mawar agar bisa dibuat seblak coet. Penasaran ughak. Yaah, meskipun sang gadis tidak bisa mengulek menggunakan cobek tanah liat karna terbiasa pakai cobek batu, usahanya agar terbiasa mengulek di cobek liatpun membuahkan seblak, bukan hasil. Mmm, menghasilkan seblak bukan buah 🤔 Menyeblakkan buah.. Dahlah, Alhamdulillah..
Capek banget berkisah, eungap 😴😴😴😴😴😴
Cara Membuat
- 1
🧄 Rebus air + 1 sdm minyak hingga mendidih, masukkan kerupuk, masak hingga kerupuk lunak
🧄 Siapkan bahan yang akan digunakan - 2
🧄 Haluskan bahan, iris daun bawang, lalu tumis hingga wangi
- 3
🧄 Ambil kerupuk yang sudah direbus, letakkan pada cobek, tuang tumisan sambal keatas kerupuk, aduk rata
- 4
Karna seminggu kemarin sudah 'mblenger' nyapi dan ngambing, kali ini nyeblak dulu aja. Selamat makan 🫰🏻👩🏻🍳
Kata kunci
Resep Serupa
Rekomendasi Resep Lainnya









Komentar