CookpadCookpad
Tamu
Daftar atau Masuk
Simpan dan tulis resep, kirim Cooksnap, dan lainnya
  • Cari
  • Premium
    • Jajaran Resep Unggulan
    • Menu Mingguan Premium
    • Paling Banyak Dilihat
  • Premium
  • Posting Bareng
  • FAQ
  • Kirim Saran
  • Negara
  • Koleksi Resep
Koleksi Resep
Untuk mulai membuat koleksi resep, silakan daftar atau masuk.
Cap Jahe
Simpan resep ini untuk dapat dilihat lagi nanti.
  • Kirim Cooksnap
  • Tambahkan ke folder
  • Cetak
  • Bagikan
    • Disalin!
    • Email
    • Facebook
    • Pin gambar
    • X
  • Laporkan Resep
  • Lihat Detail Statistik
  • Edit resep
  • Hapus
CookpadCookpad
Foto resep Cap Jahe

Cap Jahe

Chiensyn Kuliner
Chiensyn Kuliner @Chiensyn_14211809
Sumedang

Cap jae atau sering disebut capcay Jawa / capcay kampung, punya asal-usul yang unik karena merupakan hasil akulturasi (perpaduan) budaya antara kuliner Tionghoa dan cita rasa lokal masyarakat Jawa, khususnya di daerah Yogyakarta, Solo, Magelang, dan sekitarnya.
Berikut adalah runutan asal-muasal mengapa hidangan ini bisa tercipta:
1. Berakar dari Capcay Tionghoa
Secara bahasa, "Cap Jae" sebenarnya adalah pelafalan lidah orang Jawa untuk kata "Capcay".
Dalam dialek Hokkian, Cap berarti sepuluh dan Cai/Chai berarti sayuran.

2. Modifikasi Kreatif Masyarakat Jawa
Ketika kuliner ini masuk ke area pedalaman Jawa (seperti Yogyakarta dan Jawa Tengah), masyarakat lokal melakukan penyesuaian berdasarkan bahan-bahan yang lebih mudah didapat dan ramah di kantong pada masa itu.
Lahirnya "Kekian Palsu" (Kekian Terigu): Jika capcay asli Tionghoa menggunakan kekian yang terbuat dari campuran udang atau daging babi/ayam, masyarakat Jawa menggantinya dengan adonan tepung terigu yang diberi bumbu bawang dan kemiri, lalu digoreng. Adonan terigu goreng ini kemudian dipotong-potong dan menjadi ciri khas utama yang wajib ada di dalam cap jae.

3. Penyesuaian Bumbu (Cita Rasa Lokal)
Bumbu cap jae juga mengalami pergeseran agar cocok dengan lidah Jawa.

#Capcay_Chiensyn Kuliner

Cap jae atau sering disebut capcay Jawa / capcay kampung, punya asal-usul yang unik karena merupakan hasil akulturasi (perpaduan) budaya antara kuliner Tionghoa dan cita rasa lokal masyarakat Jawa, khususnya di daerah Yogyakarta, Solo, Magelang, dan sekitarnya.
Berikut adalah runutan asal-muasal mengapa hidangan ini bisa tercipta:
1. Berakar dari Capcay Tionghoa
Secara bahasa, "Cap Jae" sebenarnya adalah pelafalan lidah orang Jawa untuk kata "Capcay".
Dalam dialek Hokkian, Cap berarti sepuluh dan Cai/Chai berarti sayuran.

2. Modifikasi Kreatif Masyarakat Jawa
Ketika kuliner ini masuk ke area pedalaman Jawa (seperti Yogyakarta dan Jawa Tengah), masyarakat lokal melakukan penyesuaian berdasarkan bahan-bahan yang lebih mudah didapat dan ramah di kantong pada masa itu.
Lahirnya "Kekian Palsu" (Kekian Terigu): Jika capcay asli Tionghoa menggunakan kekian yang terbuat dari campuran udang atau daging babi/ayam, masyarakat Jawa menggantinya dengan adonan tepung terigu yang diberi bumbu bawang dan kemiri, lalu digoreng. Adonan terigu goreng ini kemudian dipotong-potong dan menjadi ciri khas utama yang wajib ada di dalam cap jae.

3. Penyesuaian Bumbu (Cita Rasa Lokal)
Bumbu cap jae juga mengalami pergeseran agar cocok dengan lidah Jawa.

#Capcay_Chiensyn Kuliner

Lebih banyak

Cap Jahe

Chiensyn Kuliner
Chiensyn Kuliner @Chiensyn_14211809
Sumedang

Cap jae atau sering disebut capcay Jawa / capcay kampung, punya asal-usul yang unik karena merupakan hasil akulturasi (perpaduan) budaya antara kuliner Tionghoa dan cita rasa lokal masyarakat Jawa, khususnya di daerah Yogyakarta, Solo, Magelang, dan sekitarnya.
Berikut adalah runutan asal-muasal mengapa hidangan ini bisa tercipta:
1. Berakar dari Capcay Tionghoa
Secara bahasa, "Cap Jae" sebenarnya adalah pelafalan lidah orang Jawa untuk kata "Capcay".
Dalam dialek Hokkian, Cap berarti sepuluh dan Cai/Chai berarti sayuran.

2. Modifikasi Kreatif Masyarakat Jawa
Ketika kuliner ini masuk ke area pedalaman Jawa (seperti Yogyakarta dan Jawa Tengah), masyarakat lokal melakukan penyesuaian berdasarkan bahan-bahan yang lebih mudah didapat dan ramah di kantong pada masa itu.
Lahirnya "Kekian Palsu" (Kekian Terigu): Jika capcay asli Tionghoa menggunakan kekian yang terbuat dari campuran udang atau daging babi/ayam, masyarakat Jawa menggantinya dengan adonan tepung terigu yang diberi bumbu bawang dan kemiri, lalu digoreng. Adonan terigu goreng ini kemudian dipotong-potong dan menjadi ciri khas utama yang wajib ada di dalam cap jae.

3. Penyesuaian Bumbu (Cita Rasa Lokal)
Bumbu cap jae juga mengalami pergeseran agar cocok dengan lidah Jawa.

#Capcay_Chiensyn Kuliner

Cap jae atau sering disebut capcay Jawa / capcay kampung, punya asal-usul yang unik karena merupakan hasil akulturasi (perpaduan) budaya antara kuliner Tionghoa dan cita rasa lokal masyarakat Jawa, khususnya di daerah Yogyakarta, Solo, Magelang, dan sekitarnya.
Berikut adalah runutan asal-muasal mengapa hidangan ini bisa tercipta:
1. Berakar dari Capcay Tionghoa
Secara bahasa, "Cap Jae" sebenarnya adalah pelafalan lidah orang Jawa untuk kata "Capcay".
Dalam dialek Hokkian, Cap berarti sepuluh dan Cai/Chai berarti sayuran.

2. Modifikasi Kreatif Masyarakat Jawa
Ketika kuliner ini masuk ke area pedalaman Jawa (seperti Yogyakarta dan Jawa Tengah), masyarakat lokal melakukan penyesuaian berdasarkan bahan-bahan yang lebih mudah didapat dan ramah di kantong pada masa itu.
Lahirnya "Kekian Palsu" (Kekian Terigu): Jika capcay asli Tionghoa menggunakan kekian yang terbuat dari campuran udang atau daging babi/ayam, masyarakat Jawa menggantinya dengan adonan tepung terigu yang diberi bumbu bawang dan kemiri, lalu digoreng. Adonan terigu goreng ini kemudian dipotong-potong dan menjadi ciri khas utama yang wajib ada di dalam cap jae.

3. Penyesuaian Bumbu (Cita Rasa Lokal)
Bumbu cap jae juga mengalami pergeseran agar cocok dengan lidah Jawa.

#Capcay_Chiensyn Kuliner

Lebih banyak
Tersimpan
Simpan resep ini untuk dapat dilihat lagi nanti.
Edit resep
Lihat Detail Statistik
Tambahkan ke folder
Kirim CooksnapKirim Cooksnap
BagikanBagikan
  • Disalin!
  • Email
  • Facebook
  • Pin gambar
  • X
CetakCetak
  • CetakCetak
  • Kirim CooksnapKirim Cooksnap
  • Laporkan Resep
  • Lihat Detail Statistik
  • Hapus
Bagikan
  • Disalin!
  • Email
  • Facebook
  • Pin gambar
  • X
Simpan resep ini untuk dapat dilihat lagi nanti.
  • Kirim Cooksnap
  • Tambahkan ke folder
  • Cetak
  • Laporkan Resep
  • Lihat Detail Statistik
  • Edit resep
  • Hapus

Bahan-bahan

60 menit
7 porsi
  • 250 grwortel
  • 50 grkubis
  • 150 grkembang kol
  • 3 batangdaun bawang
  • 250 grjamur kuping
  • 100 grlemak ayam kampung
  • 70 grbawang bombai
  • 7 siungbawang putih
  • 4 siungbawang merah
  • 3 smsaos tomat
  • 2 cmjahe
  • 2 smsaus tiram
  • 2 smkecap asin
  • secukupnyabumbu kaldu
  • 200 grair
  • secukupnyaMinyak
  • Bahan kekian :
  • 50 grterigu
  • 1 butirtelur
  • 60 grair
Cookpad Buka di Aplikasi
Tersimpan
Simpan resep ini untuk dapat dilihat lagi nanti.

Cara Membuat

60 menit
  1. 1

    Iris dan bersihkan wortel, kol dan jamur kuping

    Foto langkah ke 1 dari resep Cap Jahe.
    Foto langkah ke 1 dari resep Cap Jahe.
    Foto langkah ke 1 dari resep Cap Jahe.
  2. 2

    Petik kembang kol, iris bawang bombai dan daun bawang

    Foto langkah ke 2 dari resep Cap Jahe.
    Foto langkah ke 2 dari resep Cap Jahe.
    Foto langkah ke 2 dari resep Cap Jahe.
  3. 3

    Campur semua bahan kekian, aduk rata.

    Foto langkah ke 3 dari resep Cap Jahe.
    Foto langkah ke 3 dari resep Cap Jahe.
    Foto langkah ke 3 dari resep Cap Jahe.
  4. 4

    Goreng kekian hingga matang di balik dan potong"

    Foto langkah ke 4 dari resep Cap Jahe.
    Foto langkah ke 4 dari resep Cap Jahe.
    Foto langkah ke 4 dari resep Cap Jahe.
  5. 5

    Siapkan lemak ayam, geprek bawang putih dan jahe, panaskan minyak

    Foto langkah ke 5 dari resep Cap Jahe.
    Foto langkah ke 5 dari resep Cap Jahe.
    Foto langkah ke 5 dari resep Cap Jahe.
  6. 6

    Goreng lemak ayam hingga matang masukkan geprekan bawang putih dan jahe

    Foto langkah ke 6 dari resep Cap Jahe.
    Foto langkah ke 6 dari resep Cap Jahe.
    Foto langkah ke 6 dari resep Cap Jahe.
  7. 7

    Setelah harum masukkan irisan bawang bombai aduk" masukkan wortel

    Foto langkah ke 7 dari resep Cap Jahe.
    Foto langkah ke 7 dari resep Cap Jahe.
    Foto langkah ke 7 dari resep Cap Jahe.
  8. 8

    Beri air, kecap asin, dan merica bubuk

    Foto langkah ke 8 dari resep Cap Jahe.
    Foto langkah ke 8 dari resep Cap Jahe.
    Foto langkah ke 8 dari resep Cap Jahe.
  9. 9

    Setelah mendidih beri bumbu kaldu secukupnya dan masukkan jamur kuping aduk hingga tercampur

    Foto langkah ke 9 dari resep Cap Jahe.
    Foto langkah ke 9 dari resep Cap Jahe.
    Foto langkah ke 9 dari resep Cap Jahe.
  10. 10

    Setelah sayuran tadi agak empuk masukkan kembang kol aduk kembali, tuang saos tomat

    Foto langkah ke 10 dari resep Cap Jahe.
    Foto langkah ke 10 dari resep Cap Jahe.
    Foto langkah ke 10 dari resep Cap Jahe.
  11. 11

    Tambahkan saos tiram, masukkan kol dan kekian

    Foto langkah ke 11 dari resep Cap Jahe.
    Foto langkah ke 11 dari resep Cap Jahe.
    Foto langkah ke 11 dari resep Cap Jahe.
  12. 12

    Aduk dan beri sedikit gula pasir agar terasa lebih gurih

    Foto langkah ke 12 dari resep Cap Jahe.
    Foto langkah ke 12 dari resep Cap Jahe.
    Foto langkah ke 12 dari resep Cap Jahe.
  13. 13

    Koreksi rasa matikan kompor, tuang piring saji...... Hidangkan

    Foto langkah ke 13 dari resep Cap Jahe.
    Foto langkah ke 13 dari resep Cap Jahe.
    Foto langkah ke 13 dari resep Cap Jahe.
Tersimpan
Simpan resep ini untuk dapat dilihat lagi nanti.
Edit resep
Lihat Detail Statistik
Tambahkan ke folder
Kirim CooksnapKirim Cooksnap
BagikanBagikan
  • Disalin!
  • Email
  • Facebook
  • Pin gambar
  • X
CetakCetak
  • CetakCetak
  • Kirim CooksnapKirim Cooksnap
  • Laporkan Resep
  • Lihat Detail Statistik
  • Hapus

Cooksnap

Tersimpan
Simpan resep ini untuk dapat dilihat lagi nanti.
  • Kirim Cooksnap
  • Tambahkan ke folder
  • Cetak
  • Bagikan
    • Disalin!
    • Email
    • Facebook
    • Pin gambar
    • X
  • Laporkan Resep
  • Lihat Detail Statistik
  • Edit resep
  • Hapus

Disalin!

Chiensyn Kuliner
Chiensyn Kuliner @Chiensyn_14211809
pada 11 Agustus 2026 02.37
Sumedang
sejak kuliah , belajar memasak sampai skrg...... dari hobby sudah menjadi mata pencaharian dg menerima pesanan berupa kuliner, baik cateringan, snack box atau cake" & cemilan".... Memasak sederhana namun mudah dan insya Allah mengena di setiap lidah dan tentunya setiap hari dengan menu" terbaru
Lebih banyak

Komentar

Tamu
Beri komentar
0/0

Kata kunci

Daun Bawang Kembang Kol Ayam Kampung Kol Kecap Telur Jamur Kuping Tomat Terigu Bawang Putih Bawang Merah Wortel Onion Jahe

Resep Serupa

Rekomendasi Resep Lainnya

  1. Masak Habang
  2. 1085. Bolu Kukus (dengan air soda)
  3. RW Ayam Kuning
  4. Nasi Daun Temurui Khas Aceh
  5. Sup Ayam Rempah
  1. Sayur Asam Jkt
  2. Telor ceplok asam manis
  3. 410. Perkedel Kentang Kornet
  4. Chili Oil
  5. Ubi Ungu Saus Keju
  1. Gulai Ayam dan Kentang
  2. Ayam pop
  3. Cireng isi Ayam Suwir
  4. Chili Oil
https://cookpad.wasmer.app/id/resep/25877679
Cookpad Buka di Aplikasi

Tentang Kami

Misi kami di Cookpad adalah untuk membuat masak sehari-hari makin menyenangkan, karena kami percaya bahwa memasak adalah kunci menuju kehidupan yang lebih bahagia dan lebih sehat bagi manusia, komunitas, dan bumi. Kami mendukung juru masak rumahan di seluruh dunia untuk membantu satu sama lain dengan berbagi resep dan pengalaman memasak.

Langganan Premium untuk menikmati fitur & manfaat eksklusif!

Komunitas Cookpad

🇺🇸 United States 🇬🇧 United Kingdom 🇪🇸 España 🇦🇷 Argentina 🇺🇾 Uruguay 🇲🇽 México 🇨🇱 Chile 🇻🇳 Việt Nam 🇹🇭 ไทย 🇮🇩 Indonesia 🇫🇷 France 🇸🇦 السعودية 🇹🇼 臺灣 🇮🇹 Italia 🇮🇷 ایران 🇮🇳 India 🇭🇺 Magyarország 🇳🇬 Nigeria 🇬🇷 Ελλάδα 🇲🇾 Malaysia 🇵🇹 Portugal 🇺🇦 Україна 🇯🇵 日本 Lihat Semua

Selengkapnya

Cookpad Premium Karir Kirim Saran Blog Ketentuan Pemakaian Panduan Komunitas Cookpad Kebijakan Privasi FAQ

Unduh aplikasi kami

Buka Aplikasi Cookpad di Google Play Buka Aplikasi Cookpad di App Store
Copyright © Cookpad Inc.
close