Jalangkote Isi Bihun

Jalangkote berasal dari dua kata, 'jalang' dan 'kote'. 'Jalang' memiliki arti jalan dan 'kote' berarti berkotek-kotek atau berteriak. Mengapa dinamakan seperti itu karena sejarahnya Jalangkote dijual oleh anak-anak yang berkeliling sambil berteriak. (Kompas.com)
Kalo di daerah ku, makanan seperti ini sering di sebut pastel. Menurutku, membuat makanan ini harus sabar karena proses nya lumayan memakan waktu, aku buat adonan kulit dan isinya di malam hari. Jadi, bisa di nikmati untuk sarapan pagi. Rasa kulitnya yang renyah sangat cocok dinikmati bersama saus cocolan yang pedas.
Sumber :
YouTube @athanaufal
#Pais_HayuSarapan
#SarapanDuluDong
#CookpadApron2026
#CookpadCommunity_Bandung
Jalangkote Isi Bihun
Jalangkote berasal dari dua kata, 'jalang' dan 'kote'. 'Jalang' memiliki arti jalan dan 'kote' berarti berkotek-kotek atau berteriak. Mengapa dinamakan seperti itu karena sejarahnya Jalangkote dijual oleh anak-anak yang berkeliling sambil berteriak. (Kompas.com)
Kalo di daerah ku, makanan seperti ini sering di sebut pastel. Menurutku, membuat makanan ini harus sabar karena proses nya lumayan memakan waktu, aku buat adonan kulit dan isinya di malam hari. Jadi, bisa di nikmati untuk sarapan pagi. Rasa kulitnya yang renyah sangat cocok dinikmati bersama saus cocolan yang pedas.
Sumber :
YouTube @athanaufal
#Pais_HayuSarapan
#SarapanDuluDong
#CookpadApron2026
#CookpadCommunity_Bandung
Cara Membuat
- 1
Bahan isian : Haluskan bawang merah, bawang putih, dan lada butir. Tumis hingga harum. Beri air, masak hingga mendidih. Lalu masukkan wortel, masak hingga layu. Lalu masukkan bihun. Aduk rata.
- 2
Bumbui dengan garam, gula, dan kaldu jamur. Beri irisan daun bawang seledri. Aduk rata, masak sebentar. Matikan api apabila rasa sudah pas.
- 3
Lelehkan margarin dan minyak goreng di atas panci yang berisi air mendidih di atas kompor.
- 4
Campurkan tepung terigu, margarin, dan garam.
- 5
Tuang margarin cair secara perlahan pada campuran tepung. Aduk-aduk hingga tercampur rata.
- 6
Setelah tercampur rata, tuang air hangat. Aduk-aduk kembali hingga membentuk adonan. Uleni sebentar hingga adonan tidak ada yang menempel pada baskom. Bentuk bulat lalu tutup plastik wrap/ kain bersih. Istirahatkan selama 30 menit, agar adonan mudah dibentuk.
- 7
Bagi adonan menjadi beberapa bagian. Timbang dengan gram (me : kurang lebih 20 gr).
- 8
Gilas adonan dengan rollingan. Lalu masukkan isian bihun. Untuk memudahkan aku pakai cetakan cireng ukuran diameter ± 8 cm.
- 9
Tutup dengan cara rapat-rapat kan bagian ujungnya hingga agak tipis lalu lipat /pilin.
- 10
Lakukan sampai adonan habis.
- 11
Panaskan terlebih dahulu minyak goreng. Pastikan minyak harus benar-benar panas ketika menggoreng, agar nanti menghasilkan pastel yang renyah. Goreng hingga permukaan kulit muncul bintik-bintik dan berwarna kecoklatan.
- 12
Hasilnya kulit garing dan renyah.
- 13
Apabila disimpan untuk stok frozen food. Setelah adonan selesai di cetak. Masukkan terlebih dahulu dalam freezer kurang lebih selama 1 jam agar adonan sedikit beku dan tidak saling menempel satu sama lain.
- 14
Lalu kemas dalam wadah tertutup untuk disimpan dalam freezer. Untuk memudahkan, aku pakai penghalang plastik di setiap lapisannya.
Tips
Pastikan minyak harus benar-benar panas ketika akan menggoreng agar kulit renyah dan pastel tidak terlalu menyerap banyak minyak.
Kata kunci
Resep Serupa
Rekomendasi Resep Lainnya

























Komentar