Dawet Ireng Purworejo

Ini minuman khas dari tempat kelahiran saya, Kecamatan Butuh Kabupaten Purworejo, Jawa Tengah 😗.
Jika sobat memasuki daerah ini, maka di kanan kiri jalan raya banyak yang berjualan dawet ireng. Yang paling terkenal adalah Dawet Ireng Jemb*t Kecap*t. Maaf yaaa disensor dikit karena agak risih nyebutnya 😊😊. Ini singkatan kok, Jembatan Butuh Kecamatan Butuh. Bisa dipastikan ketika idul fitri tiba, antrian panjaaaaaang jika ingin menikmati semangkok dawet di situ. Tetapi sebenarnya tempat lain juga gak kalah enaknya. Kuncinya di kekentalan dawet sama kuah gulanya ya.... 🤗
Okelah, merasa sebagai asli orang sana 😎 jadi saya punya greget harus bisa membuat si hitam manis ini. Bismillah...
*foto pada judul adalah hasil adonan kedua, kelamaan ngendapin larutan abu karena sok sibuk ini itu 😁😁jadinya kurang hitam
*adonan pertama yang lebih hitam (pada gambar step by step) udah habis sebelum sempat difoto😭
Dawet Ireng Purworejo
Ini minuman khas dari tempat kelahiran saya, Kecamatan Butuh Kabupaten Purworejo, Jawa Tengah 😗.
Jika sobat memasuki daerah ini, maka di kanan kiri jalan raya banyak yang berjualan dawet ireng. Yang paling terkenal adalah Dawet Ireng Jemb*t Kecap*t. Maaf yaaa disensor dikit karena agak risih nyebutnya 😊😊. Ini singkatan kok, Jembatan Butuh Kecamatan Butuh. Bisa dipastikan ketika idul fitri tiba, antrian panjaaaaaang jika ingin menikmati semangkok dawet di situ. Tetapi sebenarnya tempat lain juga gak kalah enaknya. Kuncinya di kekentalan dawet sama kuah gulanya ya.... 🤗
Okelah, merasa sebagai asli orang sana 😎 jadi saya punya greget harus bisa membuat si hitam manis ini. Bismillah...
*foto pada judul adalah hasil adonan kedua, kelamaan ngendapin larutan abu karena sok sibuk ini itu 😁😁jadinya kurang hitam
*adonan pertama yang lebih hitam (pada gambar step by step) udah habis sebelum sempat difoto😭
Cara Membuat
- 1
Saring larutan abu merang dengan kain halus (sapu tangan). Endapkan.
- 2
Campur larutan abu merang dengan kedua tepung. Endapan abu jangan diikutkan. Aduk hingga tidak bergerindil.
- 3
Siapkan es batu dengan air dalam wadah terpisah.
- 4
Didihkan 500 ml air dan garam.
- 5
Aduk-aduk terlebih dahulu larutan tepung hingga rata lalu masukkan ke dalam air yang mendidih sambil diaduk-aduk hingga mengental dan meletup-letup. Api kecil saja ya...
- 6
Siapkan cetakan dawet dan centong plastik. Saya pakai serokan bolong-bolong.
- 7
Ambil 1 centong adonan lalu cetak dengan cara menekan adonan hingga jatuh ke air es. Jaraknya dengan air es jangan terlalu dekat.
- 8
Lakukan hingga adonan habis sebelum dingin. Adonan yang dingin membuat si dawet sulit dicetak.
- 9
Didihkan bahan kuah gula lalu saring.
- 10
Didihkan bahan kuah santan sambil terus diaduk-aduk supaya tidak pecah. Saring.
- 11
Tata dalam mangkok atau gelas. Dawet, kuah gula, lalu kuah santan. Beri es secukupnya.
- 12
Jika ingin awet, simpan dawet dan kuah dalam wadah rapat secara terpisah di dalam kulkas.
- 13
Dawet ireng siap dinikmati kapan saja.
- 14
Selamat mencoba.
- 15
Jika ingin rasa yang original, silakan berkunjung ke sini yaaaa.... 😉
Kata kunci
Resep Serupa
Rekomendasi Resep Lainnya













Komentar (8)
Matur suwun informasine