Soto kudus ala uti

Mengenang NH. Dini..
Bu dini akan selalu kukenang karya mu..terimakasih sudah membukakan jendela hati lewat goresan tanganmu.
Cara beliau menuangkan cerita benar benar hidup, akupun tumbuh bersama karya karya nya. Walau hanya punya 6 novel bu dini. Karena buku nya sulit dicari.
Seleraku aneh, memang lebih suka sastra daripada novel metropop. Gaya penulisan bu dini mampu membawaku ke lorong waktu dan menjadi pelakon di setiap ceritanya. Itu karena tulisannya tergores lewat tinta kehidupan yang nyata. Dan hanya hati yang tulus yang mampu menghadirkan rasa dalam setiap karya nya.
Tirai menurun, salah satu novel yang kubaca berulang ulang sampai bukunya terlepas dari cangkangnya. Halamannya banyak berhamburan..Ga kalah akal, aku bawa bukunya ke tukang fotokopian buat dijilid lagi. Saking gamau bukunya rusak. Hehee..
Suatu ketika, waktu aku usia sma dalam perjalanan diangkot, ada pedagang buku bekas di kaki 5 di daerah tanah Abang yang menghamparkan dagangan, salah satunya novel 'sekayu'. Tak pikir panjang, aku rela turun dan beli itu buku padahal tujuanku masih jauh. 😅😅🙌
Aku masih mencari novel yang berjudul 'pada sebuah kapal'. Apa Ada yang punya ga teman 😇😇
Beristirahatlah dalam damai bu dini. Kapal mu sudah berlabuh.
Soto kudus ala uti
Mengenang NH. Dini..
Bu dini akan selalu kukenang karya mu..terimakasih sudah membukakan jendela hati lewat goresan tanganmu.
Cara beliau menuangkan cerita benar benar hidup, akupun tumbuh bersama karya karya nya. Walau hanya punya 6 novel bu dini. Karena buku nya sulit dicari.
Seleraku aneh, memang lebih suka sastra daripada novel metropop. Gaya penulisan bu dini mampu membawaku ke lorong waktu dan menjadi pelakon di setiap ceritanya. Itu karena tulisannya tergores lewat tinta kehidupan yang nyata. Dan hanya hati yang tulus yang mampu menghadirkan rasa dalam setiap karya nya.
Tirai menurun, salah satu novel yang kubaca berulang ulang sampai bukunya terlepas dari cangkangnya. Halamannya banyak berhamburan..Ga kalah akal, aku bawa bukunya ke tukang fotokopian buat dijilid lagi. Saking gamau bukunya rusak. Hehee..
Suatu ketika, waktu aku usia sma dalam perjalanan diangkot, ada pedagang buku bekas di kaki 5 di daerah tanah Abang yang menghamparkan dagangan, salah satunya novel 'sekayu'. Tak pikir panjang, aku rela turun dan beli itu buku padahal tujuanku masih jauh. 😅😅🙌
Aku masih mencari novel yang berjudul 'pada sebuah kapal'. Apa Ada yang punya ga teman 😇😇
Beristirahatlah dalam damai bu dini. Kapal mu sudah berlabuh.
Cara Membuat
- 1
Haluskan ketumbar,kemiri,dan jinten.
- 2
🍄Geprek bawang putih,kunyit,sereh,
🍄Seduh tauge dengan air panas,telur rebus iris tipis.Bawang putih iris tipis lalu goreng. - 3
🍄Rebus ayam hingga setengah matang
🍄Tumis bawang merah dan bawang putih hingga harum,masukan kedalam rebusan ayam bersama bumbu2 lainnya.
Masak hingga ayam empuk dan kaku.Anggkat ayam,suwir'suwir dan sisihkan - 4
🍄Taruh dalam wadah suwiran ayam,beri irisan telur dan tauge.Siram dengan kuah soto.Taburi dengam seledri dan bawang putih goreng.
Hidangkan sambal dan jeruk nipis. - 5
Cara membuat sambel soto.
🍄Rebus cabe merah dan cabe rawit secukupnya.Lalu haluskan - 6
Selamat mencoba😘
Resep Serupa
Rekomendasi Resep Lainnya



Komentar