Bubur Jenang Merah

Nadzar mertua untuk suami, karena beliau sudah sepuh, sudah sewajarnya anak atau menantu yang menunaikan nadzarnya.
Alhamdulillah rasanya enak meskipun ini pertama kalinya bikin bubur sendiri, mertua doyan. Manisnya pas ga bikin enek.
Menu ini biasanya ada saat tasyakuran.
Selamat mencoba bun 🙂
Bubur Jenang Merah
Nadzar mertua untuk suami, karena beliau sudah sepuh, sudah sewajarnya anak atau menantu yang menunaikan nadzarnya.
Alhamdulillah rasanya enak meskipun ini pertama kalinya bikin bubur sendiri, mertua doyan. Manisnya pas ga bikin enek.
Menu ini biasanya ada saat tasyakuran.
Selamat mencoba bun 🙂
Cara Membuat
- 1
Cuci bersih beras dan beras ketan jadi satu. Tiriskan. Beri air sampai setinggi 2 ruas jari dari batas beras. Rebus dengan api sedang. Aduk sesekali. Tambahkan 2 lembar daun pandan supaya wangi.
- 2
Lalu tambahkan gula merah yang sudah disisir. Aduk rata. Aduk perlahan berulang sampai air menyusut (mblenyek). Jika dirasa masih kurang matang, tambahkan air panas dan seimbangkan dengan gula. Pastikan bubur empuk dan matang. Koreksi rasa.
- 3
Tuang santan dalam panci. Panaskan dengan api kecil agar tidak pecah santannya. Masukkan 1 lembar daun pandan. Beri sedikit garam supaya gurih. Aduk perlahan. Matikan api.
- 4
Ambil beberapa centong bubur ke dalam wadah. Di pinggirnya beri kuah santan secukupnya secara perlahan. Di atasnya kasih irisan daun pandan supaya cantik dan lebih wangi. Bubur jenang merah siap disajikan 🙂
Kata kunci
Resep Serupa
Rekomendasi Resep Lainnya









Komentar