120. AYAM KESRUT KHAS BANYUWANGI

Bismillah..
Ayam Kesrut merupakan salah satu kuliner legendaris khas Banyuwangi yang konon sudah ada sejak zaman kolonial Belanda. Biasa disebut juga dengan Uyah Asem. Kata "kesrut" diambil dari cara makannya yang diseruput atau masyarakat setempat menyebutnya kesrut. Sementara nama Uyah Asem diambil dari rasanya yang asin dan segar asam serta bumbu yang digunakan.
Ayam Kesrut umumnya menggunakan ayam kampung yang masih muda agar rasa yang didapat lebih istimewa. Namun setelah kedatangan penjajah Jepang, isinya semakin bervariasi dan tidak hanya berisi daging ayam, tapi juga ditambahkan balungan / tulangan ayam, ceker, dan sayap. Hal itu karena saat zaman Jepang, masyarakat sulit mencari bahan makanan sehingga mereka membuat masakan dengan bahan makanan yang ada.
Bumbu yang digunakan sangat sederhana, tetapi cita rasa yang ditawarkan sangat istimewa. Perpaduan rasa gurih, asin, asam, manis, dan pedas, membuat daging ayam sangat nikmat di lidah. Ditambah lagi kuah bening yang segar. Ayam Kesrut sangat pas jika disajikan saat hujan atau mendung.
(berbagai sumber di Google)
Saya pakai resep mbak Evi Susanti @cook_8353326
Alhamdulillah, semakin menambah pengetahuan akan kuliner daerah di Indonesia. Makasih banyak resepnya ya mbak 🙏🏻🙏🏻🥰🤗
#BALONChallenge
#ProteinHewani
#Minggu21
#GenerasiAprontis
#Minggu43
#KETiMuz
#BamasakBaimbai
#ResepKreatif
#Cookpad_id
#Cookpadcommunity_id
#CookpadCommunity_Borneo
#CookpadCommunity_KALSEL
#CookpadCommunity_Banjarbaru
#Ganangrassa
120. AYAM KESRUT KHAS BANYUWANGI
Bismillah..
Ayam Kesrut merupakan salah satu kuliner legendaris khas Banyuwangi yang konon sudah ada sejak zaman kolonial Belanda. Biasa disebut juga dengan Uyah Asem. Kata "kesrut" diambil dari cara makannya yang diseruput atau masyarakat setempat menyebutnya kesrut. Sementara nama Uyah Asem diambil dari rasanya yang asin dan segar asam serta bumbu yang digunakan.
Ayam Kesrut umumnya menggunakan ayam kampung yang masih muda agar rasa yang didapat lebih istimewa. Namun setelah kedatangan penjajah Jepang, isinya semakin bervariasi dan tidak hanya berisi daging ayam, tapi juga ditambahkan balungan / tulangan ayam, ceker, dan sayap. Hal itu karena saat zaman Jepang, masyarakat sulit mencari bahan makanan sehingga mereka membuat masakan dengan bahan makanan yang ada.
Bumbu yang digunakan sangat sederhana, tetapi cita rasa yang ditawarkan sangat istimewa. Perpaduan rasa gurih, asin, asam, manis, dan pedas, membuat daging ayam sangat nikmat di lidah. Ditambah lagi kuah bening yang segar. Ayam Kesrut sangat pas jika disajikan saat hujan atau mendung.
(berbagai sumber di Google)
Saya pakai resep mbak Evi Susanti @cook_8353326
Alhamdulillah, semakin menambah pengetahuan akan kuliner daerah di Indonesia. Makasih banyak resepnya ya mbak 🙏🏻🙏🏻🥰🤗
#BALONChallenge
#ProteinHewani
#Minggu21
#GenerasiAprontis
#Minggu43
#KETiMuz
#BamasakBaimbai
#ResepKreatif
#Cookpad_id
#Cookpadcommunity_id
#CookpadCommunity_Borneo
#CookpadCommunity_KALSEL
#CookpadCommunity_Banjarbaru
#Ganangrassa
Cara Membuat
- 1
Siapkan semua bahan.
- 2
Cuci bersih ayam, lalu tiriskan.
- 3
Didihkan air secukupnya, masukkan bawang merah, tomat, cabai merah besar, dan cabai rawit. Rebus hingga empuk, tiriskan.
- 4
Kemudian haluskan bersama terasi.
- 5
Tumis bumbu halus dan lengkuas hingga harum. Sisihkan.
- 6
Didihkan air. Masukkan ayam dan rebus hingga setengah empuk.
- 7
Lalu masukkan bumbu yang sudah ditumis dan cabai rawit utuh. Aduk hingga rata.
- 8
Tambahkan gula pasir, garam, dan kaldu ayam bubuk. Masak hingga matang.
- 9
Masukkan potongan belimbing wuluh. Aduk rata dan biarkan hingga belimbing wuluh agak layu. Tes rasa.
- 10
Tambahkan daun bawang. Aduk rata sebentar. Matikan api kompor.
- 11
Siap disajikan.
Kata kunci
Resep Serupa
Rekomendasi Resep Lainnya




























Komentar