Roti Burger Homemade 🍔

Gimana? Udah serupa roti burger yang berlogo "M" atau "BK" belum? 🤭
Entah beberapa hari sebelumnya, aku kepikiran "Eh, caranya bikin roti burger gimana ya? Kayanya prosesnya mirip donat." Lalu, tiba-tiba..... dieksekusi duluan sama Kakak, katanya "Mumpung lagi ada daging burgernya".
Sooo, daripada cuma diri sendiri yang tahu resepnya. Better aku bagikan juga di sini kan 🤭. Jadi, lebih mudah juga buat recall memory ku kalau mau bikin lagi. Sekaligus biar kalian punya tambahan ide menarique biar HAPPY TUMMY 🤤🍔
Sumber resep: Guga Foods
Tunggu apa lagi? Yuk, intip resepnyaaa 👇
Roti Burger Homemade 🍔
Gimana? Udah serupa roti burger yang berlogo "M" atau "BK" belum? 🤭
Entah beberapa hari sebelumnya, aku kepikiran "Eh, caranya bikin roti burger gimana ya? Kayanya prosesnya mirip donat." Lalu, tiba-tiba..... dieksekusi duluan sama Kakak, katanya "Mumpung lagi ada daging burgernya".
Sooo, daripada cuma diri sendiri yang tahu resepnya. Better aku bagikan juga di sini kan 🤭. Jadi, lebih mudah juga buat recall memory ku kalau mau bikin lagi. Sekaligus biar kalian punya tambahan ide menarique biar HAPPY TUMMY 🤤🍔
Sumber resep: Guga Foods
Tunggu apa lagi? Yuk, intip resepnyaaa 👇
Cara Membuat
- 1
ZUZUUURRR. Ini adonannya serupa sama donat. BEDANYAAA... Kalau donat, adonan setelah proofing digoreng. Kalau roti burger, adonan setelah proofing dipanggang (baca: oven).
- 2
Seperti resep donat sebelumnya, dalam pembuatan re-rotian aku lebih menganjurkan pakai timbangan dapur. Tapiii, kalau misalkan kepepet "Duh, pengen banget bikin ini" dan belum punya timbangan dapur. Tenang! Pasti bisa kok! Pakai apa? Pakai ini nih, takaran cup 👉
- 3
Dalam pembuatan roti burger ini, kalian juga bisa terapkan proses AUTOLISIS seperti resep donat yang pernah aku share sebelumnya. Kalian bisa cek resepnya di sini 👉
- 4
Pada resep roti burger ini, aku mau kasih tahu cara pembuatan roti yang versi All-in-One (baca: semua bahan campur jadi satu), kecuali Butter yaaa. Karena ragi langsung dicampur dalam satu adonan, jadi aku rekomendasikan bahan-bahan dalam keadaan dingin kulkas. Kenapa? Untuk menghambat ragi "bekerja" saat proses pengulenan dilakukan.
- 5
Kalian bisa menggunakan mixer dalam membantu proses pengulenan adonan. "Yah tapi belum punya mixer, kak. Gimana?" Bisa juga kok, pakai tangan. Tapi... bersabarlah ya kawan 😉
- 6
Setelah semua adonan teraduk rata, masukkan Margarin / Butter. Ciri-ciri teraduk rata di sini, yaitu: adonan sudah tidak menempel pada wadah. Kemudian, lanjutkan pengulenan adonan hingga kalis.
- 7
Diamkan adonan dalam wadah, usahakan kedap udara, hingga ukurannya mengembang 2 kali lipat (baca: PROOFING).
- 8
After PROOFING, then POP IT! Keluarkan udara yang ada pada adonan. Kemudian kalian bisa timbang adonan, agar tiap roti memiliki ukuran yang sama. ATAU lakukan ROUNDING (baca: bentuk seperti bola), agar presisi saat akan membaginya seperti memotong pizza.
- 9
Kembali lakukan ROUNDING pada tiap bagian adonan tadi. Letakkan adonan di atas baking paper dan diamkan kembali adonan yang telah dibentuk dalam wadah tertutup. Biarkan adonan PROOFING kembali hingga ukurannya mengembang 2 kali lipat.
- 10
Panaskan oven pada suhu 180-200° C, tergantung oven masing-masing, selama 5 menit. Lalu pindahkan adonan ke atas loyang / tray oven. Baluri permukaan roti dengan kocokan kuning telur, agar permukaan roti lebih mengkilap dan taburi juga wijen mentah biar kaya roti-roti burger yang ada di super market gitu. Kemudian panggang roti selama 20-25 menit.
- 11
Dinginkan daaan roti burger pun siap dikreasikan 🤤🍔
- 12
Daripada ngiler doang mending langsung cusss bikin dan share cooksnap kreasi kalian juga, yaaa 👇
Tips
Lampiran Resep
Cooksnap
Kata kunci
Resep Serupa
Rekomendasi Resep Lainnya








Komentar