Tempe Mendoan

Comment : Tempe, produk asli Indonesia yang masih mencari pengakuan Dunia..
Tempeh - all aware - the ancient Indonesian staple that making waves globally as a plant-based protein packed with flavor, texture, and versatility. A fermented cake made from beans (most commonly soybeans), tempeh is much more than just a meat substitute,.. it’s an heritage..
Secara historis, tempe tercatat kuat dalam manuskrip Serat Centhini (abad ke-16) dan merupakan satu-satunya produk fermentasi kedelai asli inovasi masyarakat Jawa, bukan bawaan dari pedagang Tionghoa seperti tahu atau taucho
Saat 30 Ikon Kuliner Tradisional Indonesia diumumkan akhir 2012, terus terang kaget karena tidak ada satupun makanan Tempe yang masuk dalam daftar. Alasan tim Pokja diantaranya ;
- Ketergantungan Ekstrem pada Bahan Baku Impor
- dan Standarisasi Higienitas untuk Pasar Global.
Seharusnya ini menjadi tantangan agar Indonesia berswa-sembada kedelai dan membuat sertifikasi standart gugus mutu untuk Tempe. Menurutku ini anomali mengingat tahun 88 saja aku sudah biaa membeli Tempe di Asian groceries saat tinggal di Amerika..
Beruntung kita punya Dr. Driando, cucu Prof. Winarno, IPB yang mendalami teknologi pangan khusus tempe di US dan menjawab keraguan tentang tempe dalam bukunya The Tempeh Bibble.. Semoga Mentri Fadli Zon bisa menuntaskan PR ini di Unesco..
#CINTE_BanggaMasakTempe
#CookpadApron2026
#BanggaMasakTempe
#CookpadCommunity_Jakarta
Tempe Mendoan
Comment : Tempe, produk asli Indonesia yang masih mencari pengakuan Dunia..
Tempeh - all aware - the ancient Indonesian staple that making waves globally as a plant-based protein packed with flavor, texture, and versatility. A fermented cake made from beans (most commonly soybeans), tempeh is much more than just a meat substitute,.. it’s an heritage..
Secara historis, tempe tercatat kuat dalam manuskrip Serat Centhini (abad ke-16) dan merupakan satu-satunya produk fermentasi kedelai asli inovasi masyarakat Jawa, bukan bawaan dari pedagang Tionghoa seperti tahu atau taucho
Saat 30 Ikon Kuliner Tradisional Indonesia diumumkan akhir 2012, terus terang kaget karena tidak ada satupun makanan Tempe yang masuk dalam daftar. Alasan tim Pokja diantaranya ;
- Ketergantungan Ekstrem pada Bahan Baku Impor
- dan Standarisasi Higienitas untuk Pasar Global.
Seharusnya ini menjadi tantangan agar Indonesia berswa-sembada kedelai dan membuat sertifikasi standart gugus mutu untuk Tempe. Menurutku ini anomali mengingat tahun 88 saja aku sudah biaa membeli Tempe di Asian groceries saat tinggal di Amerika..
Beruntung kita punya Dr. Driando, cucu Prof. Winarno, IPB yang mendalami teknologi pangan khusus tempe di US dan menjawab keraguan tentang tempe dalam bukunya The Tempeh Bibble.. Semoga Mentri Fadli Zon bisa menuntaskan PR ini di Unesco..
#CINTE_BanggaMasakTempe
#CookpadApron2026
#BanggaMasakTempe
#CookpadCommunity_Jakarta
Cara Membuat
- 1
Tempe Mendoan, Tempe bersalut tepung yang digoreng sebentar “Mendo” dan dinikmati selagi panas. Tempe serupa juga dibuat orang” seluruh dataran Jawa dengan berbagai versinya..
- 2
Siapkan bahan bahan.
- 3
Campur tepung terigu, tepung beras, tapioka, dan bumbu yg sudah dihaluskan.
- 4
Tambahkan air sedikit demi sedikit hingga adonan encer.
- 5
Tambahkan daun bawang iris, aduk rata.. Celupkan irisan tempe ke adonan.
- 6
Panaskan minyak banyak hingga benar-benar panas. Gunakan wajan lebar agar mudah.. Tips: beri sedikit adonan diatas tempe dan kacau agar ada kriwilnya
- 7
Goreng tempe sebentar saja (sekitar 30-40 detik per sisi), cukup sampai adonan menempel dan permukaan berubah warna.
- 8
Angkat dan tiriskan. Sajikan hangat. Yumm.. Yumm..
Tips
Pastikan minyak benar-benar panas sebelum menggoreng agar adonan tidak menyerap terlalu banyak minyak dan tetap renyah.
Kata kunci
Resep Serupa
Rekomendasi Resep Lainnya























Komentar (3)