Honey Castella (Kasutra)

Suami pulang kerja bawa oleh2 Japanese cake. Biasanya anak2 ga terlalu suka cake, tapi waktu itu tangan mereka ga berhenti2 ambil kuenya :D memang kuenya lembuut, manisnya juga pas. Satu potong kerasa ga cukup..
Jadilah ibunya penasaran sama kue ini.. Habis baca2, ternyata kue ini memiliki ciri khas: poreless alias penampakan rotinya tak berpori. Tapi sampai sekarang masih belum berhasil 100%. Mesti ada porinya dikit2 -_-
Tapi anak2 tetep suka aja :D
Honey Castella (Kasutra)
Suami pulang kerja bawa oleh2 Japanese cake. Biasanya anak2 ga terlalu suka cake, tapi waktu itu tangan mereka ga berhenti2 ambil kuenya :D memang kuenya lembuut, manisnya juga pas. Satu potong kerasa ga cukup..
Jadilah ibunya penasaran sama kue ini.. Habis baca2, ternyata kue ini memiliki ciri khas: poreless alias penampakan rotinya tak berpori. Tapi sampai sekarang masih belum berhasil 100%. Mesti ada porinya dikit2 -_-
Tapi anak2 tetep suka aja :D
Cara Membuat
- 1
Terlebih dulu panaskan oven dan siapkan loyang.. alasi dasar dan dinding loyang kertas roti, tak perlu dioles margarin.
- 2
Pisahkan putih dan kuning telur, sementara di tempat terpisah campur dan aduk rata susu cair dengan madu. Sisihkan.
- 3
Kocok putih telur hingga berbusa, masukkan gula pasir sedikit demi sedikit sambil dikocok terus hingga kaku.
- 4
Ini adalah penampakan putih telur yang telah dikocok kaku. Tanda nya, putih telur pada kocokan tidak akan jatuh bila alat pengocok diangkat.
Jangan terlalu lama mengocok, karena putih telur akan kembali turun (tidak mengembang). Oya sebelum dikocok, pastikan wadah putih telur dan mixer bersih dan kering agar dapat mengembang sempurna. - 5
Kuning telur juga dikocok hingga lembut dan pucat.
- 6
Masukkan putih telur kedalam kuning telur, aduk menggunakan spatula dari bawah ke atas. Lakukan secara bertahap.
Untuk menghasilkan castella yang tidak berpori, saat mengaduk jangan lupa untuk sesekali membanting wadah agar udara dalam adonan keluar.
Ingat, proses pengadukan tidak boleh berlebih/terlalu lama agar adonan tidak turun. - 7
Masukkan terigu dalam 3 tahap. Aduk dari bawah keatas hingga rata. Jangan terlalu lama mengaduk dan tetap sesekali membanting wadah adonan.
- 8
Terakhir, tuang campuran susu dan madu. Lalu tambahkan pula minyak sayur. Aduk rata kembali.
- 9
Tuang adonan kedalam loyang secara perlahan. Ini akan membantu mengeluarkan udara dalam adonan.
- 10
Sobat cookpad akan melihat buih dalam adonan. Banting perlahan loyang beberapa kali.
- 11
Maka buih akan tampak jauh berkurang.
- 12
Gerakkan spatula dalam adonan dengan gerakan zigzag. Banting perlahan loyang beberapa kali hingga udara dalam adonan keluar.
- 13
Panggang adonan dalam oven yang telah panas. Saya letakkan dibagian tengah oven. Masak selama 10 menit.
- 14
Setelah itu, buka sedikit pintu oven lalu lanjutkan memanggang hingga matang kurang lebih 30 menit, tergantung jenis oven dan besar api ya..
Lakukan tes tusuk, tusuk adonan hingga ke dasar loyang menggunakan tusukan sate, jika setelah tusukan sate diangkat tidak ada adonan yang menempel berarti sudah matang.
Oya, saya mengikat pintu oven menggunakan tali untuk menjaga posisinya agar tetap sedikit terbuka. - 15
Setelah matang, keluarkan dari oven. Letakkan selembar plastik di meja lalu keluarkan castella yang masih panas dari loyang tepat diatas plastik.
Ambil kertas roti yang menempel. - 16
Segera bungkus rapat castella dengan plastik. Lalu simpan dalam kulkas selama 12 jam agar roti menjadi lebih moist.
- 17
Potong-potong dan sajikan. Masih sedikit berpori.. Ya, ga papalah.. Besok2 latihan lagi :p
- 18
Untuk memotong lebih baik menggunakan pisau tajam yang flat/tidak bergerigi. Dan tiap kali memotong, pisau nya dibersihkan dengan lap basah, agar hasil tiap potongan rapi..
Resep Serupa
Rekomendasi Resep Lainnya





















Komentar (4)