Ayam Kukus Jahe ala Devina Hermawan

Ayam kukus jahe ini rasanya enak banget..makanan sehat , bagus sekali untuk para pejuang kanker payudara.
Saya mempunyai dua orang terdekat yang kena kanker payudara di usia senja.
Pertama ibunda saya dioperasi 2 tahun yang lalu, dan alhamdulillah sekarang berangsur membaik. Usia ibu saya waktu itu 84 tahun, serasa disambar geledek,tidak percaya ketika dokter memvonis kalau ibu saya kena kanker payudara dan harus segera dioperasi .
Yang kedua kakak ipar saya yang juga telah dioperasi 4 tahun yang lalu..dengan kasus yang sama dan tindakan nya juga sama., yaitu pengangkatan payudara. Kakak ipar saya waktu itu divonis kanker ,usia nya 78 tahun.
Alhamdulilah , ibunda dan kakak ipar saya sekarang sehat walafiat. Masa-masa sulit bisa dilalui dengan baik. Kami semua mendampingi ibu dikala sakit, membuat hati beliau selalu gembira, tidak boleh sedih dan memikirkan sakitnya, memberi kan perhatian maksimal. Kami bergantian menghibur dan menemani ibu. Sering membawa ibu berjalan-jalan, healing-healing, dan bercerita atau ngobrol apa saja.
Ibu saya tidak pernah merasa sendiri.
Jadi bisa saya simpulkan bahwa hati yang gembira adalah obat yang paling mujarab untuk kesembuhan suatu penyakit.
Semoga cerita ini dapat menginspirasi bagi bunda-bunda ataupun keluarga terdekat yang terkena kanker.
Beri perhatian lebih kepada para pejuang kanker, insyaAllah mereka akan menjadi kuat.
Ayam Kukus Jahe ala Devina Hermawan
Ayam kukus jahe ini rasanya enak banget..makanan sehat , bagus sekali untuk para pejuang kanker payudara.
Saya mempunyai dua orang terdekat yang kena kanker payudara di usia senja.
Pertama ibunda saya dioperasi 2 tahun yang lalu, dan alhamdulillah sekarang berangsur membaik. Usia ibu saya waktu itu 84 tahun, serasa disambar geledek,tidak percaya ketika dokter memvonis kalau ibu saya kena kanker payudara dan harus segera dioperasi .
Yang kedua kakak ipar saya yang juga telah dioperasi 4 tahun yang lalu..dengan kasus yang sama dan tindakan nya juga sama., yaitu pengangkatan payudara. Kakak ipar saya waktu itu divonis kanker ,usia nya 78 tahun.
Alhamdulilah , ibunda dan kakak ipar saya sekarang sehat walafiat. Masa-masa sulit bisa dilalui dengan baik. Kami semua mendampingi ibu dikala sakit, membuat hati beliau selalu gembira, tidak boleh sedih dan memikirkan sakitnya, memberi kan perhatian maksimal. Kami bergantian menghibur dan menemani ibu. Sering membawa ibu berjalan-jalan, healing-healing, dan bercerita atau ngobrol apa saja.
Ibu saya tidak pernah merasa sendiri.
Jadi bisa saya simpulkan bahwa hati yang gembira adalah obat yang paling mujarab untuk kesembuhan suatu penyakit.
Semoga cerita ini dapat menginspirasi bagi bunda-bunda ataupun keluarga terdekat yang terkena kanker.
Beri perhatian lebih kepada para pejuang kanker, insyaAllah mereka akan menjadi kuat.
Cara Membuat
- 1
Perisapkan bahan-bahan. Ayam dibersihkan lalu dimarinasi dengan garam dan cuka. Diamkan 15 menit, lalu cuci hersih kembali. Ayam siap diolah.
- 2
Masukkan ayam ke dalam wadah,beri potongan jahe, saos tiram, dan bahan-bahan lainnya..adu rata
- 3
Pindahkan ke loyang tahan panas, kukus api sedang.
- 4
Scallion oil; campur semua bahan kecuali minyak..panaskan minyak lalu siramkan ke campuran daun bawang. Penyajiannya: siram scallion oil di atas ayam kukus yang telah matang. Siap.disajikan.
Kata kunci
Resep Serupa
Rekomendasi Resep Lainnya











Komentar