210. Kacang Bawang

Punya 2 kg kacang kupas masih utuh di lemari belum sempat menggoreng, elah . . . Pas lebaran hari pertama kemarin waktu berkunjung ke rumah Tante ada suguhan setoples besar kacang bawang. Rasanya gurih, teksturnya renyah dan empuk . . . Pantesan anak-anak pada kerasan gak mau diajak pulang, ternyata ada lem pengikatnya, si kacang bawang. Ini resep dari Tante saya ya, silahkan dicoba, semoga jodoh di lidah 😊😎
210. Kacang Bawang
Punya 2 kg kacang kupas masih utuh di lemari belum sempat menggoreng, elah . . . Pas lebaran hari pertama kemarin waktu berkunjung ke rumah Tante ada suguhan setoples besar kacang bawang. Rasanya gurih, teksturnya renyah dan empuk . . . Pantesan anak-anak pada kerasan gak mau diajak pulang, ternyata ada lem pengikatnya, si kacang bawang. Ini resep dari Tante saya ya, silahkan dicoba, semoga jodoh di lidah 😊😎
Cara Membuat
- 1
Siapkan dan timbang bahan sesuai resep.
- 2
Didihkan santan + garam + bawang uleg, matikan apinya.
- 3
Masukkan kacang, aduk-aduk hingga kacang basah dan sedikit terendam santan, karena nanti kacang akan sedikit mekar ya. Untuk itu kalau santan kurang bisa ditambah air panas sedikit. Tutup panci. Biarkan hingga santan dingin. Tiriskan sebelum digoreng.
- 4
Goreng dalam minyak yang cukup dengan api kecil. Aduk-aduk agar kematangan kacang merata.
- 5
Angkat kacang kalau sudah mulai berwarna kekuningan (jangan menunggu kacang hingga berwarna kecoklatan, karena pada saat kacang sudah diangkat dari wajan proses pematangan masih berjalan hingga benar-benar dingin).
- 6
Tiriskan diatas kertas merang atau tisu makan. Hindari menggunakan kertas koran untuk alas makanan, karena tintanya sangat berbahaya kalau menempel pada makanan dan masuk kedalam tubuh.
- 7
Taburi dengan garam halus dan bawang putih goreng. Ini hasil jadinya, Kacang Bawang siap disajikan. Selamat mencoba dan merayakan Idul Fitri bagi yang merayakannya 😊
- 8
- 9
- 10
- 11
- 12
- 13
Resep Serupa
Rekomendasi Resep Lainnya












Komentar