Es cincau perdu rumput laut

Hari ini dibuat karena habis memangkas daun cincau yang rimbun. Cincau perdu memiliki rasa aroma daun yang sangat kuat. Pertama kali coba saya juga agak kurang sreg. Tapi lama kelamaan jadi suka mengingat fungsinya sebagai obat panas dalam dan pencegah diabetes. Mengingat stok rumput laut yang nganggur 2 hari dikulkas (direndam air jeruk, kapur dan pewarna semalaman agar amisnya hilang)sudah siap pakai, yaudah eksekusi aja sebelum puasa dimulai 😁
Es cincau perdu rumput laut
Hari ini dibuat karena habis memangkas daun cincau yang rimbun. Cincau perdu memiliki rasa aroma daun yang sangat kuat. Pertama kali coba saya juga agak kurang sreg. Tapi lama kelamaan jadi suka mengingat fungsinya sebagai obat panas dalam dan pencegah diabetes. Mengingat stok rumput laut yang nganggur 2 hari dikulkas (direndam air jeruk, kapur dan pewarna semalaman agar amisnya hilang)sudah siap pakai, yaudah eksekusi aja sebelum puasa dimulai 😁
Cara Membuat
- 1
Cuci bersih daun cincau seperti digambar dan remas2 daun dengan sedikit air terlebih dahulu. Remas hingga klorofilnya keluar yang berbentuk cairan lengket dan kental. Tambahkan 2 gelas air, remas lagi sambil dikucek - kucek. Setelah berbalon2 kecil tambahkan lagi 2 gelas air. Ingat jangan sampai encer. Konsistensinya harus sangat kental. Jika tidak, cincau akan lama memadat. Setelah itu saring dan tempatkan diwadah yang datar
- 2
Diamkan setengah jam di kulkas hingga cairan padat seperti agar - agar (jika blm padat, tunggu lbh lama lagi). Setelah itu balik bagian bawah ke atas. Diamkan lagi setengah jam atau hingga bisa dipotong.
- 3
Ini bentuk rumput laut yg sdh diolah 2 hari. Rumput laut mudah menyerap aroma dan warna. Karena direndam air jeruk, jadilah dia beraroma jeruk tapi berwarna ungu unyu2 😁
- 4
Akhirnya tinggal eksekusi, buat larutan gula, krimer, dan sedikit garam sesuai selera. Masukan cincau hijau yang kenyal dan rumput laut yang krenyes. Siap diseruput. Klo saya, lebih suka didinginkan dulu. Selamat mencoba
Resep Serupa
Rekomendasi Resep Lainnya







Komentar